ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Pemkab Kukar Canangkan Bangun Pusat Perkantoran dan Bisnis

November 1, 2010 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG-vivaborneo.com, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana membangun Pusat Perkantoran dan Bisnis yang terletak di lahan sebelah barat Jam Bentong (eks landasan pacu Cabang Olahraga Gantolle PON XVII).Rencana pembangunan pusat perkantoran dan bisnis  itu sebenaranya sudah tercetus saat H Syaukani HR masih menjabat sebagai Bupati. Kemudian rencana tersebut diteruskan oleh Bupati Kukar Rita Widyasari, sesuai dengan keinginannya agar semua perusahaan yang beroperasi di Kukar wajib berkantor di Tenggarong.

Rencananya pada 7 November mendatang akan digelar acara Pencanangan pembangunan pusat perkantoran dan bisnis tersebut. Untuk mempersiapkan acara pencanangan  itu, Senin (1/11) kemarin digelar rapat yang dipimpin oleh Asisten III Bidang Aparatur dan Keuangan Setkab Kukar Sutrisno diruang rapat Sekda.

Rapat tersebut dihadiri instansi terkait, diantaranya Bappeda, Dinas PU, Kantor Pengeloaan Aset Daerah,Humas dan Protokol Pemkab Kukar serta Dinas Perhubungan.

Rapat tersebut digelar untuk pembagian tugas untuk masing-masing instansi terkait dalam acara pencanangan pembangunan perkantoran itu.

Usai rapat, dilakukan peninjauan ke lokasi rencana pembangunan kompleks perkantoran oleh Sekretaris Bappeda M Ridha Darmawan, didampingi dari Dinas PU, Dinas Perhubungan, Bagian Perlengkapan dan dari Kantor Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman.

Ridha mengatakan, waktu pembangunan belum bisa dipastikan karena masih akan dilakukan persiapan-persiapan, diantaranya pelelangan.
Dijelaskannya bahwa pelelangan tersebut nantinya merupakan lelang lahan. Yaitu siapa yang menyewa paling tinggi kemudian seberapa cepat dia menyelesaikan bangunannya itu yang menang.

Rencana pembangunan Perkantoran tersebut akan dilakukan diatas tanah milik Pemkab Kukar sendiri (eks Landasan Pacu Gantolle) yaitu seluas delapan hektar.

Rancangan pembangunan pun sudah ada, yaitu akan dibangun tujuh lantai. Tiga lantai pertama digunakan untuk pusat perbelanjaan, dan empat lantai berikutnya  untuk pusat perkantoran swasta.

“Yang jelas karena bukan Pemkab yang membangun, tapi pihak swasta atau investor maka biaya pembangunan tak jadi soal. Kita hanya menyediakan lahannya saja,” ujar M Ridha saat ditemui disela-sela peninjauan lahan.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa pada pertengahan 2011 diharapkan  pembangunan bisa dimulai dan selesai secepatnya. (vb/heru)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.