ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Tiga Bandara dengan Konsep Termodern di Indonesia

March 1, 2015 by  
Filed under Berita

Konsep bandara pada zaman sekarang, tak hanya sebagai tempat pesawat menaikkan dan menurunkan penumpang. Tapi sudah menjadi sebuah destinasi wisata tersendiri. Oleh karena itu, pembangunan bandara juga dilengkapi dengan sarana hiburan alternatif di dalamnya. Walau bandara di Indonesia bukanlah yang terbaik di dunia, nyatanya ada empat bandara di negeri kita ini, yang mempunyai fasilitas keren seperti bandara di luar negeri.

Bandara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang yang memiliki fasilitas kereta

Bandara paling modern dengan konsep tercanggih di Indonesia adalah Bandara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Bandara paling modern dengan konsep tercanggih di Indonesia adalah Bandara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Bandara ini mempunyai 104 check in counter seperti di Bandara Changi Singapura dan KLIA di Malaysia.

Keistimewaan lain dari bandara ini adalah mempunyai kereta sebagai alat transportasi untuk menuju kota Medan. Kereta di Bandara Kualanamu dilengkapi dengan WiFi dan menjadi bandara pertama di Indonesia yang mempunyai akses langsung kereta. Keren, kan! (http://log.viva.co.id/frame/read/IGh0dHA6Ly9ib29tYmFzdGlzLmNvbS8yMDE1LzAyLzA4L2JhbmRhcmEtZGktaW5kb25lc2lhLw==)

Keluar Bandara langsung belanja? Hal ini hanya bisa dilakukan di bandara Sultan Adji Muhammad Sulaiman Sepinggan di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Usai mendarat, traveler akan diarahkan keluar lewat mal yang terhubung langsung dengan bandara.Bandara ini juga tak kalah megah dengan bandara Kualanamu. Dengan luas terminal penumpang yang mencapai 110.000 m2, ada tempat parkir seluas 77.000 m2, flyover, serta infrastruktur lainnya. Di ruangan utama lantai 1 dan 3 juga terdapat taman yang tentunya menyejukkan mata kita.(http://boombastis.com/2015/02/08/bandara-di-indonesia/2/).

Bandara Sultan AM Sulaiman Sepinggan Balikpapan dengan konsep bandara mall.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bahkan, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman baru-baru ini mendapatkan lima  penghargaan sekaligus. Dirilis oleh laman www.kaltimprov.go.id, lima penghargaan  yang diterima adalah Best of  The Best Airport 2014 penilaian oleh  pemerhati penerbangan  dan pelayanan public masalah bandara (INACA).

Penghargaan kedua adalah bandara  pelabuhan sehat Indonesia  versi Kementerian Kesehatan RI.  Penghargaan ketiga adalah bandara dengan pelayanan prima  utama  dari  Kementerian Perhubungan RI.

Penghargaan keempat adalah The  Best  CSI  Indonesia Airport  Qtr. IV versi Airport Council International, dengan ranking 47 dari 257 anggota di dunia dan penghargaan kelima adalah The Best CSI Indonesia Airport versi Indonesia National Air Carrier Association.

Sayangnya, di laman pemerintah Provinsi Kaltim ini tidak memberi pembanding, apakah bandara-bandara lainnya di Indonesia juga menerima penghargaan serupa atau tidak.

Bandara Ngurah Rai dengan konsep arsitektur ombak dan budaya Bali, menjadikan bandara ini pintu masuk bagi wisatawan mancanegara

Sebagai tempat yang paling ramai dikunjungi turis dari seluruh dunia, Bandara Ngurah Rai telah banyak mengalami pemugaran. Bangunanya sekarang pun sudah jauh berbeda dengan yang dulu.Walau sudah tampak modern, sentuhan tradisional Bali tidak dihilangkan. Anda masih dapat menemukan bangunan yang mirip subak di depan bangunan utama. Subak adalah sawah di Bali yang berteras-teras. (http://boombastis.com/2015/02/08/bandara-di-indonesia/3/).

Dengan konsep atap bangunan menyerupai ombak pantai dan ornamen khas Bali, menjadikan bandara modern ini sangat menakjubkan mata pengunjungnya.

Apalagi, industri pariwisata Bali yang telah mendunia, menjadikan bandara Ngurai Rai sebagai refresentasi bandara-bandara Indonesia di mata dunia Internasional.(VIVA.co.id/vb/yul)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.