ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Aksi Musik Anak Bangsa Diharapkan Memperkuat Semangat Kebangsaan

March 19, 2022 by  
Filed under Seni

Penampilan salah satu peserta nominator dalam ASIK BANG FKPT Sulawesi Selatan.

Vivaborneo.com,  Makassar – Acara Aksi Musik Anak Bangsa (Asik Bang) yang digelar oleh  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Sulawesi Selatan berlangsung meriah.

Asik Bang diharapkan dapat membangun kreativitas dan ide yang pada awalnya sulit untuk dikreasikan di depan umum, melalui musik menjadi sangat mudah bisa dituangkan dan disebarkan melalui daring di internet.

Ketika masyarakat ingin berempati, bersosialisasi, Asik Bang Festival ini diharapkan mampu menjadi salah satu bagian solusi, wadah silaturahmi, mempererat kesatuan persatuan dan member edukasi positif bagi masyarakat khususnya pegiat musik.

Kepala Sub Direktorat Kerjasama Asia Pasifik dan Afrika BNPT, Harianto mewakili Direktur Pencegahan BNPT mengungkapkan tujuan kegiatan ini adalah menyebarkan nilai-nilai kebangsaan dan mencegah penyebaran paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia.

“Melalui kegiatan ini agar seluruh generasi muda untuk meningkatkan kewaspadaan dan membentengi diri dari pengaruh ajakan kelompok radikal terorisme. Lewat kegiatan aksi music anak bangsa ini kami tekankan pencegahan terorisme bukan hanya tanggungjawab BNPT, anak muda dan elemen lainnya memiliki tugas yang sama dalam menyebarkan paham nasionalisme dan kebangsaan,” jelasnya saat mengisi kegiatan asik bang, singkatan dari aksi music anak bangsa di Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis (17/3/2022).

Menurut Harianto kehadiran kalangan generasi muda pada kegiatan  kali ini yang berbeda-beda menjadi sangat strategis untuk membangun kekuatan bersama dalam mendeteksi dini, menangkal dan mencegah paham radikal terorisme.

 Sementara itu, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulsel, Dr. Muammar Bakry mengatakan musik dipilih karena generasi muda saat ini lebih tertarik dan lebih menyukainya. Olehnya, diselipkan edukasi mengenai kebangsaan untuk membangun pendidikan karakter generasi muda.

“Remaja itu rentan paham radikal, kita lihat terlibat teroris, radikal itu anak muda ini khawatiran ini jika tidak diisi nilai keagamaan dan kebangsaan yang benar,” tambahnya.

Sementara di tempat yang sama, aktris dan pekerja seni Annisa Putri Ayudya mengatakan tidak ada aktivitas di dunia ini yang tidak menggunakan musik sebagai pendamping dalam kesehariannya, musik membuat orang lebih tenang dan dengan musik kita dapat menyebarkan keberagaman, toleransi dan nasionalisme.

“Dibutuhkan sinergi yang kuat  antara aparatur keamanan dengan masyarakat terutama anak muda, karena bahaya teroris memenyasar tanpa memandang pangkat, jabatan, dan status sosial. Dalam kontek sinilah aksi musik anak bangsa di Sulawesi Selatan menjadi sangat penting” ujarnya mengakhiri pembicaraan.(vb/*)

 

Lima Seniman Lukis Kota Batu, Pamerkan Karya Usir Keheningan Pandemi

March 8, 2022 by  
Filed under Seni, Wisata

BATU – Lima Seniman kelompok Gank – Sal ( EWO) menggelar pameran puluhan lukisan di Galeri Raos, Jl .Panglima Sudirman , Senin (4/3/2022).

Pameran bertajuk ” TEKTURS ” ini memamerkan sebanyak 35 karya  lukisan berbagai aliran berlangsung 7  hingga 13 Maret 2022.

Ketua Pondok Seni Kota Batu, Fatoni, mengungkapkan Batu sebagai kota wisata, mempunyai prospek bagus bagi kegiatan seniman dalam mengekspresi karyanya .

“Hadirnya pameran seni lukis ini merupakan komitmen Art Malang untuk bisa hadir ditengah masyarakat seni Malang Raya dengan memberikan support bagi kegiatan seni khususnya pameran seni pada awal Maret bertajuk Texturs,” kata Fatoni.

