ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Tidak Terjadi Lonjakan Harga Sembako di Wilayah Utara

August 18, 2011 by  
Filed under Kalimantan Timur

TANJUNG REDEB – vivaborneo,com, Wakil Gubernur Kaltim , H Farid Wadjdy kepada sejumlah wartawan cetak dan elektronik di ruang Tunggu Bandara Kalimarau, Berau (16/8) mengatakan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri di empat kota tersebut relatif aman dan tercukupi.
Diakuinya,  di tiap-tiap kota  memang  terjadi kenaikan beberapa komoditas kebutuhan pokok antar 10-20 persen, tetapi kenaikan tersebut masih dalam batas wajar, karena memang banyaknya permintaan yang membutuhkan.
“Bahkan dari laporan Bupati Bulungan, ada beberapa bahan pokok yang justru mengalami penurunan yaitu bawang putih dan bawang merah karena pasokan yang berlimpah dari provinsi lain,” ujarnya.

Wagub mengimbau kepada para pedagang untuk tidak mengambil keuntungan yang besar ketika memanfaatkan momen Idul Fitri 1432 Hijriah tahun ini. Sehingga hal tersebut dapat membantu pemerintah dan masyarakat luas dalam mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan.

“Ini menunjukkan adanya empati dari pedagang, khususnya para pedagang di wilayah utara  selama puasa dan dalam menyongsong Hari Raya tahun ini. Mudah-mudahan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri tahun ini dengan tenang dan tidak terjadi  gejolak harga,” ujarnya.

Bahkan Wagub mengapresiasi kegiatan di masyarakat yang mengadakan kegiatan pasar murah dan sejenisnya baik yang diadakan oleh instansi pemerintah, swasta maupun oleh komunitas-komunitas  di masyarakat.
Dari pantauan empat kota yang dikunjungi, masalah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) memang masih menjadi masalah yang harus dicari pemecahannya.

“Kendala yang dihadapi tiap kota yang kita kunjungi adalah masih terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat banyaknya kendaraan dan kurangnya pasokan yang diterima oleh SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum),” ujarnya. (vb/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.