ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Tetap Waspadai Flu Singapura

April 19, 2009 by  
Filed under Berita, Kesehatan

Alat milik Departemen Kesehatan diefektifkan terutama untuk penumpang yang baru tiba dari Singapura, saat virus Singapura mulai merebak. Alat bernama thermoscanner itu hanya mampu mendeteksi suhu tubuh dan bukan mendeteksi virus. Sejak dua bulan lalu alat ini terlah terpasang di di terminal dua bandara Soerkano Hatta. Namun alat tersebut belum mampu mendeteksi secara pasti apakah penumpang tersebut benar-benar terjangkit virus terutama virus Singapura atau tidak.

Dalam alat operator tersebut terdapat catatan suhu tubuh manusia mulai dari 37 derajat celcius sampai 38 derajat celcius. Jika penumpang yang memiliki suhu tubuh 38 derajat celcius maka di komputer operator tersebut akan berwarna merah.

Flu Singapura sebenarnya adalah penyakit yang di dunia kedokteran dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit jari, kaki, tangan, dan mulut ( KTM ).

Penyakit KTM ini adalah penyakit infeksi yang disebabkan virus RNA yang masuk dalam keluarga Picornaviridae (Pico, Spanyol = kecil ) dan Genus Enterovirus (non Polio)

Namun, derita terinfeksi flu singapura akan semakin bertambah dengan sariawan di dalam rongga mulutnya dan munculnya bercak-bercak merah berair, seperti cacar, di telapak tangan dan kaki, khasnya adalah di antara jari.

Penting untuk diketahui oleh para orang tua, bahwa virus penyebab flu singapura secara umum ada dua macam, yakni Enterovirus coxsackie A16 dan Enterovirus 71.

Jika terinfeksi virus Enterovirus coxsackie A16, tidak perlu khawatir karena tidak menyebabkan kematian dan dapat ditangani hanya dengan rawat jalan. Namun, jika pengidap terinveksi Enterovirus 71, maka harus mendapatkan perawatan lebih intensif. Sebab, virus ini lebih berbahaya dari sebelumnya. Bahkan, jika terjadi komplikasi dapat menyebabkan penderita meninggal dunia.

Penularannya bisa melalui kontak langsung dengan kulit penderita, udara lewat percikan air liur, urin, dan feses. Gejala yang muncul seperti flu biasa, yakni demam, batuk, pilek, pegal-pegal, dan mudah lelah.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan virus penyebab flu singapura secara umum ada dua macam. Salah satunya adalah Enterovirus coxsackie A16.

Layaknya penyakit flu lainnya, penyakit ini bisa sembuh asalkan penderita memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Sebab itu, penanganan pengobatan bagi penderita hanya dengan memberikan obat meningkatkan ketahanan daya tubuhnya, obat demam, dan menjaga agar tidak terjadi kejang. Bahkan dengan minum jus jeruk (Vitamin C) dan istirahat yang cukup dapat menyembuhkannya.(vb-01/vivanews)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.