Wagub Minta Konversi Minyak Tanah Tak Ganggu Pasokan

February 18, 2009 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy mengingatkan agar konversi (peralihan) penggunaan minyak tanah ke bahan bakar gas tidak menimbulkan kelangkaan seperti daerah lain. Untuk itu, disarankan agar menunggu peraturan tentang distribusi Liquified Petroleum Gas (LPG – elpiji) dari Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral.
Diketahui, di beberapa daerah telah dilakukan konversi penggunaan minyak tanah ke elpiji Namun masih terjadi beberapa persoalan seperti perbedaan harga yang bervariasi dan stok tabung yang langka. Wagub mencontohkan di wilayah utara Kaltim masih banyak masyarakat yang mengalami kelangkaan minyak tanah. Terutama nelayan dan usaha kecil yang menggunakan minyak untuk bahan bakar penerang dalam penangkapan ikan, memasak dan transportasi.
“Kita harus menyiapkan rencana itu dengan matang sehingga tidak terjadi dampak yang merugikan masyarakat. Untuk itu, sebaiknya menunggu peraturan mengenai distribusi LPG yang masih dibahas,” ujar Wagub pada audiensi dengan Pihak Pertamina di Kantor Gubernur, Selasa (18/2).
Menanggapi hal tersebut, General Manager Refinery Unit V Rachmad Hardadi mengatakan untuk mengatasi kelangkaan tersebut haruslah dilakukan pembahasan bersama dengan berbagai pihak terkait. Hal ini agar persoalan yang dihadapi dapat dipecahkan dengan baik.
Pertamina telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi terjadi kelangkaan bahan bakar baik minyak dan gas. Terkadang, stok minyak tanah yang dimiliki pertamina sudah cukup. Namun tidak jarang masih saja ditemuai antrian jerigen minyak tanah di masyarakat.
Selain itu, Rachmad juga mengatakan sosialisasi penggunaan tabung elpiji pun harus rutin dilakukan. Hal ini karena beberapa kali kejadian tabung elpiji yang meledak.
“Pertamina telah merancang tabung dengan baik. Namun karena kebiasaan masyarakat dalam menggunakan tabung tidak benar maka sering terjadi ledakan”.(vb-01/agushms)

Respon Pembaca

Satu Komentar untuk "Wagub Minta Konversi Minyak Tanah Tak Ganggu Pasokan"

  1. adrian hakim on Sat, 21st Feb 2009 6:45 am 

    api besar yg slalu nyala diujung cerobong rigs offshore atau di kilang Bpn sbnrnya sisa gas yg bisa dijadikan elpiji, nilai tiap hr nya seharga mobil kijang, pemkab/perusda bekasi thn 2002 prnh krjsm dg ITB utk produksi elpiji tsb.

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.