Subscribe to Vivaborneo.com  Informatif, Santun, Tak TerbatasNews FeedSubscribe to Vivaborneo.com  Informatif, Santun, Tak TerbatasComments

ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Samsun Tinjau Pertanian Di Bukit Raya Tenggarong Seberang

September 20, 2021 by  
Filed under DPRD Kaltim

TENGGARONG – Petani Bukit Raya Tenggarong Seberang akhirnya bisa kembali mengelola pertanian dengan lega, kondisi sekarang sangat berbeda jauh dengan kondisi tahun 2019 lalu saat lahan prtanian seluas 3000 Hektar sering terdampak banjir.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim Muhammad Samsun meninjau kondisi pertanian di Desa Bukit Raya Tenggarong Seberang Guna memastikan aspirasi yang direalisasikan tepat sasaran, Sabtu (18/09/2021).

Di tahun 2021 saat ini kurang lebih 600 Hektar lahan pertanian kembali produktif. Hal tersebut terjadi karena adanya normalisasi sungai pada tahun 2020 dan peningkatan badan jalan melalui dana Aspirasi Muhammmad Samsun.

“Alhamdulilah kemarin normaliasi yang dikasih pak samsun bisa mengcover sekitar 600 Hektar”. Ungkap Lilik Purbandi Kepala Dusun Sumber Sari Desa Bukit Raya Tenggarong Seberang.

Selai itu Kadus Sumber Sari Lilik Purbandi menceritakan kondisi lahan pertanian yang sejak tahun 2006 mengalami gagal panen serta di susul tahun-tahun berikutnya sehingga membuat para petani merugi.

“Sebelum adanya normalisasi dari bapak samsun ini kita sering merugi terutama ditahun 2006 itu kita gagal total,” Lilik.

Kegagalan panen sejak tahun 2006 menjadikan efek domino bagi para petani yang menyebabkan banyak generasi muda yang enggan bertani karena tak hanya rugi petanipun harus merelakan saat lahan pertaniannya terendam oleh banjir.

“Generasi muda pertanian ini mulai meninggalkan bidang pertanian, tapi Alhamdulilah sekarang mulai banyak yang bergabung, karena banjir sudah teratasi dan hari ini kita bisa penen,” terangnya.

Sentuhan tangan pemerintah saat ini sangat diharapkan untuk mendukung pertanian di Desa Bukit Raya Tenggarong Seberang, Lilik berharap lahan pertanian bisa di sempurnakan dan berharap pemerintah mau membantu infrastruktur pertanian, normalisasi dan alsintan.

“Normalisasi masih kita perlukan untuk sungai induk, jalan usaha tani juga masih perlu ditingkatkan juga peralatan-peralatan modern atau alat tanam kita masih perlu untuk menggiatkan lagi generasi muda petani, dan kami mengucapkan terimakasih kepada bapak samsun,” ujar Lilik.

Masih dalam lokasi yang sama Politis partai PDI Perjuangan Muhammad Samsun memastikan kegiatan normaliasi pada tahun 2020 efektif dan tepat sasaran untuk pertanian.

“Mulai dari hulu hingga hilirnya kita normalisasi dan alhamdulilah hasilnya lahannya bisa kering, sawahnya yang tadinya kubangan alhamdulilah bisa produktif kembali, ” ujar Samsun.

Tak hanya normalisasi ada beberapa kegiatan pembuatan pintu-pintu air juga menjada langkah taktis dalam penyelesasiaan masalah banjir yang dihadapi para petani.

“kegiatannya di bagi beberapa item kegitan mualia dari normalisasi irigasi, normalisasi sungai pelajoan yang paling besar dan beberapa pembuatan pintu air, ” kata Samsun.

Berlatar belakang tentang masalah produktifitas pertanian yang ada di Kutai Kartanegara masih kecil, bantuan pemerintah tentu sangat di harapkan bagi para petani.

“Tentunya masyakat petani kita membutuhkan uluran tangan pemerintah untuk memperbaiki sarana produksinya yang meliputi lahannya, kemudian irigasinya peralatan pertanian ini mesti dibantu oleh pemerintah karena petani kita produktifitas pertaniannya masih kecil belum bisa mandiri sepenuhnya,” Tutup Samsun. (*/fa)

Agus Suwandy Gelar Sosialisasi Perda Bantuan Hukum di Kelurahan Tanah Merah

September 20, 2021 by  
Filed under DPRD Kaltim

SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Agus Suwandy menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Tentang Bantuan Hukum di Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Senin (20/09/2021)

Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu, mengharapkan agar Perda bantuan hukum dapat bermanfaat sekaligus menjawab keinginan masyarakat agar mendapat hak-hak bantuan hukum seadil-adilnya.

Hadirnya Perda Bantuan Hukum Nomor 5 Tahun 2019 diharapkan mampu menjawab keinginan masyarakat untuk tetap mendapat bantuan hukum yang seadil-adilnya. Terutama masyarakat yang kurang mampu.

