Pemkot Balikpapan Kolaborasi dengan “Kill Covid-19” Laksanakan Vaksinasi Covid-19

June 21, 2021 by  
Filed under Balikpapan

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota Balikpapan berkolaborasi dengan lembaga sosial “Kill Covid-19” menggelar vaksinasi Covid-19 di Gedung Balikpapan Sport Convetion Center ( BSCC ) Dome Balikpapan, Sabtu pagi (19/6/2021), dengan target 10 ribu peserta yakni pra lansia, lansia, pelayanan publik hingga penyandang difabel.

Program vaksinasi yang dibuka secara resmi oleh Wali kota Balikpapan Rahmad Masúd ini sebagai upaya untuk mendukung percepatan vaksinasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan dan menargetkan vaksinasi selesai dalam 5 hari kedepan. Selain di Gedung Balikpapan Sport Convetion Center ( BSCC ) Dome juga digelar vaksinasi di 27 puskesmas. Khusus di Dome ditargetkan 800 orang selesai divaksin sedangkan di puskesmas sebanyak 1.300 orang perhari.

Dalam sambutannya Rahmad mengapresiasi kepedulian dan kontribusi yang diberikan pengusaha di Balikpapan yang tergabung dalam “Kill Covid-19” dan berharap langkah ini akan diiukti oleh pengusaha lainnya.

”Kegiatan ini merupakan langkah positif membantu pemkot Balikpapan dalam proses percepatan pelaksanaan vaksinasi, semoga menjadi contoh bagi pengusaha lainnya dalam,”ujar Rahmad

Rahmad juga meminta agar masyarakat Balikpapan terus melaksanakan prokes dalam kegiatan sehari-hari, akan jadi percuma jika sudah divaksin prokesnya malah tidak dijalankan. Jangan sampai kasus Covid-19 yang saat ini mulai meninggi di luar daerah khususnya Pulau Jawa terjadi di Kota Balikpapan juga.

“Untuk itu mari kita bersama-sama terus melaksanakan prokes dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mau mengikuti vaksinasi,” ujar Rahmad.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengungkapkan bahwa program percepatan vaksinasi dilakukan dengan menyiapkan 10 ribu dosis vaksin jenis Sinovac. Padahal tidak mudah mendapatkan 10 ribu vaksin, mengingat Balikpapan hanya memperoleh jatah vaksin paling banyak 6000 dosis.

“Waktu kegiatan ini juga pas ketika program vaksinasi dari pemerintah habis karena belum ada pengiriman lagi vaksin dari pusat, Kota Balikpapan malah bersyukur lanjut pelayanan vaksinasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan perwakilan “kill covid-19” Roy Wirawan, menurutnya launching vaksinasi kill Covid-19 di Balikpapan kali ini ada 10 ribu dosis sumbangan vaksin covid-19 dari Departemen Kesehatan diserahkan ke Dinas Kesehatan Kota Balikpapan untuk ditindaklanjuti dengan melakukan vaksinasi.

” Alhamdulillah dukungan dari dinas kesehatan, dukungan dari pak wali, dukungan dari semua pihak, mudah-mudahan semuanya bisa lancar dan jika lancar bisa diinformasikan dapat tambahan lagi,” katanya.

Hadir pada launcing vaksinasi di Gedung Balikpapan Sport Convetion Center ( BSCC ) Dome Balikapapan diantaranya, Penasehat Kill Covid Balikpapan Roy Nirwan, Perwakilan Dinas Kesehatan Kaltim Basuki, Wakil Ketua DPRD Budiono, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Sayid MN Fadli, Asisten Tata Pemerintahan Setdakot Balikpapan, perwakilan Kakesdam VI, Bid Dokkes Polda Kaltim, Dirut RS Hardjanto, dan jajaran Satgas Covid-19 Kota Balikpapan. (hel)

Telkomsel Siapkan Penyelenggaraan Teknologi Baru di Kota Balikpapan

May 11, 2021 by  
Filed under Balikpapan

BALIKPAPAN–Sebagai bentuk komitmen mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, Telkomsel terus melakukan rangkaian pengembangan dan persiapan untuk mengimplementasikan teknologi terbaru yang dapat mentrasformasi kehidupan dan kegiatan industri di Indonesia. Salah satu wilayah yang saat ini menjadi prioritas penyelenggaraan implementasi teknologi baru adalah Kota Balikpapan Kalimantan Timur.Keseriusan tersebut ditandai dengan kunjungan yang dilakukan Telkomsel kepadaPemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Jumat (30/04/2021).

