ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Pemkab PPU Gelar Gotong-royong Melalui Jumat Bersih

May 14, 2022 by  
Filed under PPU

PENAJAM– Aparatur Sipil  Negara (ASN) maupun Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tampak antusias melaksanakan gotong royong Jumat bersih di seputar kantor Bupati PPU, Jumat, (13/5/2022) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus dalam rangka tahapan penilaian Adipura di Kabupaten PPU.

Pelaksanaan gotong-royong bersih-bersih di lingkungan Setkab PPU dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab PPU,  Ahmad Usman. Kegiatan ini diawali dari depan kantor bupati hingga belakang kantor dengan berbagai peralatan yang telah disiapkan oleh masing-masing pegawai yang ada.

“ Kami mengajak kepada seluruh ASN maupun THL di instansi masing-masing untuk mengaktifkan kembali kegiatan gotong-royong di lingkungan kerja masing-masing. Secara umum himbauan  ini juga kami sampaikan kepada masyarakat mulai tingkat RT dan pusat-pusat pelayanan yang ada di PPU untuk membentuk budaya bersih dan sehat di lingkungan masing-masing, “ kata Ahmad Usman.

Ditambahkannya bahwa kegiatan gotong royong  bersih-bersih tersebut juga merupakan bagian dari tahapan persiapan penilaian Adipura yang dikhususkan di masing-masing SKPD, kelurahan, desa, pasar, pelabuhan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di PPU.

“Untuk itu kami mengajak mengaktifkan kembali kegiatan gotong royong kebersihan khususnya pada lokasi-lokasi tersebut sehingga ada akselerasi pembenahan lingkungan yang semakin bersih dan sehat, “ harapnya.

Sementara itu saat ditemui dalam kegiatan ini salah satu ASN dilingkungan Setkab PPU, Julisa mengatan kegiatan bersih-bersih pada hari Jumat pagi menurutnya sangat baik dilaksanakan. Alasannya salah satunya adalah selain bersih-bersih memang merupakan kegiatan positif bagi lingkungan, dari pelaksanaan ini juga dapat menjadi kegiatan olahraga bagi rekan-rekan ASN maupun THL.

“ Lumayan keringatan setelah bersih-bersih keliling kantor pagi ini. Itung-itung sambil olahraga pagilah, “ kata Julisa.

Dia menambahkan kegiatan bersih-bersih tersebut diharapkan dapat terus dilakukan walaupun tidak setiap pekan tapi paling tidak setiap bulan ada kegiatan semacam itu. Karena menurutnya walaupun bersih-bersih itu dilaksanakan hanya sebentar saja di hari Jumat pagi, namun jika rutin dilaksanakan akan memberikan hasil yang maksimal. (adv/Humas6/*DiskominfoPPU)

Plt. Bupati PPU Lantik 11 Kader Desa Bersih Narkoba (Bersinar)

May 13, 2022 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam, menghadiri acara Launching Desa Bersih Narkoba (Bersinar) Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara pada, Jum’at (13/05/2022). Giat tersebut sekaligus melantik 11 Kader Desa Bersinar.

Tampak hadir juga Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur (Kaltim), Brigjen Pol Wisnu Andayana, S.St., M.K. dan Kepala Desa Bangun Mulya, Bambang Sudono saat melantik Kader Desa Bersinar. Kader-kader ini terbagi dalam tiga bagian, yakni kader pemberantasan, kader rehabilitasi, dan kader pencegahan.

Perlu diketahui bahwa sebelum pelantikan 11 kader ini, kader yang terpilih tersebut sudah dibentuk dan juga dilatih pada Pelatihan Kader Desa Bersinar pada tanggal 11-12 Mei 2022 lalu.

Plt. Bupati PPU Hamdam, dalam sambutannya mengajak warga Benuo Taka untuk menjadi garda terdepan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Terutama dengan adanya pelatihan melalui Program Desa Bersinar ini.

“Mari bersama-sama kita sukseskan Program Desa Bersinar ini, dengan mengubah desa yang berstatus rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menjadi desa yang bersih dari narkoba,” tegas Hamdam.

Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten PPU tengah bertransformasi untuk menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera, seiring dengan pembangunan Ibu Kota Negara.

