Hadiri Paripurna LKPj Andi Harun Akan Serius Tangani Banjir

May 4, 2021 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan I Tahun 2021 dengan agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD Kota Samarinda Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2020, dan Persetujuan Bersama Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kumulatif Terbuka Tahun 2021, Jumat (30/4/2021) malam

Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyebut ada tiga poin catatan strategis yang direkomendasikan DPRD. Pertama, DPRD menilai Pemkot belum serius dalam menangani banjir, kedua penerangan jalan, dan ketiga meminta kepada Pemkot agar berjuang mendapatkan APBN.

“Pertama-tama Pemkot mengucapkan terima kasih atas saran dan rekomendasi dari teman-teman Pansus LKPj yang kemudian menjadi rekomendasi DPRD. Banjir adalah prioritas kita dan tahun ini kita sudah mulai melaksanakan penanganan banjir di beberapa titik yang selama ini kerap jadi langganan banjir,” ungkap wali kota.

Ada tiga titik yang diutamakan di Tahun 2021 yakni simpang empat Lembuswana, simpang empat sempaja, Jalan DI Panjaitan.

“Saya berharap kepada seluruh warga Kota Samarinda, mohon bersabar karena di dalam kegiatan pengendalian banjir memang membutuhkan anggaran yang cukup besar. Berbeda kalau bicara masalah pengendalian sampah, dananya cukup terbatas tetapi kita bisa dijalankan. Apalagi dibantu dengan sinergi masyarakat, Insyaallah Samarinda akan bersih,” terang AH Sapaan akrabnya.

Selain pengendalian banjir, Pemkot juga akan fokus pada penerangan jalan dalam kota, karena dinilainya Samarinda masih minim penerangan.

“Insyaallah di APBD Perubahan, kita sudah mulai mencicil karena anggaran terbatas jadi kita bagi-bagi ada sebagian banjir, ada sebagian penerangan, dan ada sebagian kebersihan,” pungkasnya. (adv/man)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.