Kajari Tekankan Integritas di Lingkup Kejari Kutim

May 6, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

Kajari Kutim Hendriyadi W Putro

SANGATTA – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kutai Timur (Kutim) Hendriyadi W Putro menegaskan jika pihaknya membuat komitmen serius terkait integritas untuk anggotanya yang berada di lingkup Kejari Kutim.

Hendriyadi menegaskan, zona integritas menjadi perhatian seluruh anggota karena berkaitan masalah moral dan saya tekankan hal itu kembali ke masing-masing individu. Sebagai pimpinan ia akan selalu memberikan tracing penekanan profesionalisme tugas dan tanggung jawab untuk fokus meningkatkan pekerjaan secara profesional sebagai ASN.

“Saya akan menindak setiap anggota jika dalam hal ini ada yang melakukan perbuatan di luar ketentuan,” katanya di sela-sela pencanangan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di halaman Kantor Kejari Kutim kawasan Bukit Pelangi, Rabu (5/5/2021) kemarin.

Hendriyadi juga mengajak dalam pencanangan ini termasuk penegak hukum lainnya secara umum maupun bagi aparat pemerintah daerah mendukung dan berkomitmen dalam WBK dan WBBM.

“Jadi dengan penandatanganan yang dilaksanakan tadi, itu sudah menjadi komitmen bagi kita bersama yang golnya bisa mencakupi peningkatan integritas moral dalam mengelola keuangan daerah, peningkatan publik sebagai pelayan masyarakat serta penanganan kasus dalam bantuan hukum dan bebas korupsi,” tegasnya.

Kejari Kutim juga akan terus bekerja secara maksimal dalam Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

“Kita selaku aparat penegak hukum (APH) terjun langsung ke lapangan untuk melihat batasan mana yang dilakukan dalam administrasi keuangan negara. Kita tentunya dalam TP4D menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. Jika ada temuan ya langsung ditindak,” tutupnya. (*/hm13)

Wakil Bupati Kutim Ikut Pesta Panen “Mecaq Undat” Desa Marga Mulia

May 1, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

KONGBENG – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang saat mengikuti acara silahturahmi dan perayaan pesta panen padi “Mecaq Undat” ( Menumbuk Beras ), di Desa Marga Mulia, Kecamatan Kongbeng, Jum’at (30/4/2021).

Pada kesempatan tersebut Kasmidi Bulang menyampaikan akan meminta semuaa Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) membuat program tahunan, terkait kegiatan adat dan Budaya. Hal guna menginventarisasi kegiatan adat dan budaya sehingga bisa dikenal masyarakat luar. Apabila nanti sudah terekspos, bisa mendatangkan wisatawan ke Kutim, diharapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

“Setelah lebaran nanti kita rencana akan ada Rakor atau Rapat Kerja khusus, untuk memabahas kegiatan adat dan budaya yang berkaitan dengan pariwisata. Nanti saya minta setiap Kecamatan membuat program tahunan, seperti kegiatan kita hari ini Mecaq Undat,” kata Kasmidi didampingi istrinya Tira Satriani Bahar.

Wabup menambahkan, Pemerintah akan mensuport dengan program kegiatan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Walau sepenuhnya tidak dapat dibiayai melalui APBD, Pemerintah bakal mencari solusi dengan melibatkan stakeholder yang ada. Agar program – program kegiatan adat dan budaya di Kutim bisa dikemas dengan baik.

“Atas nama Pemkab Kutim, kami memberikan apresiasi kepada semua lembaga adat dan semua tokoh-tokoh masyarakat, tokoh budaya, yang sampai pada saat ini mempertahankan adat istiadat dan budaya – budayanya. Karena ini (kegiatan budaya) yang akan mengangkat nama Kutim) kedepanya tutur Kasmidi.

Sementara itu, Ketua Pantia Efrison menyambut baik kehadiran Wabup berserta isteri dan rombongan yang telah menyampaikan waktu dalam kegiatan pesta panen padi “Mecaq Undat” yang digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan itu.

Efrison mengatakan kegiatan itu merupakan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga bisa memetik hasil padi tahun ini. Ditahun berikut diharapkan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. (*/hm)

 

DPRD Kutim Setujui Raperda Perumda Air Minum TTBK

April 30, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Setelah melalui proses beberapa waktu, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (TTBK) untuk menjadi Peraturan Daerah (Perda), disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim. Persetujuan DPRD itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke 12 DPRD Kutim yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua 2 DPRD Kutim Arfan, diruang sidang utama Sekretariat DPRD Kutim, Kamis (29/4/2021).

Nampak agenda dimaskud turut dihadiri Wabup Kutim H Kasmidi Bulang. Termasuk sejumlah pejabat esselon dilingkup Pemkab Kutim, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan undangan lain. Dengan disetujuinya Raperda tersebut, maka status PDAM Tirta Tuah Benua Kutim otomatis nanti harus menyesuaikan diri atau berubah status menjadi Perumda Air Minum TTBK.

Wakil Bupati H Kasmidi Bulang ditemui usai kegiatan itu mengatakan, setelah disetujuinya Raperda Perumda Air Minum TTBK untuk menjadi Perda, maka peningkatan status PDAM Kutim jadi sebuah keharusan yang mesti segera dilaksanakan.

