ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Kaltim Siap Laksanakan Sensus Penduduk 2010

October 22, 2009 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – vivaborneo.com- Bangsa Indonesia akan melaksanakan Sensus Penduduk (SP) 2010 yang dilakukan serentak secara nasional. Pelaksanaan SP ini mulai tanggal 1 hingga 31 Mei 2010 dengan tujuan untuk mendapatkan data dasar penduduk lengkap sehingga tidak ada satupun penduduk yang terlewatkan untuk dicacah atau didata. Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Johny Anwar usai acara Lokakarya Pelayanan Perizinan Penyiaran, di Aula Bappeda Kaltim Selasa (20/10).“Ada dua konsep yang diterapkan dalam pencacahan. Apabila penduduk bertempat tinggal tetap, maka akan dicatat dimana dia tinggal tersebut, namun apabila orangnya berpindah-pindah, maka akan dicatat dimana dia berada saat sensus dilaksanakan, “ ujarnya.

SP 2010 akan mendata semua penduduk yang tinggal di seluruh wilayah Indonesia, baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang bertempat tinggal tetap atau sementara.

Untuk Kaltim, petugas yang disiapkan sebanyak 7.000 orang yang direkrut dari BPS kabupaten/kota setempat. ”Petugasnya adalah orang setempat yang tahu betul tentang daerah dan lingkungannya, sehingga petugas ini daapt dengan mudah diterima dimasyarakat,” jelasnya.

Petugas akan mendatangi setiap tempat tinggal penduduk untuk melakukan pendataan dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner) tertentu. Setelah itu, petugas akan menempelkan stiker SP 2010 pada tempat yang mudah dilihat agar tidak didata dua kali oleh petugas. Petuga pendata ini juga akan dilengkapi dengan tanda pengenal dan surat tugas.

Dalam pendataan kepada masyarakat, petugas SP 2010 ini tidak dipungut biaya. “Yang perlu disiapkan oleh masyarakat hanyalah menjawab setiap pertanyaan petugas dengan jujur dan benar. Seperti nama lengkap dan bukan nama panggilan,” imbaunya.

Selain untuk menghitung jumlah penduduk, sensus ini juga akan mendata potensi desa dan akan mendapatkan potret terbaru wilayah administrasi, serta satuan lingkungan setempat.”Sensus ini nantinya juga akan mendata nomor identitas penduduk, sehingga setiap pendudk Indonesia mempunyai satu nomor identitas yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti layanan kesehatan atau perbankkan,” ujarnya. (vb-01)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.