“Dalam kehidupan bermasyarakat, yang mendapatkan permasalahan hukum dan tidak memiliki biaya dengan disertai surat keterangan tidak mampu maka bisa di dampingin untuk mendapatkan bantuan hukum yang anggarannya dijamin oleh pemerintah yang diatur melalui Perda Bantuan Hukum ini,” sambungnya.

Salah satu narumber Akbar Ciptanto mengatakan bahwa tujuan dibentuknya Perda Kaltim Nomor 5 Tahun 2019 terkait Bantuan Hukum adalah menjamin pemenuhan hak penerima bantuan hukum untuk memperoleh akses keadilan, mewujudkan hak konstitusional warga negara sesuai prinsip persamaan kedudukan di dalam hukum.

“Perda Bantuan Hukum tersebut juga menjamin bahwa bantuan hukum dapat dimanfaatkan secara merata oleh seluruh masyarakat serta mewujudkan peradilan yang efektif, efisien, dan dapat dipertanggung jawabkan,” kata Akbar.

Kegiatan sosialialisasi perda ini dilakukan dengan protokol kesehatan (Prokes) seperti melaksanakan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan selalu menajaga jarak diharapkan dapat mengurangi meluasnya penularan virus covid-19 dan bisa segera berakhir.

Hadir sebagai narasumber sosialisasi perda Ketua Komisi Informasi Kaltim, Ramon D Saragih dan Ketua KPID Kaltim, Akbar Ciptanto dengan moderator M. Yuhdi. (man)

Ananda Emira Moeis Beri Pemahaman Warga Tentang Pajak

August 13, 2021 by  
Filed under DPRD Kaltim

SAMARINDA – Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Ananda Emira Moeis, menggelar Sosialisasi Perda No 1 2019 tentang perubahan kedua atas perubahan Perda Kaltim tentang Pajak Daerah di gedung pertemuan Kantor Desa Sangata Selatan, Kecamatan Sangata Selatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kamis (12/8/2021).

Kali ini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu di damping oleh 2 pemateri asal Samarinda. Turut hadir juga perangkat Desa dan Kecamatan, serta warga dari 5 Desa terdekat yang terlihat antusias untuk mendengarkan pemaparan Pajak tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kegiatan Sosper berjalan dengan baik. Bahkan yang saya lihat, antusias warga Desa Sangata Selatan juga lumayan. Tadi ada banyak pertanyaan dari warga soal mekanisme pajak itu sendiri, dan jenisnya,” kata Nanda Sapaan Kader PDI Perjuangan

Melihat antusias warga tersebut, Ananda sapaan akrabnya, sudah mempersiapkan protocol kesehatan dengan ketat. Mulai dari penyusunan kursi yang berjarak hampir 1,5 meter. Penggunaan masker, tempat mencuci tangan, hingga pada pengecekan suhu tubuh para undangan tersebut.

“Saat Pandemi kan agak susah untuk berkumpul, namun dengan kordinasi kami bersama satgas Covid 19 di sini, alhamdulillah bisa dijamin kalau kegiatan Sosper ini berjalan tanpa melanggar peraturan,” terangnya

Dikatakan Ananda, pajak merupakan produk hukum yang telah ditetapkan dalam peraturan Pemerintah baik tingkat Pusat, Provinsi atau Kabupaten dan Kota. Sosialisasi Perda ini merupakan bagian kerja sebagai legislator untuk menyampaikan perihal khusunya kebijakan Pemerintah pada perda No.1 Tahun 2019 Tentang Pajak Daerah.

Ia berharap, dengan kegiatan itu, warga dapat membayar pajak tepat waktu. Dengan membayar pajak pembangunan ekonomi akan semakin kuat dan slogan yang berbunyi Dari Rakyat, Oleh Rakyat dan untuk Rakyat, itu bisa terwujud dengan sebaik-baiknya. Rakyat Cerdas Taat Pajak, tutupnya dalam sambutan.

Dalam sosper tersebut, salah satu pemateri menjelaskan tentang adanya Perubahan Peraturan Daerah yang tertuang dalam UU Pajak. Isi perubahan dalam perda tersebut, Pajak Kendaraan bermotor, Biaya Balik Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan, Pajak Rokok.

“Sosialisasi Perda diharapkan agar masyarakat dapat mengetahui isi perubahan dari Perda tersebut dan lebih mengedukasi masyarakat untuk tetap membayar pajak tepat waktu,” ungkap Ronal pemateri sosialisasi perubahan pajak daerah.

Salah satu peserta yang turut hadir dalam sosialisasi Pajak tersebut, mengaku cukup puas dengan adanya program baru dari Lembaga Legeslatif itu. Pasalnya, banyak warga yang kurang memahami, apa saja yang menjadi kewajiban mereka kepada Daerahnya.

“Sosper ini telah memberikan kami informasi yang baik, kami jadi tahu kenapa ada pajak tersebut dan bagaimana agar kita sebagai masyarakat harus membayar pajak tepat waktu,” cerita Sukir, salah satu warga Desa Sangata Selatan, yang juga sebagai salah satu tokoh masyarakat di sana.

Sukir berharap, kegiatan seperti itu, kerap dilakukan oleh pemerintahan, Legeslatif maupun pihak Aparat Negara. Hal ini di sebut, agar warga dan para aparatur tidak lagi mengalami cekcok atau salah paham pada warganya.

