PT Kaltim Nitrate Indonesia Raih Penghargaan Indonesia Green Awards

April 9, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

JAKARTA – Isu lingkungan masih menjadi trending topic di ranah global yang perlu menjadi perhatian bersama. Mulai dari pencemaran lingkungan, rusaknya ekosistem hingga yang terparah ialah pemanasan global. Tetapi disisi lain terdapat hal penting, yaitu rendahnya kesadaran lingkungan di masyarakat kita untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Jika hal ini dibiarkan maka akan mengikis rasa kecintaan kita terhadap lingkungan. Hal tersebut, tentunya membutuhkan kerja kolektif dari multi stakeholder dalam menangani persoalan lingkungan.

Inilah yang kemudian mengantarkan PT Kaltim Nitrate Indonesia meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Green Awards 2021 untuk yang ketiga kalinya. Kerja kolektif PT Kaltim Nitrate Indonesia yang diwujudkan melalui program Community Development di apresiasi oleh The La Tofi School of CSR dengan meraih dua penghargaan dalam ajang ini. Pertama, kategori Penanganan Sampah Plastik melalui Program KSM Anggrek. Cerita sukses dari keberhasilan Program KSM Anggrek ini ialah adanya jaminan keberlanjutan ekonomi bagi anggota kelompok. Program ini memberikan peningkatan tambahan ekonomi bagi kelompok melalui produksi yang berkelanjutan dan mendorong kemandirian masyarakat. Disisi lain, program ini juga mendukung Peraturan Walikota Bontang Nomor 30 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Produk Plastik Sekali Pakai. Sederhananya, KSM Anggrek mengajak masyarakat untuk berperilaku bijak terhadap lingkungan, salah satunya dengan mengurangi penggunaan sampah plastik.

Kedua, kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui Program Laskar Taman Nasional Kutai (Laskar TNK). Program ini merupakan program pemberdayaan kader konservasi yang dibentuk atas kolaborasi antara PT Kaltim Nitrate Indonesia, Balai Taman Nasional Kutai dan Bumi Edukasi. Program yang dijalankan ialah pengembangan nursery yang dikelola oleh Laskar TNK. Nursery yang berisi beragam jenis tanaman ini merupakan bentuk pengembangan dan pengkayaan keanekaragaman hayati di wilayah Taman Nasional Kutai. Selain itu, kegiatan kelompok ialah melakukan kegiatan edukasi lingkungan, penanaman mangrove hingga kolaborasi program bersama Yayasan Lindungi Hutan dan startup Jejak.in untuk melakukan pemantauan mangrove secara digital. Harapannya, program ini mampu memprovokasi para anak muda untuk mencintai lingkungan, untuk mencintai rumahnya, yaitu alam.

Penghargaan Indonesia Green Awards 2021 ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Alue Dohong dan Chairman The La Tofi School of CSR La Tofi. Penghargan diterima langsung oleh Presiden Direktur PT Kaltim Nitrate Indoensia Mei Suryawan di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Dalam pernyataannya, Presiden Direktur PT KNI – Mei Suryawan mengucapkan terima kasih kepada The La Tofi School of CSR yang telah menyelenggarakan acara ini. Melalui ajang ini, PT KNI bisa melihat praktik baik dari perusahan-perusahaan yang berpartisipasi dalam ajang ini. PT KNI akan selalu berpartifipasi aktif dalam kegiatan community development, termasuk diantaranya ialah kegiatan pelestarian lingkungan, pengembangan keanekaragaman hayati.

“Harapannya ini sebagai kontribusi nyata kami yang bisa bermanfaat untuk saat ini dan generasi mendatang,” kata Mei Suryawan.

Mei Suryawan juga menambahkan, melalui program community development dapat mendorong kemandirian masyarakat dan keberlanjutan program. Selain itu, program yang diimplementasikan KNI juga sejalan dengan Sustainable Development Goal’s.

Penghargaan ini merupakan wujud kepedulian PT Kaltim Nitrate Indonesia terhadap keberlangsungan lingkungan, khususnya di wilayah perusahaan beroperasi. Apresiasi ini juga mendorong perusahaan untuk semakin aktif dan inovatif dalam menjalankan program yang berwawasan lingkungan. (***)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.