Langkah ini  sebagai gerak seni rupa di Kota Batu khususnya di Malang Raya, yang mulai  terus bergeliat kendati dimasa pandemic, demi menghidupkan kembali dunia seni lukis di Malang Raya.

“Pameran Tekstur sendiri diharap mampu menjadi asupan semangat bagi masyarakat seni , dan khalayak ramai untuk tetap bergerak bersama dalam ekosistem seni rupa di Malang Raya. Pameran Texturs Gank – Sal ( EWO) texturs merupakan istilah yang tidak asing,” ujar dia.

Dalam dunia seni rupa , kata dia, tekstur menjadi salah satu bagian atau elemen rupa yang tidak terpisahkan.

“Selain garis, bentuk , dan warna. Ada tekstur kasar yang terasa bila diraba , dan ada tekstur seru.Sehingga tekstur adalah nilai raba pada suatu permukaan.Di bulan Maret ini, dari beberapa sahabat Pondok Seni Batu yang menamakan kelompoknya Gank – Sal ( EWO) mengadakan pameran bersama di Galeri Raos dari tgl 5 – hingga 13 Maret 2022 mendatang,” ungkapnya.

Perupa yang menggelar pameran sebanyak  lima orang.vYakni, Anwar, Fadjar Djunaedi, Riyanto Sinyo, Soegiono, dan Yusfianto sitom, mempresentasikan hasil kerja kreatif mereka.

“Pameran memang sebuah peristiwa penting bagi dunia seni rupa momentum ini menjadi berarti karena mempertemukan hasil kerja kreatif perupa dengan publik.Disini akan terjadi dialog interaktif secara langsung antar karya seni rupa hasil pemikiran , daya imajinasi dan kreativitas perupa dan penikmat seni rupa,” terangnya.

Masyarakat bisa dialog langsung dengan para perupa dan bertanya tentang karya yang dipamerkan.

“Sehingga penikmat seni rupa dialog langsung dengan para perupanya.Para penikmat seni rupa setidaknya bisa masuk dalam resonansi seni rupa yang dibangun kelima perupa Gank – Sal ( EWO ) ini,” timpalnya

Anwar salah satu seniman Gank – Sal ( EWO) mengaku seniman yang menampilkan karyanya di tembok dengan gayanya dan aliran masing-masing, ada surialisme, abstrak dan tekstur.

“Dengan tema tekstur, beragam aliran dan karakter.Mulai abstrak , dekoratif, realis, dan beberapa karakter lain,” kata Anwar.

Terpisah, Penasehat Pondok Seni Galeri Raos Kota Batu, Koboe Sarawan, yang juga seniman pelukis handal mengatakan pameran kelompok lima ini, memamg pelukis – pelukis sudah cukup lama.

“Mereka mengeksplorasi teknik – teknik baru yang mungkin tajuk Texturs , dan mungkin mereka belum pernah menggarap tekstrur. Biasanya tekstur kan konvensional,   teknik yang bisa di garap pelukis realis,” kata Koboe. (bs)

 

 

“Jangan Berbohong”, Wakili Kaltim di Lomba Film Animasi Islami

June 24, 2021 by  
Filed under Seni

Vivaborneo.com, Samarinda — Film Pendek Animasi Islam berjudul “Jangan Berbohong” karya Reza Fauzan, direncakan akan mewakili Provinsi Kaltim di tingkat nasional pada Agustus 2021 mendatang. Film animasi “Jangan Berbohong’ mampu menyisihkan lima film animasi lainnya, dalam lomba yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltim. Read more

Wow, Festival Mahakam Kembali Masuk 100 Wonderful Events Indonesia 2019

December 26, 2018 by  
Filed under Seni

Samarinda, vivaborneo.com, Sukses penyelenggaraan Festival Mahakam di tahun 2018, Kementerian Pariwisata kembali memilih Festival Mahakam sebagai 100 Top Event dalam Kalender Event Nasional, menyisihkan ratusan event di Indonesia. Read more

Ke Bintan, Tiga Negara Mencari Hang Tuah

December 3, 2018 by  
Filed under Seni

BINTAN – vivaborneo.com, Tiga negara, 130 penyair, 350 lebih puisi, berkumpul dalam suatu Jazirah, Kamis malam (29/11) lalu, memaknai jejak-jejak Hang Tuah.  Di ‘Jazirah’ – yang tak lain merupakan judul buku antologi puisi setebal 400-an halaman- Hang Tuah ‘hidup’ kembali. Read more

Next Page »