ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Gubernur Kaltim : Pemuda Harus Tangkap Peluang Perkebunan

November 20, 2010 by  
Filed under Agrobisnis

Share this news

SAMARINDA–vivaborneo.com, Peluang kerja yang semakin terbuka di sektor pertanian dan perkebunan hendaknya dapat ditangkap sebagai kesempatan kerja yang seharusnya dapat dimanfaatkan bagi peningkatan kesejahteraan, tak terkecuali bagi generasi muda. Demikian penegasan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek ketika ditanya wartawan tentang peran pemuda dalam proses pembangunan di Kaltim.

”Saat ini misalnya, terbuka kesempatan kerja untuk sektor perkebunan, mereka yang saat ini masih menganggur di daerah-daerah perkotaan harus mampu menangkap peluang kerja ini,” kata Awang Faroek.

Kecenderungan yang bisa dipahami bahwa saat ini para pemuda lebih banyak berpikir untuk mencari pekerjaan hanya di daerah-daerah perkotaan. Padahal peluang kerja perkebunan masih sangat terbuka di daerah-daerah pedesaan dan pedalaman.

Memang menurut Awang Faroek, jiwa muda akan selalu tertantang oleh arus modernisasi yang pada umumnya lebih mudah diperoleh di daerah perkotaan, seperti mal, tempat hiburan dan fasilitas-fasilitas lain yang selalu menjadi target muda-mudi.

Namun diingatkan agar pemuda bisa berpikir jauh ke depan. Pemuda tak boleh hanya menggantungkan harapan dan masa depan mereka di daerah perkotaan saja, sebab dengan bekerja di desa, secara otomatis para pemuda pun telah memberi sumbangsih bagi kemajuan daerah. Terlebih lagi, jika secara ekonomi kawasan-kawasan perkebunan tersebut kelak akan terus berkembang hingga membentuk kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Gubernur juga mengingatkan peran lembaga dan organisasi kepemudaan agar lebih banyak melakukan program yang langsung bersentuhan bagi peningkatan kemampuan dan keterampilan para pemuda dalam berbagai bidang usaha. Hal ini penting agar tidak memberi kesan, bahwa organisasi pemuda hanya menjadi wadah berkumpul tanpa memberi kontribusi yang signifikan bagi kemajuan daerah.

Disarankan aga organisasi pemuda dapat melakukan kerjasama dengan berbagai Balai Latihan Kerja (BLK) yang tersebar di kabupaten dan kota. Hal ini diperlukan agar pemuda bisa memiliki kemampuan memadai untuk mengisi pasar kerja atau berwira usaha dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat yang lainnya.

”Saya yakin para pemuda mampu melakukan itu,” tandas gubernur. (vb/sam)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.