“Untuk itu, dibutuhkan generasi yang produktif dan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNNP Kaltim, Wisnu Andayana menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba ini sangat berbahaya karena menyerang jantung kehidupan manusia. Maka dari itu semua elemen masyarakat harus bekerja sama dalam mengurangi penyalahgunaan tersebut.

“BNN bekerja sendiri nol besar tanpa bantuan bapak/ibu semua itu tidak mungkin, harus menjalin komunikasi. Kita saling membantu, bapak/ibu semua,” ungkapnya.

Selain itu, Wisnu menyatakan bahwa pengedar narkoba ada di sekitar kita. Maka, apabila kita mengetahui ada penyalahgunaan berupa pemakaian narkoba harap dilaporkan agar bisa direhabilitasi.

“Pemakai narkoba adalah korban, mereka tidak akan ditangkap dan diproses hukum. Sebaliknya, harus dibantu untuk direhabilitasi,” ajaknya.

Sementara itu juga, Bambang Sudono selaku Kades Bangun Mulya sekaligus Ketua Desa Bersinar, menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba ini perkembangannya sangat masif sehingga pencegahannya harus masif pula sesuai dengan Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.

“Saya harap dengan terbentuknya Desa Bersinar ini, Kabupaten Penajam Paser Utara dapat memiliki tempat rehabilitasi narkoba,” pungkasnya. (adv/DiskominfoPPU)

Desa Bangun Mulya Siap Menjadi Desa Bersinar

May 11, 2022 by  
Filed under PPU

Risma Tuti Silalahi

PENAJAM – Kegiatan Pelatihan Desa bersinar merupakan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan  serta peredaran Narkotika dan Obat – Obatan terlarang (Narkoba). Tentu untuk mewujudkan dan mendukung desa Bersih Narkoba (bersinar) yang di bentuk di Desa Bangun Mulya Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (kabid) Pencegahan dan pemberdayaan masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Risma Tuti Silalahi, saat Pelatihan Kader Desa bersinar di Lantai dasar Masjid Agung Al Ikhlas PPU, Rabu (11-05-2022).

“Upaya gerakan Desa Bersinar tersebut memerlukan dukungan serta kordinasi berbagai pihak termasuk instansi Pemerintah maupun swasta serta kerjasama dengan masyarakat yang melibatkan berbagai profesi dan disiplin ilmu, penting untuk kita menyadari bahwa penyalah gunaan dan peredaran Narkoba yang tengah marak merambat pula di Provnsi Kalimantan Timur, saat ini terus berkembang,” ungkap Risma.

Dalam pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, lanjutnya perlu melibatkan banyak pihak tidak hanya diserahkan kepada aparat penegak hukum saja melainkan peran keluarga. Karena lingkungan masyarakat sangat penting dalam pencegahan dan peredaran narkoba saat ini yang sedang marak.

“Pada tahun ini kami sangat konsentrasi dengan pembentukan desa bersinar, program ini menjadi upaya setrategis dalam merealisasikan pelaksanaan program ini secara utuh dan terintegrasi antar bidang, baik BNN maupun lintas sektoral, karena keberhasilan pelaksanaan desa bersinar sangat ditentukan oleh kerjasama dan komitmen seluruh pemamngku kepentingan,” terangnya.

Menurut Risma, program desa bersinar menjadi program strategis, dimana seluruh komponen masyarakat hingga ke tatanan terkecil dalam masyarakat yaitu desa. Program desa bersinar merupakan satuan wilayah yang memiliki kriteria dalam melaksanakan tugas dengan melibatkan masyarakat terdepan. tujuannya adalah membentuk ketahanan yang kuat dari desa, sehingga memiliki daya tangkal yang kuat terhadap penyalahgunaan narkoba yang sesuai dengan ketentuan kepala BNNP Kaltim.

“BNNP Kaltim Menyampaikan ucapan Terima kasihnya kepada Bapak Plt Bupati PPU Hamdam, yang sangat mendukung program tersebut terhadap peran semua pihak karena kami menyadari perlu kerjasama dengan seluruh komponen bangsa. untuk itu, mari tingkatkan sinergitas dalam menyelamatkan bangsa Indonesia khususnya di Kalimantan Timur, dari ancaman kejahatan Narkoba,” ajaknya.

