ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Dispora Kaltim Rencanakan Rakor Olahraga

March 14, 2013 by  
Filed under Olahraga Lain

SAMARINDA – vivaborneo.com, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim berencana menggelar rapat koordinasi (rakor)bidang keolahragaan 2013 pada 16 Maret 2013 mendatang. Hal tersebut dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kualitas insan olahraga di Kaltim.

“Peningkatan kualitas insan olahraga mutlak diperlukan. Sebab SDM mumpuni sebagai pengelola berpengaruh besar terhadap kelancaran pelaksanaan kegiatan keolahragaan,” ungkap Kepala Dispora Kaltim melalui Kabid Olahraga Dispora Kaltim, H Ego Arifin di sela-sela Musyawarah Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Musprov IKASI) Kaltim 2013-2017, di Hotel Grand Sawit, Samarinda, Senin (11/3).

Rakor olahraga tersebut bertujuan mensinkronkan dan menyamakan persepsi antara Dispora Kaltim dan Instansi Bidang Keolahragaan di Kabupaten/Kota se Kaltim. Khususnya dalam meningkatkan pembinaan olahraga di Benua Etam.
Adapun peserta rakor tersebut terdiri dari unsur dinas yang membina olahraga di 14 kabupaten/Kota Se kaltim, serta kalangan Akademisi.

Melalui rakor yang rencanaya digelar selama 2 hari di Hotel MJ Samarinda itu, akan dihasilkan rekomendasi-rekomendasi program, pola atau design setahun hingga 5 tahun kedepan dalam peningkatan olahraga Benua Etam yang menjadi rujukan di setiap Kabupaten / Kota .

Sementara untuk kegiatan Musprov IKASI Kaltim sendiri, menurut Ego Arifin merupakan momentum tepat untuk meningkatkan potensi atlet Anggar. Ia menilai prestasi Atlet Anggar sejak tahun 2008 lalu tidak menunjukkan peningkatan signifikasn, sehingga dengan pergantian kepengurusan yang baru diharapkan memberi angin segar bagi cabang olahraga Anggar kaltim kedepannya. (vb/arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.