ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Modal 2 Badut Kini Kewalahan Order

August 29, 2012 by  
Filed under Profile

Nina Evayanti Hiefnie Effendy seorang wanita karier sekaligus ibu rumah tangga yang kini menangani event organizer (EO). Bisnis yang dia bangun dengan bendera “Abang & Ade Birthday Package sejak 2003 ini semakin berkembang.Berawal dari keinginan anak pertamanya menghadirkan badut dalam pesta ulang tahunnya, Nina mengabulkan permintaan tersebut.

“Dulu anak pertama dan kedua yang masih berumur tiga tahun dan satu tahun minta dirayakan ulang tahunnya bersamaan. Dia minta badut karakter Mickey dan Minie Mouse, maunya badut itu tetap ada menemani dia tidur saat malam.Daripada repot ya saya belikan aja,” kenang Nina ibu tiga anak ini.

Namun setelah itu, ternyata kostum badut yang dia beli malah banyak disewa oleh teman dan tetangga. Melihat ada peluang, Nina pun perlahan menambah perbendaharaan badut karakter lain untuk disewakan, hinggga saat ini sudah mencapai 80 karakter kostum badut di show roomnya.

“Tapi dulu sempat salah perhitungan. Saya membeli terlalu banyak kostum badut yang tidak sesuai dengan pemasukan. Jadi sampai kehabisan modal tidak bisa mengembangkan usaha lagi,” ujar perempuan kelahiran 10 Maret 1977 ini.

Namun perlahan dengan niat dan semangat untuk sukses, Nina mulai membenahi manajemen usahanya dibantu sang suami M Lukman.

“Saat awal dulu menyebarkan brosur di jalan. Bahkan waktu belum memiliki karyawan saya dan suami terjun langsung. Saya jadi pembawa acara dengan kostum peri dan suami saya jadi badutnya,” katanya mengenang sambil tertawa.
Nina mengaku awalnya sama sekali tidak terpikir untuk berbisnis.

“Cita cita saya itu sebenarnya jadi guru Taman Kanak Kanak. Saya suka anak anak, tapi gagal karena tahun 1995 saya diterima sebagai karyawan Bank. Sampai sekarang saya masih bekerja di bank ber plat merah tersebut. Karena kesibukan bekerja dan terkena mutasi keluar daerah membuat kuliah saya terlantar dan akhirnya berhenti.Padahal kuliah saya sudah semester 7 di Universitas 17 Agustus Samarinda Fakultas Hukum,” papar Nina.

Sambil bekerja, dia dan suaminya yang bekerja sebagai pegawai BUMD terus mengembangkan usaha E0 tersebut.

“Sekarang sudah tak perlu sebar brosur lagi, cukup dari mulut ke mulut. Itu saja sudah kewalahan.Tak hanya badut, ada juga paket kebutuhan ulang tahun mulai dari undangan, dekorasi panggung, atraksi sulap, elektone , sound system, Penyanyi Cilik, Souvenir , Konsumsi , bahkan dokumentasi foto dan shoting,” jelas perempuan yang tinggal di Jalan Kartini No 44 Samarinda, yang sekaligus Rumah dan tempat usahanya.

Tak hanya kostum badut ulang tahun saja, dia juga sering diminta berbagai perusahaan dan instansi pemerintahan untuk membuat maskot sebuah event dan dekorasi ruangan.

“Maskot Pekan Olah Raga Nasional (PON) di Kaltim lalu saya juga yang diminta membuatnya (Boneka Maskot Beruang Madu dan Ikan Pesut). Asal pemesanannya tidak mendadak, bisa saya layani,” beber Nina.

“Saya tidak mengira bisa berkembang seperti sekarang. Dulu saya hanya mendapat order Sabtu dan Minggu. Jadi saat itu saya sendiri yang membuat souvenir dan assesories lainnya. Tapi sekarang karena terlalu banyak orderan jadi saya serahkan ke orang lain,” ucap Nina.

Dari usahanya tersebut, Nina mengaku dapat meraup omzet hingga 15 juta perbulannya.

“Kalau sewa badut biasanya sepi pada bulan Ramadhan. Tapi bukan berarti pendapatan saya menurun. Banyak yang meminta agar saya menghias perusahaan dan Mal dengan pernak pernik menarik seperti untk momen Lebaran, Imlek, Natal ataupun Valentine,” ungkap ibu dari M Ananta Hiefmananda Putra, Clarissya Evalunia dan M Atansya Hiefmananda Putra ini.

Nina mengaku harus selalu masuk ke dalam dunia anak anak agar dapat tahu karakter kartun apa yang sedang digemari anak anak.

“Saat ini lagi populer karakter Angry Bird dan Shaun The Sheep. Tapi yang tak pernah pudar dan selalu digemari adalah kartun dari Walt Disney seperti Mickey dan Minie Mouse serta Tom dan Jerry,” ucap anak pasangan Hiefnie Effendy dan Halimah Tusa’diah ini.

Meski bisnisnya semakin berkembang, namun Nina tak lantas melupakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga.
“Saya jarang ada waktu santai. Pekerjaan di kantor juga menyedot waktu. Tapi kalau ada waktu libur saya manfaatkan berkumpul dengan keluarga dan anak anak.

Alhamdulillah berkat usaha ini bisa umroh. Dua kali, bisa bepergian dengan keluarga ke Malaysia, Singapura. Insyaallah bulan Nopember nanti kami akan bepergian ke Kuala lumpur lagi,”pungkasnya. (*/vb)

Respon Pembaca

3 Komentar untuk "Modal 2 Badut Kini Kewalahan Order"

  1. yonatan on Mon, 28th Jan 2013 11:38 am 

    Berapa no yg bisa saya hubungi apabila saya ingin sewa…??? Terima Kasih.

  2. Oposh on Sat, 16th Mar 2013 1:58 pm 

    Bisa minta contact person Ibu Nina Evayanti Hiefnie Effendy?
    thanx…

  3. Sitimamto on Tue, 3rd Feb 2015 5:41 am 

    Assalamualaikum mb nina mw tya awal mualai usaha EO gmn mb?

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.