Subscribe to Vivaborneo.com  Informatif, Santun, Tak TerbatasNews FeedSubscribe to Vivaborneo.com  Informatif, Santun, Tak TerbatasComments

ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

PWI Kaltim Berharap PHSS Terus Dukung Peningkatan SDM Wartawan

November 15, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pertamina Hulu Sanga Sanga memberi dukungan terlaksananya Uji Kompetensi Wartawan Angkatan ke 24 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim yang dijadwalkan 20-21 November 2021 mendatang.

Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi menjeklaskan, biaya pelaksanaan UKW kali ini sebagian besar didukung oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim serta kontribusi peserta. Endro berharap PHSS dapat terus berpartisipasi dalam kegiatan PWI untuk meningkatkan SDM wartawan di Kaltim.

Sebanyak 18 wartawan akan mengikuti UKW kali ini yang terbagi dalam 3 kelas kompetensi muda. Peserta terdiri dari wartawan media cetak dan siber di Samarinda, Balikpapan, Tenggarong dan Bontang.

“Terimakasih pada Pertamina Hulu Sanga Sanga yang membantu meringankan biaya pelaksanaan UKW ini,” kata Endro.

Hingga saat ini, PWI Kaltim telah melaksanakan UKW sebanyak 23 angkatan dengan jumlah peserta yang telah dinyatakan kompeten sebanyak 466 orang. Sementara untuk anggota PWI Kaltim saat ini sebanyak 64 anggota memiliki kompetensi wartawan utama, 83 wartawan madya dan 142 wartawan muda.

Dijelaskan Endro, untuk menaikkan status dari kompetensi muda menjadi wartawan madya diperlukan waktu selama 3 tahun. Sementara wartawan madya yang ingin naik ke jenjang wartawan utama memerlukan waktu 2 tahun. (*)

Ini Syarat Pengajuan Santunan Jasa Raharja

November 11, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Periode Januari hingga Oktober 2021, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,92 triliun untuk seluruh kejadian di Indonesia. Sebanyak Rp1,05 triliun bagi ahli waris korban meninggal dunia dan Rp866,6 miliar untuk korban luka-luka.

“Santunan Jasa Raharja diberikan kepada penumpang angkutan umum yang mengalami kecelakakan serta pihak ketiga di luar kendaraan penyebab kecelakaan,” kata Kepala Jasa Raharja Kaltimtara Eva Yuliasta didampingi Kepala Perwakilan Jasa Raharja Samarinda Agung Abimanyu pada acara Media Gathering Jasa Raharja di Samarinda, Rabu (10/11/2021).

Jasa Raharja memberikan santunan kepada korban kecelakaan berupa santunan kepada ahli waris korban yang meninggal ataupun biaya perawatan jika dirawat di rumah sakit. Santunan yang diberikan sebesar Rp50 juta bagi ahli waris korban yang meninggal, santunan maksimal Rp20 juta bagi biaya perawatan di rumah sakit, santunan maksimal Rp50 juta korban cacat tetap dan Rp4 juta untuk biaya penguburan korban yang tidak memiliki ahli waris.

Dikatakan Eva, untuk mendapatkan santunan bagi korban yang meninggal dunia yaitu surat laporan dari kepolisian, identitas ahli waris (KTP), Kartu Keluarga, Akta nikah, akte kelahiran arangtua/anak, surat kematian serta surat keterangan ahli waris.

Sementara untuk santunan korban luka-luka, syarat yang harus dilengkapi yaitu surat laporan kepolisian, identitas korban (KTP), kuitansi asli biaya perawatan dan pengobatan, surat keterangan kesehatan (form dari Jasa Raharja), akta kelahiran, surat nikah, Kartu Keluarga serta surat kuasa.

“Korban kecelakaan cukup melapor ke kepolisian, selanjutnya Jasa Raharja yang bekerja,” kata Eva Yuliasta. (wid)

Sebanyak 75 Persen Kecelakaan Libatkan Sepeda Motor

November 11, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Indonesia masuk dalam posisi tiga besar negara dengan kepemilikan sepeda motor setelah Amerika Serikat dan Turki. Banyaknya jumlah sepeda motor membuat angka kecelakaan kendaraan ini cukup tinggi. Pada tahun 2020, tercatat 100.028 kejadian kecelakan di seluruh Indonesia. Sebanyak 75 persen melibatkan sepeda motor.

“Sebanyak 23.529 korban meninggal akbibat kecelakaan di jalan,” kata Kepala Jasa Raharja Kaltimtara Eva Yuliasta didampingi Kepala Perwakilan Jasa Raharja Samarinda Agung Abimanyu pada acara Media Gathering Jasa Raharja di Samarinda, Rabu (10/11/2021).

Eva menjelaskan, Jasa Raharja berperan memberikan santunan kepada korban kecelakaan berupa santunan kepada ahli waris korban yang meninggal ataupun biaya perawatan jika dirawat di rumah sakit. Santunan yang diberikan sebesar Rp50 juta bagi ahli waris korban yang meninggal, santunan maksimal Rp20 juta bagi biaya perawatan di rumah sakit, santunan maksimal Rp50 juta korban cacat tetap dan Rp4 juta untuk biaya penguburan korban yang tidak memiliki ahli waris.

