ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Ikuti PEDA KTNA di Berau, Peserta Kutim Wajib Cek Kesehatan

July 18, 2019 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Kontingen Kutim untuk Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke X tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Berau, Rabu (17/7/2019) malam melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat. Selain pemeriksaan kesehatan, peserta yang telah diinapkan semalam di Hotel Mesfa ini diberikan pengarahan serta pembagian baju olahraga, baju batik, topi, id card dan buku jadwal kegiatan.

Pemeriksaan kesehatan peserta PEDA KTNA X Berau, di Gedung Mesfa. (Foto: Wak Hedir)

Menurut Kepala Bidang Penyuluh Siti Nurjanah, peserta wajib diperiksa terlebih dahulu. Mengingat perjalanan yang cukup jauh dan peserta juga banyak dari orang tua. Jadi wajib melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk mengetahui riwayat kesehatan agar bisa berjaga – jaga.

“Kita akan berangkat besok (hari ini) dilepas oleh Bupati langsung. Kenapa, karena perjalanan cukup jauh, jadi satu hari sebelum kegiatan peserta dapat beristirahat terlebih dahulu,” tuturnya.

Dia menambahkan, jumlah peserta yang mengikuti PEDA KTNA X di Berau ini sebanyak 299 orang. Terdiri dari, peserta utama berjumlah 83 orang, pendamping (PPL) 18 orang dari 18 Kecamatan, panitia 30 orang, peninjau 15 orang dan peserta swadaya 102 orang. Namun ada lagi tambahan dari peserta swadaya Kecamatan Kongbeng sehingga total peserta 299 orang.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim Sugiono, Kepala Bidang Penyuluhan Siti Nurjanah dan Kepala Seksi Pembangun Sumber Daya Manusia Bidang Penyuluhan Indah Winarni dan jajaran Dinas Pertanian Kutim dan Wakil Ketua KTNA Kutim Laban dan pengurus KTNA Kutim. (*/hm15).

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.