“Kita minta dimaklumi, banyak warga tidak paham kan. Makanya saya harap, kegiatan begini harus terus menerus dilakukan,” tutup Sukir. (*/nin/adv)

Ely Hartati Rasyid Berharap ISBI Kaltim Bisa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru

August 4, 2021 by  
Filed under DPRD Kaltim

SAMARINDA – Institut Seni Dan Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim sejak tahun 2019 sudah tidak membuka penerimaan mahasiswa baru.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid berharap ISBI Kaltim bisa kembali membuka penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2022/2023.

Ely Hartati Rasyid

“Kendala dari ISBI Kaltim untuk tidak menerima mahasiswa baru disebabkan anggaran ISBI Kaltim diterima dari APBN Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang terhenti,” ungkap Ely saat ditemui awak media di Lantai 1 Gedung D kantor DPRD Kaltim, Selasa (3/8/2021).

Elly meminta Pemprov Kaltim, untuk segera berkomunikasi dengan pihak Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Guna mendapatkan kepastian sertifikat aset atas lahan ISBI Kaltim. Sehingga pada tahun 2022 mendatang, ISBI Kaltim dapat beroperasi kembali.

Dikatakan ely, Kaltim sudah punya modal lahan dan prosesnya kita terbentur pada komitmen pihak lain.

“Saya memahami Kementerian banyak urusannya. Tapi karena ini daerah kita, mari kita memacut semangat Kementerian,” kata Ely.

Menurut Ely, harapan dan sudah menjadi komitmen di rapat dengar pendapat dengan pihak Pemprov, bahwa ISBI akan tetap dilanjutkan jangan sampai putus.

“Jangan sampai dibahas hanya di forum diskusi saja,” ucapnya.

Pada tahun 2022 akhir nanti kontrak perkuliahan selesai. Karenanya Ely mengajak komitmen bersama, jangan sampai semangat hilang. Selain itu juga harus cepat berkomunikasi dengan Kemenristekdikti. (*/adv)

Akhmed Reza Fachkevi Sosilialisasikan Perda Retribusi dan Pajak Daerah

June 6, 2021 by  
Filed under DPRD Kaltim

MUARA BADAK – Puluhan masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak mengikuti Sosialisasi dan Penyebarluasan Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011.

Acara Sosperda yang dilaksanakan Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi itu dilangsungkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Muara Badak Ilir, Minggu (06/06/2021)

Acara digelar dengan standar protokol kesehatan yang mana seluruh yang hadir menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Hadir menjadi narasumber Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, Ismiati dan moderator Endro S Efendi

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, sudah seharusnya pihaknya melakukan Sosperda kepada masyarakat, hal ini selain memberikan pemahaman kepada masyarakat juga berguna meningkatkan dan mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.

“Kami telah melaksanakan sosialisasi Perda tentang retribusi atau pajak daerah. Karena Bapenda menjadi mitra kami di Komisi II,” kata Reza sapaan akrabnya

Lanjut Ketua PD TIDAR Kaltim, masyarakat sangat antusias tinggi mengikuti kegiatan tersebut. Beberapa orang menayakan tentang retribusi pajak kendaraan bermotor, biaya balik nama dan lain sebagainya. Masyarakat yang taat akan pajak pun mengeluhkan infrastruktur minim yang dirasakan oleh masyarakat. Dalam hal ini pembangunan yang kurang. Masyarakat telah membayar pajak namun manfaat pembangunan masih kurang.

“Artinya ke depan bisa bersinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dan pembangunan infrastuktur yang di wilayah Kaltim seluruhnya bisa tercapai,” jelasnya

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, Ismiati mengatakan strategi optimalisasi pajak kendaraan bermotor tersebut utamanya berhubungan dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Misalnya dengan memberikan pelayanan Samsat mobil untuk perpanjangan pajak, serta meluncurkan aplikasi Samsat Kaltim Delivery dan e-Samsat Bhabinkamtibmas.

“Kami harapkan program ini dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” sebutnya

Ismi menambahkan, untuk melakukan pembayaran pajak bisa dilakukan dimana saja, bisa melalui Samsat terkedat, di kantor Pos dan Pegadaian, Indomaret, ATM BRI, BNI, Mandiri dan melalui handphone dengan download aplikasi Samsat Kaltim Delivery yang nantinya kertas tagihan akan diantarkan ke rumah.

“Untuk mengecek berapa yang harus dibayarkan dalam pajak kendaraan pun cukup membuka http://simpator.kaltimprov.go.id/cari.php dan cek nomor kendaraan. Nantinya akan terlihat berapa yang dibayarkan,” imbuhnya

Sementara itu, Camat Muara Badak, Arfan mengaku berterima kasih kepada Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi , Kepala Bapenda Kaltim, Ismiati dan moderator Endro S Efendi yang menggelar Sosperda di daerah tersebut.

“Mudah-mudahan dengan ini masyarakat sadar dan mengetahui manfaat membayar pajak. Dan kedepan bisa taat untuk membayarkan,” tutupnya. (*/man)

Next Page »