Periode Januari hingga Oktober 2021, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,92 triliun untuk seluruh kejadian di Indonesia. Sebanyak Rp1,05 triliun bagi ahli waris korban meninggal dunia dan Rp866,6 miliar untuk korban luka-luka.

“Dalam periode yang sama, Jasa Raharja Kaltim menyalurkan total Rp18,7 miliar masing-masingRp13,7 miliar untuk santunan korban meninggal dunia dan Rp4,6 miliar untuk korban luka-luka,” kata Eva.

Dijelaskan Eva, penerima santunan Jasa Raharja Kaltim sebanyak 40,44 persen diterima usia produktif 25-55 tahun. Usia pelajar 5-25 tahun sebanyak 41,96 persen, balita sebantak 1,86 persen dan lansia di atas 55 tahun sebanyak 15,74 tahun.

Eva juga menjelaskan, ahli waris yang berhak mendapatkan santunan meninggal dunia dari Jasa Raharja yaitu janda/duda yang sah, anak-anak yang sah dan orang tua yang sah.

“Jika tidak ada ketiganya, maka akan diberikan santunan biaya penguburan,” tutup Eva Yuliasta. (wid)

Teknik Sipil Polnes Lakukan Pemetaan Sungai Mahakam dengan Batimetri

November 9, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur, Tehnologi

Vivaborneo.com, Samarinda — Longsoran tebing sungai di bawah air dapat memicu bencana alam bagi orang yang berada di sekitarnya.

Seperti yang terjadi saat kejadian longsoran ini terjadi pada tebing sungai Mahakam yang berada di daerah sekitaran Intake PDAM Teluk Lerong, Samarinda.

Untuk mengantisipasi kejadian bencana akibat terjadinya longsoran tebing sungai Mahakam di sekitar kota Samarinda, Jurusan Teknik Sipil Politeknik negeri Samarinda (Polnes) melakukan pemetaan dan pengukuran potensi bencana dengan alat ukur Batimetri.

“Hari ini kita akan mulai mengadakan pengukuran kedalaman sungai atau kontur sungai Mahakam yang berlokasi di dekat Pom Bensin Karang Asam. Ini sebagai usaha untuk mengetahui di dalam sungai tersebut terjadi kelongsoran atau tidak,” ujar Pramono, SST, MengSc selaku Ketua Tim Pengabdian POLNES, pada Sabtu, 25 September 2021.

Tim Pengabdian diketuai oleh Pramono, SST, MengSc, dan beranggotakan Dr. Insan Kamil, serta Tommy Ekamitra S, PhD. Selain itu juga dibantu oleh tiga orang mahasiswa Polnes, sehingga diharapkan  mampu memberikan kontribusi dalam hal perencanaan Pemetaan Profil Dasar Sungai Dengan Alat Batimetri.

Alat Batimetri adalah ukuran dari tinggi rendahnya dasar laut atau sungai. Penggunaan alat ini dapat mengetahui perubahan kondisi hidrografi di suatu tempat, baik laut maupun sungai.

Menurut  Purnomo,  usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kelongsoran pada tebing sungai  dengan cara melakukan pengukuran, agar tidak terulang kembali kejadian serupa  pada tebing sungai.

Tim Pengabdian diketuai oleh Pramono, SST, MengSc, dan beranggotakan Dr. Insan Kamil, serta Tommy Ekamitra S, PhD. Selain itu juga dibantu oleh tiga orang mahasiswa Polnes.

Dengan beranggotakan tiga orang dan berkolaborasi dengan tiga orang mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda, dimulailah pemetaan profil dasar sungai dengan menggunakan alat batimetri.

“Cara pengukuran dengan alat Batimetri ini dengan kapal yang selalu bergerak ke arah hulu sungai, pelan-pelan. Jalannya  sangat pelan, agar datanya yang bisa diambil memiliki kerapatan gambar,” jelasnya.

Pramono menerangkan  data yang didapat adalah sebanyak lebih dari 1.170 titik, yang berarti data kontur sungai sangat rapat dan jelas tampilannya.

Pemetaan juga dilakukan pada bagian tepi sungai atau tebing sungai untuk mengetahui potensi terjadinya kelongsoran tebing. Dengan demikian, akan diketahui potensi kebencanaan yang dapat mengancam lingkungan maupun manusia.

“Data semakin rapat semakin bagus, dimana nanti gambar kontur bawah sungainya akan terlihat dengan jelas,” ujar Pramono.

Seorang mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Samarinda bernama salah satu mengatakan, pemetaan ini dilakukan juga pada pada lokasi yang telah terjadi kelongsoran, yaitu di bagian tepi yang longsor, kurang lebih pada kedalamannya 5,7 meter sampai 8 meter. 

Sungai Mahakam telah ratusan tahun menjadi alat transportasi bagi masyarakat yang terletak  di provinsi Kalimantan Timur dan bermuara di Selat Makassar.

Sungai dengan panjang sekitar 920 Km ini membelah Kota Samarinda melintasi wilayah Kabupaten Kutai Barat di bagian hulu, hingga Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda di bagian hilir.

