ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Pusat Pembibitan Ayam Kampung Separi Hasilkan 1000 DOC Per Bulan

May 16, 2012 by  
Filed under Agrobisnis

AYAM merupakan jenis unggas yang paling populer di masyarakat. Umumnya, ayam  digunakan sebagai asupan protein keluarga sehari-hari, baik itu dari daging maupun telurnya.

Bahkan sangking populernya, ada restoran atau rumah makan yang khusus menjual menu dari hewan dengan nama ilmiah Gallus Gallus Domesticus tersebut.

Untuk itu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kutai Kartanegara (Kukar)  secara khusus mengembangkan ternak ayam kampung di desa Buana Jaya kecamatan Tenggarong Seberang. Peternakan tersebut dinamakan sebagai Pusat Pembibitan Ayam Kampung Separi.

Sekretaris Disnak Keswan Kukar Syahrudin mengatakan peternakan yang berdiri diatas lahan kurang lebih sehektare itu, tahun lalu telah menghasilkan lebih dari seribu ekor indukan.

“Yang jelas jumlah tersebut tahun ini terus bertambah seiring perkembang biakannya yang memang dipelihara dan teratur,”ujaranya  baru-baru ini.

Dijelaskannya pusat pembibitan yang dirintis sejak 2007 itu didirikan untuk menghasilkan Day Old Chick (DOC) atau anak ayam umur sehari, yang biasanya dijadikan bibit.

“DOC itu untuk memenuhi kebutuhan para petani atau peternak ayam di Tenggarong Seberang dan sekitarnya,” paparnya.

Sementara itu Kepala Pusat Pembibitan Ayam Kampung Separi, Hairuddin menjelaskan bahwa dalam sebulan peternakannya dapat menghasilkan seribu DOC. Menurutnya jumlah tersebut hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan Tenggarong Seberang dan sekitarnya.

Namun, dengan dukungan pemerintah daerah melalui Disnak Keswan, dirinya optimistis peternakannya akan mampu memenuhi kebutuhan DOC untuk petani dan peternak di kecamatan-kecamatan lainnya.

Saat ini pusat pembibitan yang dilengkapi empat mesin tetas tersebut diperkuat olah enam personel, terdiri atas satu orang sarjana teknis peternakan, empat petugas kandang dan satu wakar, yang kesemuanya adalah honorer atau Tenaga Harian Lepas (THL).

Ditambahkannya selain DOC, Pusat Pembibitan Ayam Kampung tersebut juga mampu memproduksi 200 butir telur per hari. Telur-telur tersebut selain dijual ke Tenggarong Seberang, juga di lempar kepasar Tenggarong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Hasil penjualan DOC dan telur tersebut kami setor ke Disnak Keswan untuk kas Daerah,” demikian ujarnya. (vb/hayru)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.