ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Santri Jawa Barat Bimbing Pelajar Samarinda

August 10, 2012 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Samarinda – vivaborneo.com,  Sebanyak 38 santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah Kuningan, Jawa Barat (Jabar) memberikan bimbingan Syariat Islam kepada siswa SMP Negeri 31 Palaran, Samarinda, Provinsi Kaltim dalam Pesantren Kilat di Samarinda.

“Pesantren Kilat di SMPN 31 Palaran Samarinda ini digelar selama empat hari, yaki mulai 6 hingga 9 Agustus 2012,” kata Muhammad Furqon, Ketua Pembimbing Pesantren Kilat Putra, saat ditemui di SMPN 31 Palaran, Jumat.

Menurutnya, jumlah pembimbing (mentor) pembelajaran Syariat Islam bagi siswa SMPN 31 Palaran, dari Ponpes Husnul Khotimah Kuningan tersebut terdapat 38 santri, yakni terdiri dari 17 santri putra dan 21 santri putri.

Ke 38 santri tersebut merupakan siswa SMA di Ponpes tersebut mulai kelas 1 hingga kelas tiga. Sedangkan semua santri yang memberikan ajaran Islam terhadapa siswa SMPN 31 Palaran itu merupakan santri yang berasal dari wilayah Kalimantan.

Mereka berasal dari empat provinsi di Kalimantan, yakni ada yang dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Keberadaan mereka di Samarinda dalam rangka libur Ramadhan dan Idul Fitri. Setelah mereka memberikan ajaran Islam terhadap siswa di SMP 31 itu, selanjutnya mereka akan mudik ke kampung halaman masing-masing di seluruh Kalimantan.

Selama di Samarinda, lanjutnya, mereka menginap di Yayasan Bima Tazkiyah Samarinda, termasuk fasilitas dan keperluan lain juga ditanggung oleh yayasan tersebut.

Sejumlah pelajaran Syariat Islam yang ditularkan kepada siswa SMPN 31 Palaran antara lain praktik shalat, mengaji dan memperdalam ilmu agama, termasuk pemberian materi tentang Rukun Iman dan Rukun Islam.

Dikatakan, siswa SMP yang mendapat bimbingan tersebut terbagi menjadi 30 kelompok, yakni sembilan kelompok putra yang ditangani oleh 17 santri putra. Masing-masing kelompok putra terdapat 12 hingga 15 siswa.

Sementara untuk kelompok putri ditangani oleh santri putri, yakni masing-masing kelompok  terdapat 8 hingga 10 siswi.

Ketua Pembimbing Pesantren Kilat putri Sahara Hamas Intifadhah, mengatakan bahwa dia dan teman-temannya merasa bersyukur karena ilmu yang didapat dari Ponpes Husnul Khotimah Kuningan dapat ditularkan kepada siswa SMPN 31 Palaran.

Sementara Nyuwiro, Kepala SMPN 31 Palaran mengaku bangga dengan para santri dari Kuningan tersebut yang mau berdakwa, sekaligus memberikan ajaran Islam kepada para anak didiknya.

Dia juga berterimakasih kepada pengelola Yayasan Bima Tazkiyah Samarinda karena sudi memberikan fasilitas terhadap para santri, sehingga siswa SMPN 31 Palaran dapat merasakan pelajaran tambahan mengenai Syariat Islam. (vb/fr)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.