ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Pemuda Katholik Se – Kaltim Kumpul di Katholik Center Kubar

June 22, 2018 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Kegitan temu raya pemuda katholik Se – Kaltim yang diikuti 25 Paroki di ke Uskupan Agung Samarinda berkumpul di Katholik Center, jalan Sendawar Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat (Kubar), Rabu (20/6/2018).

Ketua kepemudaan se – Kaltim Pastor. Frans Telaumbanua disela – sela kegiatan mengatakan,  kegiatan ini adalah temu raya pemuda Katholik se – Kalimantan Timur yang baru pertama kali diselenggarakan di Kubar. Kegiatan ini di tingkat dunia dan asia sudah pernah dilaksanakan,  sementara untuk tingkat provinsi baru pertama kali diikuti 1.311 orang muda dengan pendamping 200 orang. Pertemuan orang muda ini mengusung tema “ Hai Orang Muda, Jadilah Suka Cita Injil “

KabupatenKubar dan Mahulu mengirimkan enam peroki. Setiap paroki terdiri dari 90 orang muda.

“Jadi kalau di ke Uskupan Samarinda ini semuanya berjumlah 25 paroki, dan semuanya hadir saat ini di Katholik Center Kubar ini,” jelas Pastor Frans.

Sementara itu ketua panitia, Pastor Ambrosius Labaruing MSF saat di temui mengatakan, kegiatan ini adalah pembinaan kaum muda ke Uskupan Agung Samarinda. Rangkaian kegiatan ini mulai tanggal 18 hingga 22 Juni 2018. Kegiatan diawali penerimaan secara adat di Paroki Santo Paulus Lambing, Santo Markus Melak, Yohanes Penginjil Melapeh, Kristus Barong Tongkok, Keluarga Suci Tering. Acara dipimpin langsung Uskup Agung Samarinda Monseignor (Mgr) Yustinus Harjosusanto MSF.

“Materi yang disajikan dari sekretaris  komisi kepemudaan konfrensi wali gereja Indonesia  Jakarta, serta 40 imam dari ke Uskupan Samarinda dan para suster prater serta biarawan biarawati,” jelas Pastor Ambrosius. (arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.