ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Dishub Samarinda Sosialisasikan Penertiban Parkir

July 6, 2011 by  
Filed under Berita

SAMARINDA-vivaborneo.com, Dinas Perhubungan (Dishub)Kota Samarinda bekerjasama dengan aparat kepolisian, Polisi Militer dan Satpol PP kota Samarinda akan melakukan sosialisasi Penertiban dan Penataan parkir dalam rangka normalisasi ruas jalan di titik yang sering ditemukan kendaraan parkir ditempat bukan semestinya. Sosialisasi dan penertiban akan dumulai hari Rabu (6/7).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda Suko Sunawar mengatakan, tujuan dilaksanakan sosialisasi untuk mengatur kesemrawutan parkir yang menjadi penyebab terganggunya ketertiban lalu lintas di jalan.

Adapun daerah yang dianggap tidak tertib parkir selama ini menurutnya di Jl Gajah Mada, Panglima Batur, dan Pulau Irian.

“Intinya penertiban ini dilakukan untuk membuat kawasan tertib lalu lintas itu jadi lebih teratur, dan Dishub bersama aparat kepolisian akan selalu koorperatif terhadap masalah ini,” tegasnya.

Dalam sosialisasi itu sebutnya tim akan memberikan pengarahan kepada pemilik kendaraan dan menempelkan stiker pelanggaran pada kendaraan yang parkir di badan jalan atau daerah larangan parkir.

“Sosialisasi ini akan kita lakukan selama satu minggu,” tambahnya. Apabila dalam seminggu nanti setelah sosialisasi masih ditemukan kendaraan yang masih melanggar maka lanjutnya tim tadi berhak memberikan sanksi terhadap pengendara yang nantinya akan diurus langsung oleh aparat penegak hukum tadi.

“Kami masih belum bisa menyebutkan berapa nominal sanksi yang dikenakan bagi pengendara yang masih melanggar, yang jelas dari Dinas Perhubungan sendiri kita telah menyiapkan stiker pelanggaran yang telah dikelola oleh UPTD Parkir,” ucapnya.

Dia menambahkan, sasaran penertiban ini berlaku bagi semua kendaraan termasuk salah satunya PKL buah yang kerap berjualan di bibir jalan trotoar. (vb/*)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.