Vice President Consumer Sales Area Pamasuka Agustiyono mengatakan, kunjungan Telkomsel ke Kota Balikpapan kali ini untuk bersilaturahmi sekaligus berdiskusi lebih jauh bersama Pemkot Balikpapan mengenai potensi pembangunan ekosistem digital yang inklusif melalui implementasi penyelenggaraan teknologi baru yang akan di terapkan Telkomsel di Kota Balikpapan. Dengan hadirnya teknologi baru Telkomsel di Balikpapan, akan menjadi modal penting bagi Telkomsel untuk mendukung berbagai pembangunan proyek besar yang akan dikerjakan Pemkot Balikpapan ke depan, serta mendukung dengan adanya Ibukota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

Terkait lokasi IKN baru di Kalimantan Timur, sejalan akan adanya badan pemerintahan pusat di kota Balikpapan guna pembangunan IKN baru, oleh karena itu hadirnya teknologi baruTelkomsel diharapkan membantu pelayanan badan pemerintahan.Saat ini, jumlah BTS yang berdiri di kota Balikpapan sudah lebih dari 1.200 unit dengan lebih dari 860 di antaranya mendukung jaringan 3G dan 4G. Tahun ini, ada lebih dari 25 BTS baru yang akan dibangun di wilayah Balikpapan. Dengan jumlah tersebut, layanan Telkomsel mampu mencakup 100 persen wilayah Balikpapan yang tercatat memiliki lebih dari 540 ribu pelanggan Telkomsel.

Sangat berartinya Balikpapan bagi Telkomsel juga ditunjukkan dengan secara aktifnya leading digital telco company ini menjalin kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di Kota Balikpapan untuk menghadirkan solusi digital yang inklusif. Di antaranya peran dalam dunia Pendidikan melalui program penyediaan kartu Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) untuk para pelajar di Balikpapan yang membantu selama masa pandemi dalam hal proses kegiatan belajar mengajar.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyambut dengan positif dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran teknologi baru dari Telkomsel di kota Balikpapan dan cukup penting karena Balikpapan sebagai kota penyangga IKN baru.
“Ke depannya kesibukan persiapan IKN baru tentunya akan semakin meningkat dan membutuhkan pelayanan dan teknologi yang semakin maju. Selain untuk kepentingan kota Balikpapan, Telkomsel juga akan mempunyai peran penting dalam pembangunan IKN baru,” ujar Rizal.

Sebagai operator terkemuka di Indonesia, Telkomsel yang mengedepankan prinsip customer-centricakanmengoptimalkan penggunaan teknologi terdepanuntuk dapat bertransformasi meningkatkan kapabilitas demi membawa solusi digital yang mampu menjawab kebutuhan pengguna dengan mengedepankan kolaborasi.Balikpapan merupakan kota industri yang memiliki banyak potensi serta sebagai kota penyangga lokasi IKN yang baru. Dengan hadirnya teknologi baru Telkomsel di kota ini tentu akan membuka lebih banyak peluang ke depan untuk berinovasi dan berkolaborasi, bukan hanya bagi Telkomsel tapi juga lintas sektor untuk Balikpapan yang lebih maju dan berkembang,” tutup Agustiyono. (*)

Pertamina Komit Terapkan Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja

January 29, 2021 by  
Filed under Balikpapan

BALIKPAPAN – Komitmen Pertamina RU V Balikpapan dalam menerapkan budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, Pertamina RU V Balikpapan menggelar upacara pembukaan bulan K3 secara terbatas. Kamis (28/1/2021)

“Bulan K3 menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan K3 sebagai elemen penting dalam mendukung visi RU 5,” ujar General Manager RU V Balikpapan, Eko Sunarno.

Tujuannya menurut Eko adalah sarana untuk meningkatkan kinerja dan peran aktif seluruh karyawan.

“Kegiatan ini juga bertujuan memupuk kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan tenaga kerja dan personil di tempat kerja, kehandalan dan keamanan aset perusahaan, dan terjaganya kondisi lingkungan kerja yang layak, bersih dan sehat,” jelasnya.

Eko menyampaikan agar dalam beraktivitas, semua pekerja tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Pandemi covid tidak boleh menyurutkan semangat kita dalam mengoperasikan kilang dengan sebaik mungkin. Namun kita harus patuh pada protokol kesehatan serta terus menjaga kesehatan,” tambahnya.

Tema peringatan bulan K3 di RU V Balikpapan adalah Penguatan SDM yang sehat, unggul dan berbudaya HSSE di RU V. “Melalui tema ini, dengan semangat kebersamaan, diharapkan RU V semakin solid untuk meraih target–target terkait kinerja HSSE” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Eko juga mengajak seluruh pekerja untuk berdoa atas terjadinya musibah di beberapa tempat. “Di awal tahun ini terjadi beberapa bencana, untuk itu kita harus tetap mawas diri. Selain itu, kita berdoa agar saudara-saudara kita yang terkena bencana diberikan kesehatan, ketabahan dan kesabaran menghadapi bencana” ujarnya.

Sementara itu, Region Manager Communication, Relations & CSR Kalimantan Roberth MV Dumatubun menyampaikan kegiatan bulan K3 tidak hanya melibatkan pekerja Pertamina saja, namun ada juga yang melibatkan masyarakat umum. “Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti lomba pembuatan video berprilaku aman dalam kehidupan sehari-hari. Syarat dan ketentuannya dapat dilihat IG pertamina_ru5” katanya.

