Jam Operasional Tempat Hiburan, Café dan Warung Kopi di Tepian Mahakam Dibatasi

May 17, 2021 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Samarinda melakukan sosialisasi instruksi Ketua Satgas sekaligus Wali Kota Samarinda Andi Harun tentang pengendalian penyebaran covid-19 dalam adaptasi tatanan hidup baru masyarakat produktif dan aman covid-19 di Kota Samarinda, Minggu (16/05/2021) malam.

Intruksi diberikan kepada Satpol PP Kota Samarinda, Dishub, Dinas Kesehatan, Satgas Covid Kecamatan dan Satgas Covid Kelurahan agar bersama TNI/Polri untuk melakukan penertiban dan penutupan sementara seluruh aktivitas tempat hiburan, kafe, warung kopi, tempat wisata atau tempat apapun yang menimbulkan kerumunan di kawasan tepian Mahakam pada malam hari sejak pukul 19 30 Wita hingga 04 00 Wita.

Andi Harun juga mengintruksikan agar Satgas Covid bersama TNI/Polri melakukan pengawasan ketat serta pembubaran terhadap tempat-tempat wisata, hiburan malam, mall, hotel atau kegiatan masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Instruksi tersebut dikeluarkan dengan dasar adanya instruksi Mendagri, Perwali Kota Samarinda, serta adanya Surat Edaran Walikota Samarinda tentang Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Tepian.

Kepala Satpol PP Kota Samarinda, melalui Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Herry Herdany menjelaskan, pihaknya turun berdasarkan surat edaran Wali Kota Samarinda pada bulan suci Ramadhan lalu dan kini kembali mensosialisasikan perwali satgas COVID-19.

“Mereka silahkan buka siang hari hingga waktu yang ditentukan dan ingat dengan prokes yang dibenarkan,” Katanya saat ditemui media ini disela-sela penertiban

Pihaknya juga telah menertibkan kawasan tepian Mahakam dan bergeser ke Jalan Sirad Salman.

“Kita akan rutin turun, besok juga rencananya kami akan turun lagi ke beberapa lokasi di Samarinda,” tuturnya. (man)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.