ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

PDRD Kaltim Triwulan II 2012 Capai Rp108,1 Triliun

August 7, 2012 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – vivaborneo.com, Kondisi perekonomian Kaltim  triwulan II tahun 2012 berdasarkan besaran Product Domestik Regional Bruto (PDRB)   dengan harga konstan mencapai Rp108,1 triliun dengan komponen Minyak dan Gas (Migas) atau Rp71 triliun tanpa komponen Migas.

Jika dibandingkan dengan PDRB triwulan pertama 2012 yang mencapai Rp109 triliun dengan Migas dan Rp70 tanpa Migas, maka terjadi pertumbuhan sebesar 0,14 persen.
Demikian dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Johnny Anwar  saat memberikan rillis resmi  PDRB Kaltim triwulan II di Samarinda, Senin (5/8).

“Jika dilihat dari struktur ekonomi, hampir semua sektor ekonomi mengalami peningkatan dibanding triwulan sebelumnya, kecuali sektor pertanian dan sektor industri  pengolahan yang terkoreksi masing-masing negatif 3,74 persen dan negatif  1,80 persen,” ujarnya.

Sektor ekonomi yang mengalami pertumbuhan tertinggi pada triwulan II ini adalah sektor keuangan dengan tingkat pertumbuhan 6,02 persen. Sedangkan sektor pertambangan sebagai leading sektor ekonomi Kaltim, pada triwulan II mengalami pertumbuhan 0,32 persen atau melambat dibanding triwulan sebelumnya.

Sumbangan komponen Migas selama beberapa dekade ini menjadi primadona Kaltim, namun dalam tahun 2012  mulai tergeser oleh sektor pertambangan yang memberikan kontribusi besar bagi perekomonian Kaltim
Sektor migas, terus mengalami penurunan seiring dengan menurunnya produsksi minyak dan gas bumi Kaltim. Namun kondisi ini berbanding terbalik dengan booming sektor batubara yang nilainya melebihi dua kali  lipat nilai migas.

“Pada triwulan Dua  ini lapangan usaha minyak dan gas bumi sebesar Rp16,57 triliun sedangkan pertambangan tanpa migas termasuk batubara sebesar Rp35,64 triliun,” jelasnya.

Kaltim yang masih mengandalkan kinerja dari komoditas ekspor primer, pertumbuhan ekonomi Kaltim pada triwulan II 2012 sangat dipengaruhi oleh kinerja produksi Migas dan barubara.

Ditengah situasi harga yang bergejolak di pasar internasional pada triwulan dua ini, perekonomian Kaltim masih mengalami surplus pada komponen net ekspor sebanyak Rp72,7 triliun.
Komoditas barang untuk tujuan ekspor antara lain Liquid Natural Gas (LNG), minyak mentah, batubara, Crude Palm Oil (CPO), dan pupuk. Sedangkan yang merupakan impor antara lain minyak mentah, mesin, peralatan dan barang konsumsi serta barang modal. (vb/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.