Selain kegiatan lomba, menurut Roberth, Pertamina berencana akan kembali membagikan masker. “Ini untuk mengingatkan kembali bahwa kita semua harus terus mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker” tutupnya. (*)

Satgas Covid-19 Balikpapan Laksanakan Operasi Prokes dan Tes Antigen

January 26, 2021 by  
Filed under Balikpapan

BALIKPAPAN –Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Balikpapan guna menekan angka penularan covid-19 di Balikpapan Kalimantan Timur, ditindaklanjuti tim Satgas Covid-19 Balikpapan dengan menggelar operasi protokol kesehatan dan tes antigen acak perdana di dua lokasi, pintu masuk kota yakni Kilometer 13, Balikpapan Utara dan Lamaru, Balikpapan Timur, Senin (25/1/2021).

Ketua Satgas Covid-19 Kota Balikpapan yang juga Wali Kota Balikpapan, HM Rizal Effendi langsung hadir memimpin operasi tersebut, didampingi Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Balikpapan, Andi Sri Juliarty, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Sudirman Djayaleksana.

Wali Kota menerangkan, pelaksanaan pemeriksaan di jalur darat ini tak hanya menyasar pendatang luar daerah yang akan masuk Kota Beriman, namun ada tiga hal yang diperiksa, pertama terkait penerapan protokol kesehatan.

“Apakah diterapkan atau tidak. Jika tidak diterapkan maka akan dikenakan denda. kemudian juga kami periksa surat-surat mobil dan kendaraannya Apakah memenuhi syarat,” katanya.

Selain itu tentu saja dilakukan pemeriksaan secara acak terhadap penumpang dari luar Balikpapan.

“Mereka dites antigen, apakah reaktif atau non reaktif. Jika reaktif maka kami minta kembali ke daerahnya dan kami akan laporkan pada dinas kesehatan daerah asal, kalau Samarinda ya Dinkes Samarinda, kalau Kukar ya Dinkes Kukar, atau lainnya,” terangnya.

Upaya ini merupakan bentuk tindak lanjut jika ditemukan warga reaktif yang akan masuk Balikpapan. “Kita juga melaksanakan operasi serupa di Lamaru. Jadi yang masuk dari Samboja juga dicek seperti di Kilometer 13,” jelasnya.

Kegiatan ini rencananya akan berlangsung sampai dengan tanggal 29 Januari. Selanjutnya, menurut wali kota, operasi juga akan bergerak di pelabuhan feri, terminal dan beberapa tempat.

Pelaksanaan operasi ini bertujuan menekan angka terkonfirmasi positif di kota Balikpapan yang belakangan meningkat sangat tajam. Belakangan rumah sakit juga penuh dan meski menjadi perhatian.

“Karena rata-rata sekarang setiap hari di atas 100. Dan yang terbesar adalah cluster keluarga. Mudah-mudahan operasi ini bisa menekan kembali angka terkonfirmasi positif,” urainya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menambahkan, tes antigen yang dilaksanakan hari ini bersifat skrining. “Makanya terlebih dahulu dilakukan cek kedisiplinan penumpang dalam penerapan protokol kesehatan. Jadi itu yang kami utamakan,” katanya.

Kemudian apabila ditemukan tidak disiplin, maka diminta rapid test antigen. Menurut Dio, sapaannya, setelah dites antigen, pengendara harus menunggu 30 menit sampai dengan hasilnya keluar.

“Jika reaktif diminta ke daerah asal untuk melaksanakan pemeriksaan lanjutan,” ujarnya. Apabila ada yang menolak tes, maka akan diedukasi sampai bersedia.

Keseluruhan ada 100 alat tes antigen yang disiapkan di masing-masing pos. Sampai satu jam pelaksanaan, masih belum ada penumpang yang terdeteksi reaktif. “Terkait lama pelaksanaan kami mengikuti kepala Dishub sebagai koordinator,” tandasnya.

PPKM terdiri dari membatasi tempat kerja/perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work Form Officesebesar 25 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. Kemudian melaksanakan kegiatan belajar/mengajar secara daring/online. Selanjutnya, untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat dapat beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Kemudian melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan seperti kegiatan restoran (makan/minum di tempat sebesar 25 persen) dan untuk layanan makanan melalui pesan antar/bawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran dan pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mal sampai dengan pukul 19.00 WIB.

PPKM juga mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen dengan syarat penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat. Terakhir mengizinkan tempat ibadah untuk dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dengan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Lindungi diri anda, keluarga dan orang tersayang dari penularan penyakit Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak atau tidak berkerumun. (Hel/*)

Balikpapan Luncurkan UMKM Care Center untuk Menjaga Daya Tahan Usaha

September 1, 2020 by  
Filed under Balikpapan

Vivaborneo.com, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Balikpapan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kaltim meluncurkan Usaha Menengah Kecil dan Menengah (UMKM) Care Center Balikpapan (UCCB) di Balai Kota, Selasa (1/9/2020). Read more

Next Page »