Walikota Samarinda Meriahkan Dayak Art Carnaval

April 29, 2013 by  
Filed under Samarinda

JAKARTA-vivaborneo.com, Tak ingin mensia-siakan kesempatan dalam mempromosikan daerah, Walikota Samarinda Syaharie Jaang  ikut turun langsung ke jalan  memeriahkan “Dayak Art Carnaval 2013”, Minggu (28/04) kemarin, pada acara pekan budaya dayak 2013 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.

Uniknya, dengan mengenyampingkan rasa lelah, Syaharie Jaang yang dalam kesempatan itu didampingi Istri Puji Setyowati,  menggunakan kostum lengkap khas adat dayak,  merupakan satu-satunya  kepala daerah  dari   lima provinsi se-Kalimantan yang ikut  berbaur langsung memimpin kontingen Kota Samarinda  berjalan sepanjang lima kilometer memperkenalkan tarian hudoq kawit diiringi tetabuh musik dayak di tengah kelilingan warga kota Jakarta yang menyaksikan pagi itu.

Sebelumnya, Pekan budaya dayak yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Boediono Sabtu (27/04) lalu dan berlangsung hingga 30 April 2013 nanti,  juga menampilkan pameran produk potensi daerah dan produk inovatif, serta  seminar investasi, dimana Pemerintah Kota Samarinda ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Syaharie sendiri menilai melalui ajang festival  yang rencana digelar sebagai agenda tahunan merupakan sebagai kesempatan untuk mempromosikan keberagaman adat budaya di Indonesia, khususnya suku dayak kepada masyarakat internasional.

“Oleh karena itu sebagai warga asli suku dayak, saya ingin memberikan contoh kepada kaum muda melalui turun langsung ke jalan dengan memotivasi mereka menjaga proses regenerasi budaya nasional ini,” pesan Syaharie saat diberi kesempatan untuk memberikan arahan dalam acara tersebut. Karena  seiring dengan perkembangan jaman dari tahun ke tahun.

Mantan ketua Umum PDKT kota Samarinda tentunya sangat berharap agar keberagaman seni budaya di Kalimantan pada umumnya tidak surut punah tenggelam oleh perkembangan jaman modern yang sudah bersentuhan dengan masalah teknologi.

”Pada intinya kita juga ingin menunjukan bahwa suku kita ini merupakan bagian kesatuan NKRI yang tidak pernah terpisahkan,” singkatnya.

Sementara, Kepala Disbudpar dan Kominfo Samarinda M Faisal menyebutkan untuk memeriahkan event budaya dayak yang baru pertama kalinya digelar tersebut, pihaknya menurunkan sebanyak 16 penari asal kota Tepian yang berpartisipasi berbagai kegiatan yang disiapkan Panitia.

”Termasuk mendirikan stan pameran yang isinya berupa produk kerajinan seperti sarung Samarinda dan manik-manik sesambil mempromosikan potensi wisata di kota tepian,” imbuh Faisal. Dalam kesempatan itu hadir pula Kepala BPMD Samarinda Tejo Sutarnyoto. (vb/Smd-5)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.