Subscribe to Vivaborneo.com  Informatif, Santun, Tak TerbatasNews FeedSubscribe to Vivaborneo.com  Informatif, Santun, Tak TerbatasComments

ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Distan Perlu Kolaborasi dengan Stiper

November 19, 2021 by  
Filed under Agrobisnis

FaisalRranchman

SANGATTA– Ketua Komisi B DPRD Kutim Faisal Rachman meminta jajaran Dinas Pertanian Kutm menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pertanian (Stiper) Kutim, sehingga berbagai kajian yang telah dilakukan sekolah tinggi itu bisa dimanfaatkan, guna mendukung program pertanian ke depannya. Hal ini sesuai juga dengan salah satu visi bupati untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

“Sebenarnya banyak kajian yang telah dilaksanakan Stiper, namun belum banyak dimanfaatkan oleh pemerintah Kutim sendiri. Saya yakin dan optimis, jika Dinas Pertanian menggandeng Stiper, hasil yang diperoleh akan lebih baik lagi ke depannya,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Stiper diharapkan meningkatkan produksi pertanian, baik tanaman padi maupun pertanian lainnya yang dikelola masyarakat. Jika hasil kajian Stiper dipadusinkronkan dengan program Dinas Pertanian, tentunya hasil yang diperoleh akan berbeda.

Bukan itu saja, hendaknya Stiper juga diberikan kesempatan untuk melakukan kajian secara ilmiah bekerjasama dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis lainya. Dengan harapan kajian tadi bisa diterapkan oleh petani di lapangan, untuk meningkatkan produksi pertanian masyarakat.

Faisal selaku Ketua Komisi B yang membidangi pertanian, akan berusaha untuk memfasilitasi hal ini. Pihaknya berjanji berkoordinasi dengan Distan dan Stiper, agar kolaborasi antara keduanya bisa terlaksana dengan baik dan membuahkan hasil yang maksimal juga. (adv)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.