Usir Kutu Busuk Dengan Kulit Manggis

February 13, 2010 by  
Filed under Serba-Serbi

vivaborneo.com – Tidur merupakan kebutuhan manusia. Dengan tidur seseorang mengistirahatkan sebagian besar organ tubuhnya. Hal ini sangat diperlukan agar tubuh yang semula lelah dapat kembali bugar saat bangun. Sehingga kebutuhan tidur bagi seseorang adalah kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi.Sering kali tidur kita terusik oleh tamu yang tak diundang. Tamu disini bukan manusia, melainkan serangga-serangga yang betah hidup di dalam rumah, terutama tempat pembaringan. Untuk menghadapi hal tersebut, sebagian masyarakat tradisional sering menggunakan kelambu sebagai pelindung dari serbuan serangga (dalam hal ini nyamuk) saat mereka tidur.

Penggunakan produk-produk pembasmi serangga di era modern sudah menjadi pilihan utama. Bahkan rayuan iklan untuk menggunakan produk ini cukup sering menghiasi layar kaca. Namun penggunaan produk kimia sintetis sering ditakuti memiliki efek samping. Sehingga para produsen berlomba-lomba membuat produk yang aman lagi efektif.

Jenis serangga yang gemar menghuni kamar anda tidak hanya nyamuk dan kecoa saja. Adapula kutu busuk yang gigitannya mengakibatkan bekas gigitan besar (bentol-bentol) dan gatal di tubuh anda.

Nah, khusus untuk membasmi kutu busuk atau yang dalam bahasa orang Kalimantan Selatan menyebutnya tampijit,  ada alternatif yang patut dicoba untuk mengusirnya. Cara tradisional yang sangat murah, mudah dan ramah lingkungan, yaitu cukup dengan meletakkan kulit buah manggis di dekat tempat tidur.

Bau kulit buah manggis yang khas disinyalir mampu membuat kutu busuk tidak betah berlama-lama di tempat tidur Anda. Kutu Busuk dijamin bakal minggat dari sarangnya.

Selain kulit manggis, kulit durian, kulit buah asam dan daun mindi kering pun dapat pula digunakan untuk mengusir kutu busuk (tempijit) ini, yaitu dengan meletakkannya di dekat kasur. Namun sebagai langkah pencegahan sebaiknya kasur, bantal dan guling anda secara rutin dijemur, guna menjaga sarana tidur anda tersebut tetap kering, tidak lembab. Sebab tempijit sangat suka tinggal di tempat yang lembab dan kotor. (Upik/Dari berbagai sumber)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.