Dalam kesempatan yang sama Waka Polres PPU Kompol Nur Kholis, selaku Ketua Harian BNK Kabupaten PPU menambahkan bahwa jika berbicara soal Badan Narkoba Secara Nasional di tiap-tiap Kabupaten, atau Kecamatan harus ada Kelurahan/Desa percontohan yang dibentuk sebagai desa bersinar.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya melibatkan Polres atau BNK saja, namun semua elemen masyarakat wajib terlibat dalam memberikan informasi agar semua desa di Indonesia bisa bergerak dalam pencegahan dalam peredaran Narkoba menuju Indonesia bersih dari narkoba,” tegasnya.

Menanggapi masalah pencegahan dan penyalahgunaan narkoba, lanjutnya,   seperti diketahui di Kabupaten PPU  belum memiliki Sekretariat BNK. Maka,  lembaga ini masih di Ketuai oleh Wakil Bupati PPU daerah bersangkutan, sedangkan Ketua hariannya dijabat oleh Wakapolres. di Kaltim dari 10 Kabupaten/kota baru ada 3 daerah yang memiliki markas BNK yakni  Samarida, Balikpapan dan Bontang hasil penunjukan dari BNNP.

“Oleh karena itu harapan kita kegiatan ini bukan hanya sebagai seremonial saja tetapi ada eksennya, ada dampak positif yang kita berikan kemasyarakat, khususnya desa Bangun Mulya dan pada umumnya seluruh Kabupatern PPU, saya minta hasil kegiatan ini dilaksanakan sebaik baiknya agar benar-benar membrikan manfaat yang besar di tengah masyarakat,” harapnya. (adv/Humas8/DiskominfoPPU)

Hamdam Harapkan Dokter Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat PPU

May 11, 2022 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Pelaksana Tugas (Plt.)  Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam menghadiri pelantikan Organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang digelar di Aula lantai I kantor Bupati PPU, Rabu (11/05/2022). Kepala Dinas Kesehatan (Disnkes) PPU, Dr Jansje Grace Makisurat terpilih dan dilantik sebagai Ketua IDI Kabupaten PPU periode 2022-2025.

Disela-sela pelantikan tersebut, Hamdam mengatakan jika keberadaan organisasi  IDI di Kabupaten PPU diharapkan mampu memberikan kemajuan. Terutama dalam sektor pembangunan yang ada di daerah khususnya dalam bidang kesehatan.

“Organisasi IDI adalah kumpulan orang-orang yang mempunyai kemampuan lebih karena berprofesi sebagai dokter. Menjadi seorang dokter juga merupakan tugas mulia yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Oleh karenanya kami berharap saudara sekalian bisa memanfaatkan profesi ini untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat khususnya di kabupaten PPU,“ Terang Hamdam.

Namun, terang Hamdam, kedepannya peran dokter di Kabupaten PPU tentu akan semakin berat. Apalagi setelah ditetapkannya Ibu kota Negara (IKN) Nusantara berada disebagian wilayah kabupaten PPU oleh Presiden Republik Indonesia (RI).

Kehadiran IKN bagi seorang dokter di PPU tentu adalah sebuah peluang besar sekaligus tantangan yang harus dihadapi. Tinggal peluang dan tantangan tersebut akan dibawa untuk kemajuan atau justru sebaliknya hanya dianggap menjadi persoalan bagi yang bersangkutan.

“Sekali lagi atas nama pribadi maupun pemerintah daerah kabupaten PPU kami menyampaikan selamat atas di lantiknya kepengurusan IDI cabang PPU periode 2022-2025. Semoga organisasi ini dapat terus bersinergis dengan pemerintah daerah dan membawa  kemajuan kearah yang lebih baik di PPU,“ tutupnya.

Sementara itu Ketua IDI PPU terpilih, Jansje Grace Makisurat dalam sambutannya mengatakan IDI yang di bawahinya akan berupaya secara optimal melaksanakan amanah yang diberikan. Dia juga mengharapkan dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat PPU agar organisasi IDI yang dipimpinnya menjadi organisasi yang handal dan mampu mengemban visi dari organisasi yang jalankannya.

