ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Kabut Asap Landa Kutai Barat

September 10, 2009 by  
Filed under Daerah

Samarinda.vivaborneo.com. Kabut asap yang melanda di dusun Bloan kecamatan Muara Pahu Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur semakin mengkhawatirkan. Kabut yang melanda dusun tersebut sudah berlangsung selama beberapa minggu ini dengan jarak pandang masih jauh sekitar 300 meter hingga 500 meter.

Beberapa hari ini kabut asap semakin tebal. ”Jarak pandang hanya sekitar 5 meter hingga 10 meter,” ujar Ferry warga dusun setempat kepada vivaborneo.com pada (10/9).

Kabut tersebut selain mengganggu aktivitas sehari-hari warga, yang lebih mengkhawatir akan mengganggu kesehatan. Karena situasi kabut semakin hari semakin menebal dan ditakutkan warga akan mengalami gangguan pernapasan.

”Kalau siang hari (jam 10 pagi hingga siang) cuaca terasa panas dan bernapas agak sesak,” katanya.

Masyarakat sangat berharap agar adanya tim dari pemkab untuk melakukan pemantauan dilapangan khususnya memeriksakan kesehatan masyarakat atas imbas kabut asap tersebut.

Kabut asap tidak hanya terjadi di daerah-daerah pedalaman tetapi juga melanda kota seperti kota Samarinda terjadi kabut asap. Hanya saja masih dalam tahap yang masih bisa ditoleransi walaupun cuaca terasa panas.(vb/016)

Respon Pembaca

Satu Komentar untuk "Kabut Asap Landa Kutai Barat"

  1. Ferry Edy on Sun, 13th Sep 2009 6:57 am 

    Koreksi dikit,beloan kampung bukan dusun.Dikampung ini skrg air sungainya juga hampir kering,skitar 1 setengah meter kdalaman ditengah sungainya.Banyak keramba ikan warga setempat terancam kekeringan.Akibat kemarau berkepanjangan.Seharus nya pemerintah agak sedikit perihatin dengan keadaan warga dsni misalnya memberikn bantuan dn mendatangkn puskesmas gratis.

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.