ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Air Terjun Karungan Tarakan Kurang Perhatian

June 19, 2014 by  
Filed under Wisata

Tarakan-vivaborneo.com, Salah satu agro wisata yaitu Air Terjun Karungan saat ini memerlukan perhatian Pemerintah Kota Tarakan.  Beberapa gazebo yang  pernah ada.kini rusak,dan tidak pernah di renofasi selama beberapa tahun terahir. Agro wisata Air terjun karungan ini digarap sejak tahun 2002 di atas areal tanah seluas 5 hektar.

Agro wisata Air Terjun Karungan yang terletak di kelurahan Mamburungan Timur Kecamatan Tarakan Timur ini sering dikunjungi anak-anak remaja hingga orang dewasa. Mereka menyempatkan diri mengunjungi air dan menikmati segarnya air pegunungan yang sejuk.

Pemkot Tarakan sejak tahun 2012 mempekerjakan 12 tenaga kontrak yang tertuang dalam keputusan Kepala Dinas Kebudayaan,Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Tarakan. Meski demikian, fasilitas yang ada,kurang mendapat perhatian seperti kamar mandi buat mengganti pakaian,kamar untuk buang air kecil,yang kelihatannya kurang diperhatikan,terkesan agak kumuh dan jorok.

Menurut Herdiansyah (35),seorang petugas pengelola agro wisata air terjun ini, masyarakat umumnya datang pada hari Sabtu dan Minggu serta saat libur nasional. Pemkot Tarakan

“Agro wisata Air Terjun Karungan ini,sumber airnya dari pegunungan. Di sini tanaman yang ditonjolkan adalah tanaman produktif, durian, rambutan, mangga, cengkeh, lay” ujar Herdiansyah kepada vivaborneo.

Herdiansyah berharap perhatian pemerintah dan memberi anggaran yang cukup pengelolaan karena animo masyarakat yang cukup besar. (vb/waldy)

Respon Pembaca

Satu Komentar untuk "Air Terjun Karungan Tarakan Kurang Perhatian"

  1. Leonard Pohan on Mon, 21st Jul 2014 7:08 am 

    AIR TERJUN kARUNGAN, kECAMATASN tARAKAN tIMUR, Kaltara menurut pendapat saya dipaksakan oleh Pemkot Tarakan, dalam hal ini Dinas Parawisata.

    Air bukan berasal dari gunung, tapi merupakan air rembesan dari bukit di bagian hulu jika hujan turun. Dengan demikian, jika hujan tidak turun airnya mati.

    Pembebasan lima hektar lahan air terjun ini perlu dikaji ulang karena berada di tengah-tengah kebun masyarakat.

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.