ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

2 Desa Akan Jadi Kota Terpadu Mandiri

July 20, 2013 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – vivaborneo.com, Kota Terpadu Mandiri (KTM) di wilayah eks transmigrasi yang dikembangkan sebagai wilayah kota dengan kelengkapan berbagai sarana dan prasaran secara terpadu sehingga akan menjadi sebuah kawasan yang mandiri serta menjadi pusat pertumbuhan produksi dan ekonomi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kukar Suriansyah HM,  pada rapat koordinasi tentang Desa mandiri yang dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum H Chairil Anwar bersama dengan SKPD terkait lainnya, di Ruang Rapat Sekda Selasa (16/7) mengatakan, basis perekonomian masyarakat didaerah KTM adalah sektor pertanian, sehingga bisa meningkatkan basis pertumbuhan sektor ekonomi.

KTM  yang  masuk dalam program kerja Disnakertrans, telah dilakukan penelitian yang sudah menemukan 2 desa yang akan dijadikan KTM, diantaranya adalah  Desa Bunga Jadi Muara Kaman dan Desa Tani Bakti Loa Janan.

Kedua Desa tersebut merupakan Desa eks transmigrasi yang dilihat dari lingkungannya memiliki potensi yang sangat bagus , disebut dengan Mandiri Kreatif Produktif (MKP), Desa Bunga jadi memiliki nilai sektor Padi sebagai unggulan, cabe, tomat, terong, buncis dan ketimun.

Sedangkan  Desa Tani Bakti Loa Janan selain memiliki tempat yang strategis yang berada diantara Balikpapan Samarinda dan Tenggarong  memiliki nilai peternakan sapi potong  dan Itik yang bisa dijadikan bio gas  berasal dari kotoran hewan dan dikembangkan pula padi dan cabe.

“Dari hasil yang dikembangkan dilingkungan desa tersebut bisa menarik investor yang ingin menanamkan modalnya dan KTM sangat sesuai dengan visi dan misi Bupati Kukar Rita Widyasari tentang desa mandiri”, katanya.

H Chairil Anwar menambahkan dalam pencapaian  KTM perlu adanya  kerjasama  dan komunikasi dari setiap SKPD terkait , dalam point rapat tersebut Ia menyimpulkan agar Kepala Disnakertrans bisa membentuk tim tekhnis yang bekerjasama dengan SKPD terkait untuk membuat hukum administratif perda dan turunannya dan terus lakukan koordinasi dan komunikasi ke kementrian serta DPRD dalam program KTM tersebut.

“Terus lakukan komunikasi dengan SKPD terkait agar bisa menyamakan persepsi  dalam pembangunan KTM dan semoga saja apa yang telah dirancang dan terprogram kedepannya bisa tercapai sesuai target yang diinginkan”, harapnya.(vb/10)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.