ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

POLNES Bantu Peralatan Homestay di Desa Pela

September 2, 2021 by  
Filed under Wisata

Share this news

Vivaborneo.com, KUKAR — Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat, memberikan sejumlah barang kepada 9 unit rumah yang difungsikan sebagai homestay oleh warga Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara.

Beberapa bantuan barang yang diberikan diantaranya,  tempat sampah tertutup, cermin gantung, galon air, sabun cuci tangan, gantungan baju serta buku tamu dan peralatan tulis lainnya.

“Ini merupakan bagian kelengkapan standar bagi sebuah homestay. Sehingga, pengunjung yang datang ke Desa Wisata Pela tidak khawatir akan akomodasi karena rumah yang mereka tempati telah memiliki fasilitas standar sebuah penginapan,” ujar Dosen Jurusan Pariwisata  POLNES, M. Fauzan Noor, SE.Par.,M.Par, saat memberikan bantuan pada Selasa (31/8/2021).

Kemudian, rumah-rumah tersebut juga diberikan alat digital code atau QR Code dari Bank Indonesia jika ada pengunjung atau wisatawan yang akan membayar dengan non tunai.

“Jadi  alat itu berbentuk kode batang QRIS (Quick Response Indonesia Standard) yang ditempelkan di sembilan rumah warga. Sehingga pembayarannya dapat dilakukan secara non tunai,”  jelasnya. 

Ditambahkan Fauzan Noor, jika bantuan yang diserahkan oleh POLNES ini merupakan kegiatan lanjutan dari beberapa program yang telah dimulai sejak 3 tahun silam.  Beberapa program pendampingan untuk Desa Wisata Pela diantaranya Pemanduan Wisata dan  Penyiapan Paket Wisata, Pengelolaan Homestay dan  Dekorasi Homestay, Pembuatan Website dan pelatihan bagi Operator Website.

POLNES bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh, Beumbai, Bebudaya Desa Pela dalam mewujudkan hunian sementara yang bersih, sehat dan sesuai standar sebuah homestay.

“Dengan dilengkapinya sejumlah peralatan di rumah warga ini, maka ke-sembilan rumah tersebut sudah memenuhi standar sebuah homestay sesuai dengan standar dari Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2014,” jelas Fauzan Noor.

Awalnya,  di Desa Wisata Pela hanya terdapat dua hingga tiga unit rumah yang dapat digunakan jika ada wisatawan yang datang berkunjung ke Desa Pela. Itupun kelengkapan standar di dalam rumah belum sesuai dengan Permen Parekraf No 9 Th. 2014.

Desa Wisata Pela di Kecamatan Kota Bangun ini menawarkan keindahan Danau Semayang dan pengamatan Pesut Mahakam. Setiap peserta yang berkunjung dan bermalam dikenakan biaya mulai dari Rp150 ribu per orang, termasuk tiga kali makan.(VB/YUL)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.