“Harus ditingkatkan dengan nomenklatur yang berlaku. Sesuai dengan pasal-pasal (regulasi) yang ada didalamnya. Tapi proses tidak langsung, namun secara bertahap. Salah satu perubahannya, bakal ada penambahan direksi di Perumda Air Minum TTBK,” kata Kasmidi Bulang.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kutim Yuli Sa’Pang mengungkapkan, setelah persetujuan Raperda ini menjadi Perda, pihaknya mendorong agar kedepan Perumda Air Minum TTBK dan Pemerintah bisa melaksanakan tugas selanjutnya dengan sebaik-baiknya.

“Karena dari hasil kajian dan studi banding yang kami lakukan terkait Perumda air minum ini, ada penyertaan modal yang akan diberikan kepada Perumda Air Minum TTBK, yang harus direalisasikan setiap tahunnya oleh Pemerintah secara jelas. Dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan dasar. Terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih kepada masyarakat di 18 Kecamatan (di Kutim),” terang Yuli.

Untuk itu, pihaknya sangat berharap setelah pengesahan perda, kedepan Perumda Air Minum TTBK bisa mewujudkan harapan dan impian masyarakat di sejumlah Kecamatan. Agar kedepan permasalahan kebutuhan air bersih tidak lagi menjadi persoalan utama ditengah masyarakat. (*)

PMII Kutim Audiensi Dengan Bupati Kutim

April 29, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Ditengah kesibukannya sebagai pemimpin baru, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah berkesempatan menerima audiensi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Ardiansyah menyambut baik dan hangat kedatangan para generasi muda PC PMII Kutim ke kantornya.

Adapun maksud kedatangan generasi muda ini, selain silaturahmi juga melakukan audiensi dengan Pemkab Kutim. Pertemuan dilaksanakan di ruang kerjanya, Kantor Sekretariat Kabupaten Kutim, Kamis (29/4/2021) siang.

Bupati Kutim Ardiansyah, pada kesempatan tersebut mengapresiasi, inisiatif mahasiswa yang memberikan masukan-masukan positif untuk pembangunan di Kabupaten Kutim kedepan.

“Jalankan visi misi sesuai regulasi. Berikan yang terbaik untuk Pemkab Kutim dalam segi pembangunannya,” pesan orang nomor satu.

Bupati juga mengungkapkan kedepan kampus STAIS dan STIPER bakal digabung menjadi Universitas Kudungga. Agar bisa memudahkan pemerintah dalam memberikan pembiayaan finansialnya.

“Kita masih meramu dan mencarikan solusi terbaik, semoga saja segera terealisasi,” bebernya.

Saat ditemui, Ketua PMII Kutim Irwansyah didampingi anggotanya menyampaikan PMII ini adalah salah satu oraganisasi kepemudaan yang bergerak dibidang sosial kemasyarakatan yang merupakan oraganisasi diluar kampus.

“PC PMII Kutim siap mendukung segala program pembangunan yang ada di Kutim, terutama yang bergerak dibidang pendidikan,” sebutnya. (*/hm7)

Bupati Terima Kunjungan Komunitas Pebatik Kutim

April 29, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menerima kunjungan silaturahmi Komunitas Pebatik Kutim diruang kerja Bupati Kutim, Kantor Sekretariat Kabupaten Kutim. Dalam acara itu hadir pula Kepala bidang pengembangan Pemuda Dispora Kutim Basuki Isnanwan, Camat Sangatta Utara Basuni, Yuliana Datu Bua selaku Manager Community Empowerment KPC dan para pebatik se Kutim, Kamis (29/4/2021)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyambut baik kehadiran mereka, ia pun mengapresiasi para pebatik Kutim tersebut, pasalnya masih mampu mengekspresikan karya-karya hingga saat ini. Ia pun mengingatkan kedepan kebutuhan pasar u kain batik pasti meningkat, untuk itu harus bisa mengimbangi produksi dengan permintaan.

“Jadi, ini merupakan karya-karya yang harus di lestarikan. Semoga bisa segera dipatenkan produk-produk khas Kutim ini,” ujarnya.

Ardiansyah menyarankan segera bersurat ke pemerintah untuk segera memantenkan hak cipta, agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari. Ia pun berharap pebatik bisa berdiri sendiri yakni bisa mandiri, jadi tidak tergantung pada stakeholder secara terus menerus.

Sebelumnya, Masniar, selaku perwakilan komunitas pebatik Kutim memaparkan segala kendala yang dirasakan oleh pebatik se Kutim serta harapan mereka. Antara lain, minimnya orderan dari pihak pemerintah dan perusahaan untuk pemesanan batik, diharapkan promosi pun harus terus digalakan oleh pemerintah. Selanjutnya mahalnya biaya pembuatan hak cipta pada motif batik.

“Mengoptimalkan peran pemerintah untuk mendukung batik lokal sebagai motif untuk dipakai OPD, sekolah, perusahaan dan lembaga masyarakat,” harapnya.

Opsi memasukkan batik, lanjut ia mengatakan, sebagai muatan lokal untuk dijadikan kurikulum di dunia pendidikan. Terakhir, para komunitas berharap kedepan tidak adanya duplikasi motif batik tanpa seizin komunitas. (*/hm7)

Next Page »