Kadis DPMPD Bersyukur Menteri Kunjungi Bundes Payang Sejahtera

May 1, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

KUKAR — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajudin bersyukur atas kehadiran Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar ke BUMDes Payang Sejahtera, Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (1/5/2021).

Mendes PDTT yang akrab disapa Gus Menteri ini dalam kunjungannya ke Kaltim difokuskan melihat pengembangan BUMDes yang terbilang berhasil di Kaltim.

“Kita berharap kedatangan Gus Menteri berdampak semakin berkembangnya pengelolaan BUMDes di Kaltim, ” harap Iyad, sapaan akrab M Syirajudin

Dikatakan Iyad, kedatangan Gus Menteri menunjukkan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pembinaan pengelolaan BUMDes.Hal ini Meningkatkan semangat dan komitmen desa memajukan desanya melalui pengelolaan BUMDes dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di desa.

Iyad menbjelaskan, pemerintah telah menerbitkan PP No11/2021 tentang BUMDes yang mengatur BUMDes sebagaibbadan hukum yang didirikan oleh desa dan/atau bersama desa-desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

“Sejalan dengan itu, Pemprov Kaltim dalam Rencana Pembangunan Jangkauan Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2019-2023 menerapkan pengelolaan BUMDes menjadi bagian program prioritas dalam pencapaian target meningkatkan status 150 desa dari 518 desa sangat tertinggal dan tertinggal di Kaltim,” kata Iyad.

Iyad menbgajak memaksimalkan pengelolaan BUMDes di Kaltim dengan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk memajukan desa mewujud Visi Pembangunan Berani Untuk Kalimantan Timur Berdaulat. (AM)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.