ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Festival Ramadan Perebutkan Tropi Gubernur

August 22, 2011 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – vivaborneo.com, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pendidikan Kaltim dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kaltim dengan menggandeng even organizer Media Kreatif Samarinda menyelenggarakan Festival Ramadan sekaligus Konser Amal bagi anak yatim  piatu.

Dalam sambutannya Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menegaskan agar masyarakat jangan sampai terjebak konsumerisme atau hanya memenuhi kebutuhan fisik yang melanda hampir di setiap sisi kehidupan.

“Arus globalisasi bahkan reformasi, disadari atau tidak olah masyarakat akan menggiring kita kepada upaya-upaya pemenuhan kebutuhan fisik semata tanpa melihat tuntutan terhadap pemenuhan kebutuhan rohani dan kejiwaan,” kata Awang Faroek Ishak pada Konser Amal dan Festival Ramadhan Berbagi di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur, Sabtu (20/8).

Menurut dia, di tengah-tengah kondisi kehidupan kebangsaan dan masyarakat yang penuh dinamika saat ini, maka perlu menyamakan visi dan persepsi bahwa pembangunan yang diakukan tidak bermuara pada pemenuhan kebutuhan fisik semata tetapi kebutuhan rohani.

Sehubungan dengan itu, hendaknya dipahami bahwa membangun Indonesia termasuk daerah ini sebagai sebuah bangunan yang kokoh fisiknya, kokoh pula jiwanya. Perwujudan dari lagu kenegaraan kita Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya.

“Dalam lingkup itulah,  saya memandang kegiatan Festival Ramadhan ditutup dengan konser amal dan buka puasa bersama anak panti ini harus kita maknai sebagai pengisian jiwa untuk memiliki apresiasi kesenian. Apresiasi itu sendiri kita butuhkan sebagai bagian dari strategi kita membangun insan-insan Indonesia yang kuat badannya dan kuat jiwanya,” Awang Faroek.

Selain itu, perlu mengingatkan agar senantiasa menggali potensi yang dimiliki, termasuk potensi di bidang seni dan budaya. Intervensi teknologi informasi dengan segala muatannya yang melanda saat ini, selayaknya disaring dengan sangat ketat. Walaupun, seni dan budaya yang datang dari luar tidak seluruhnya buruk.

Akan tetapi, kita pun pantas menyeleksinya dengan ketat, karena banyak pula seni dan budaya dari luar itu yang tidak sejalan budaya, norma bahkan agama yang dipeluk masyarakat Indonesia.

“Kita memiliki keragaman seni musik yang kaya dengan kekhasan Nusantaranya dan sesuai dengan norma-norma agama dan kaidah masyarakat lokal. Galilah seni tradisi yang kaya itu agar ia membumi dan menjadi bagian yang kita bangga-banggakan bagi generasi dan anak cucu kita,” harap Awang Faroek.

Festival Ramadhan 1432 Hijriah diisi dengan berbagai lomba, yakni lomba menyanyi lagu Islami, Da’i Cilik dan mewarnai serta fashion show yang memperebutkan Piala Gubernur Kaltim.

Untuk juara lomba mewarnai Taman Kanak-Kanak dimenangkan Agus Satria, Felicia dan Anna Syahwa. Tingkat Sekolah Dasar dimenangkan Adelina Anisa, Syahril Baizura dan Annisa Putri. Sedangkan lomba Da’i Cilik dimenangkan Faradita Sekar, Muhammad Firdaus Nur dan Tazkia Aulia.

Sementara itu juara fashion untuk kategori A dimenangkan Zahwa Salome Syahadah, Adela Khairunisa dan Nadira Aifalya Noor serta Karin Cetta Putrinoorfitri dan Chelsea dan Anasya Prilicia. Kategori B dimenangkan  Jeannet Corolin Ruslin, Ericha Frestesya Tiara, Audi Nugraha, Dilla Hilton dan Adji Charlita Mulia serta Annisa Rianti Zahro.

Kategori C dimenangkan Mirna Harnanda, Raisha Utari Barito, Ratih Maya Paramita, Mira Safhira dan Elsa Maulidya Andari serta Henri Susanto. Lomba menyanyi dimenangkan Clariens junithisa, Ade Purnama Sari dan Ari Anggara.(vb/mas)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.