ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

PDAM Samarinda Apresiasi Warga Tangkap Pencuri Water Meter

March 21, 2018 by  
Filed under PDAM Samarinda

Samarinda, Direktur Utama PDAM Tirta Kencana Samarinda Alimudin melalui Humas PDAM HM Lukman sangat mengapresiasi peran warga menangkap pencuri water meter PDAM. Salah satu pencuri water meter ditangkap oleh warga di perumahan Purimas Blok DA. Tertangkapnya pencuri ini diharapkan dapat memberi efek jera.

Setelah lama tak terdengar, belakangan kembali marak terjadi pencurian water meter, terutama rumah maupun Ruko kosong yang tak berpenghuni. Pada Pebruari ada sekitar 30 laporan dari pelanggan yang kehilangan water meter di Kota Samarinda. Walaupun petugas PDAM selalu siaga dan aktif lakukan pengamanan dengan meronda keliling ke setiap unit pelayanan wilayah.

“Oknum lebih cerdik manfaatkan situasi walau petugas kami aktif meronda, semoga dengan sudah ada yang tertangkap ini akan memberi efek jera bagi oknum lainnya,” kata Lukman, Selasa (20/3/2018).

Lukman menambahkan tidak hanya water meter saja yang menjadi incaran pencuri, plat besi clamp pipa induk di pinggir Tepian Sungai Mahakam juga sempat hilang di curi oknum. Termasuk besi penutup lubang drainase di sepanjang trotoar juga raib di embatnya.

“Oknum pencuri merajalela, selain Water Meter plat clamp pipa kami juga jadi sasaran. Termasuk besi penutup drainase juga hilang,” kata Lukman.

PDAM mengimbau kepada masyarakat pelanggan untuk turut mempersulit gerak oknum pencurian water meter, mengingat sangat meresahkan dan otomatis menambah beban biaya.

“Jika water meter hilang, pelanggan harus merogoh kocek sekitar Rp. 330.000,- untuk mengganti yang baru, belum lagi aliran air kerumah yang terganggu. Untuk itu kami berharap peran serta masyarakat pelanggan untuk turut memelihara dan amankan water meter dari oknum pencuri,” tutur Lukman. (lk)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.