“Terimakasih kepada bapak bupati yang terus memotifasi organisasi ini agar terus bisa mengambil peran pembangunan khususnya dalam bidang kesehatan di kabupaten PPU, “ ucapnya.

Ditambahkannya bahwa pelantikan IDI saat ini merupakan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) IDI tahun 2019 lalu. Namun setelah pemilihan saat itu kata Grace, harus terhadang oleh adanya pandemi covid 19 saat itu sehingga pelantikan baru dapat dilaksanakan pada saat ini.

“Karena semua dokter di PPU saat itu turun ke lapangan dan bekerja ekstra dalam rangka penanganan covid 19, sehingga pelantikan harus ditunda,“ ungkapnya.

Saat ini terangnya, bahwa di Kabupaten PPU ada sebanyak 90 dokter yang tersebar di selurus Rumah Sakit (RS) maupun klinik-klinik swasta yang ada di Benuo Taka ini. (adv/Humas6/DiskominfoPPU)

Biara CB Piovidentia Dei Pertama di PPU, Hamdam Sampaikan Dukungannya

May 11, 2022 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Pelaksana Tugas (Plt), Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam memberikan dukungan dan apresiasi terhadap pembangunan  Biara Suster Carolus Borromeus (CB) Providentia Dei yang berada di  Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU.

Perihal ini dikatakan Hamdam disela-sela audiensi bersama jajaran pengurus Biara Suster CB Piovidentia Dei yang digelar dalam rangka rencana pengembangan karya kesehatan dan pendidikan kesehatan yang dikelola oleh perkumpulan Perhimpunan Santo Borromeus di Kalimantan Timur (Kaltim) termasuk di Kabupaten PPU, Selasa, (10/5) siang.

“Kami atas nama pemerintah daerah sangat mendukung dan mengapresiasi pembangunan Biara Suster CB Piovidentia Dei yang ada di Kecamatan sepaku, Kabupaten PPU ini,” kata Hamdam.

Dia mengatakan bahwa pembangunan biara tersebut merupakan salah satu wujud dukungan masyarakat khususnya umat kristiani dalam mewujudkan visi dan misi daerah yaitu  menuju Kabupaten PPU yang maju, modern dan religius.

Dengan dukungan tersebut tambah Hamdam sesungguhnya bukan pemerintah daerah yang telah memberikan bantuan terhadap pembangunan biara  tersebut, namun sebaliknya justru jajaran  Perhimpunan  Santo Borromeus inilah yang telah membantu pemerintah daerah untuk kemajuan Kabupaten PPU.

“Jadi tidak ada alasan pemerintah daerah untuk tidak memberikan dukungan terhadap pembangunan biara ini di Kabupaten PPU,” kata Hamdam.

Sementara dalam kesempatan ini Uskup Agung Samarinda, Mgr Yustinus Harjosusanto mengatakan tujuan pembangunan biara diantaranya adalah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten PPU, baik dari sektor keagamaan, pendidikan,  kesehatan dan sebagainya.

Dia mengatakan untuk mewujudkan misi kehadiran pelayanan kesehatan di Kelurahan Maridan,  Kabupaten PPU tersebut, pihaknya selalu mengharapkan  dukungan dari pemerintah Kabupaten PPU.

“Kami berharap dukungan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten PPU tidak pernah berhenti dalam mewujudkan cita-cita kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten PPU kedepannya,” harap dia.

Seperti diketahui biara adalah bangunan atau gugus bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus tempat kerja para  biarawan atau biarawati, baik yang hidup berguyub maupun yang hidup berkhalwat.

Biara Suster CB Piovidentia Dei dibangun pada awal 2021 lalu merupakan yang pertama berada di Kelurahan Maridan, Jabupaten PPU, Kaltim. Direncanakan pembangunan ini juga akan dilengkapi dengan pembangunan pelayanan kesehatan dan klinik, fasilitas pendidikan dan lainnya.

Dalam kesempatan ini Plt. Bupati PPU juga didampingi oleh Ketua Pembina TP PKK Kabupaten PPU, Satryani Sirajuddin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten PPU, Alimuddin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU, Jansce Grace Makiaurat, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (adv/Humas6/*DiskominfoPPU)

Next Page »