ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Eceng Gondok Sebagai Media Jamur Tiram

November 23, 2010 by  
Filed under Agrobisnis

Share this news

ECENG gondok (Eichhornia Crassiper Mart Solm) yang dalam bahasa daerah Kutai disebut dengan Kumpai, selama ini dipandang sebagai gulma pengganggu yang tak bermanfaat.Eceng gondok yang tumbuh liar dimedia air tawar memang sangat banyak didapatkan di sungai Mahakam, serta dua danau besar di Kutai Kartanegara (Kukar) yaitu Danau Semayang dan Melintang. Tak jarang keberadaan Eceng gondok dalam jumlah besar sangat mengganggu aktifitas warga, misalnya mengganggu lalu lintas perairan, mengancam rusaknya karamba, serta mengotori perairan.

Namun kini melalui kajian Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kukar, Eceng Gondok bisa dimanfaatkan sebagai media tanam budidaya jamur tiram putih.

Untuk itu dalam rangka mengembangkan pemanfaatan eceng gondok sebagai media tanam jamur, Balitbangda Kukar menggelar seminar kajian tentang pemanfaatan eceng gondok tersebut, Selasa (23/11) kemarin di ruang rapat kantor Balitbangda.

Seminar tersebut diikuti oleh perwakilan kelompok tani/perkebunan dari beberapa Kecamatan se Kukar, serta dari dinas/instansi terkait.Sedangkan narasumber pada seminar tersebut yaitu dari Universitas Mulawarman, dan dari Balitbangda Kukar.

Dalam sambutannya saat membuka seminar itu, Kepala Balitbangda H Hermawan mengatakan salah satu arah pemabangunan Kukar yaitu pengembangan pertanian dalam arti luas akan berdampak pada kegiatan teknologi pertanian dan berbagai inovasi lainnya. Sehingga perlu dipikirkan bagaimana mengembangkan inovasi pertanain termasuk dalam hal pemanfaatan gulma sebagai media tanam.

“Dengan sentuhan penelitian dan analisa, diharapkan pemanfaatan gulma ini mampu memberikan konstribusi peningkatan nilai gulma yang akan menjadi produk utama atau turunan. Sehingga memberikan manfaat pada peningkatan ekonomoi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu mengapa dipilih jamur tiram putih sebagai produk turunan dari eceng gondok yang sudah diproses menjadi media tanam, dikatakannya karena prospek jamur tiram putih sangat menjanjikan.

Saat ini kebutuhan pasar akan jamur tiram yang dikenal akan kandungannya yang bermanfaat bagi tubuh memang belum terpenuhi.Harga jualnya pun cukup tinggi yaitu antara  20 hingga 40 ribu rupiah per kilo nya.Dari proses penyiapan media hingga bisa dipanen tak begitu lama, yakni kurang lebih tiga bulan saja.

“Saya harap para peserta dapat mengikuti seminar ini dengan baik. Dan nantinya bisa menerapkan budidaya jamur dengan media eceng gondok ini, dengan harapan mampu meningkatkan pendapatan,” harapnya. (vb/heru)


Share this news

Respon Pembaca

Satu Komentar untuk "Eceng Gondok Sebagai Media Jamur Tiram"

  1. alvi on Tue, 17th Apr 2012 5:41 pm 

    saya ingin tau lebih dalam tentang cara membuat eceng gondok mwnjadi media tanam itu gimana ya,,????

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.