Sungai Mahakam sejak dulu memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat di sekitarnya sebagai sumber air, potensi perikanan maupun sebagai prasarana transportasi.

Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini tim berasal dari bidang keahliannya. Tim terdiri ketua yaitu satu orang dosen dan dua orang anggota. Tim telah berpengalaman dalam melakukan berbagai kegiatan pengabdian meliputi pembinaan, pelatihan, konsultasi, pendampingan, dan pengembangan pemberdayaan masyarakat.(vb/yul/Adv)

Jurusan Akuntansi POLNES Melatih Guru Aplikasi Accurate Accounting v.5

November 6, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur, Religi, Sosial & Budaya

Vivaborneo.com, Kukar –Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda (POLNES)  memperkenalkan sistem aplikasi digital terbaru yaitu Aplikasi Accurate Accounting v.5 sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK-ETAP).

Mengingat pentingnya aplikasi ini diberikan kepada pelajar,mahasiswa dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), maka tim pengabdian kepada masyarakat POLNES menggelar pelatihan bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  Muhammadiyah, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanega ra (Kukar), pada Selasa (2/11/2021).

Pelatihan yang mengambil tempat di ruang kelas Multimedia memperkenalkan materi tentang Program Aplikasi Accurate Accounting v.5.Versiter baru ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK-ETAP). Materi diberikan kepada guru SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga, sebagai bagian dari penngkatkan kemampuan mengajar kepada siswa mereka.

Acara Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dirangkai dengan menanda tanganan Memorandum of Understanding/MoU, antara Jurusan Akuntansi POLNES dan SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga,  dalam peningkatan kemampuan dan keterampilan guru di masamendatang, khususnya terhadap terhadap jurusan Akuntansi.

Dari pihak sekolah, diwakili oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga, Mursidi, S.Ag dan yang mewakili POLNES adalah dari Ketua Jurusan Akuntansi Polnes Dr. Sudarlan, S.E., M.T, yang sekaligus selaku Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini.

Perwakilan guru SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga (kiri) menerima sertifikat usai pelatihan Accurate Accounting V.5 yang diberikan oleh Jurusan Akuntansi POLNES.(Foto: Istimewa)

Selain itu turut hadir dua orang instruktur  dari Jurusan Akuntansi yaitu Ibrahim Musa, S.E., M.Bus dan E. Retno Maninggarjati, S.E., M.Bus.

Para dosen atau instruktur juga dibantu oleh satu orang mahasiswa Diploma-4 (D4) Akuntansi Manajerial, Dzulfikar Triadi Putra sebagai pendamping tutor serta  perwakilan staf administrasi dan guru-guru peserta pelatihan.

Para guru peserta pelatihan Accurate Accounting versi 5 bersama instruktur dari Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Akuntansi POLNES

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Akuntansi, Dr. Sudarlan menjelaskan bahwa tujuan pelatihan ini adalah sebagai wujud tanggung jawab akademis untuk memperkenalkan aplikasi Accurate Accounting versi 5 kepada para guru SMK.

“Hasil pelatihan Accurate Accounting diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan siswa-siswi SMK jurusan Akuntansi, agar mereka siap kerja,  baik di unit-unit usaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perusahan besar,  khususnya yang berada di wilayah Kalimantan Timur,” jelasnya.

Ditambahkan Dr. Sudarlan, dalam mempersiapkan siswa-siswi menghadapi Uji Kompetensi Akuntansi (UKA), diperlukan  sistem pengujian observasi praktek Akuntansi Komputer yang dapat menggunakan Software Accurate Accounting. Karena sistem pengujian yang dilakukan oleh LSP POLNES,  dapat memilih Software MYOB Accounting atau Accurate Accounting.

Penggunaan aplikasi ini seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang akuntansi keuangan. Ke depannya Software Accurate Accounting  akan lebih populer dimana saat ini sudah lebih dari 300 ribu UMKM menggunakan Accurate Accounting,  baik Accurate Desktop maupun Accurate Online, untuk membantu akuntansi mereka.

“Tim PKM Jurusan Akuntansi terbuka bagi rekan guru, dosen dan pelaku UMKM serta Lembaga lainnya yang ingin bekerjasama dengan Jurusan Akuntansi Polnes dalam rangka pelatihan Aplikasi Accurate Accounting,” ucap Sudarlan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Sanga-Sanga Mursidi, S.Ag menyambut gembira kegiatan pelatihan ini dan berterima kasih kepada Jurusan Akuntansi POLNES  beserta Tim PKM Jurusan Akuntansi,  karena pelatihan ini  sangat bermanfaat dalam pengembangan sumber daya manusia guru-guru, terutama di bidang Komputer Akuntansi sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK-ETAP).

“Jika para guru telah memiliki pengetahuan tentang komputer akuntansi sesuai dengan standar yang ditetapkan, mana tentunya akan berdampak pula terhadap meningkatnya kompetensi siswa sebagai bekal mereka siap kerja dan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi,” ujar  Mursidi.(vb/yul)

 

 

Next Page »