Trans Studio Tetap di Samarinda

June 8, 2013 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – vivaborneo.com, Rencana pembangunan Trans Studio atau wahana bermain keluarga di dalam ruangan dipastikan tetap di Samarinda. Pertimbangannya, ketersedian aset lahan pembangunan dan Pemkot Samarinda dianggap paling siap ketimbang dua kabupaten/kota lainnya (Balikpapan dan Kukar) yang juga menjadi alternatif sebagai lokasi pembangunannya.   

“Yang menentukan tidak semata-mata gubernur, semua pertimbangan ketersediaan aset. Kalau Samarinda kan sudah ada asetnya. Yakni lahan eks Hotel Lamin Indah, Jalan Bhayangkara seluas 4,8 hektare yang dianggap tepat menjadi lokasi pembangunan Trans Studio,” sebut Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak ketika dikonfirmasi soal ribut-ribut penetapan lokasi pembangunan Trans Studio Kaltim, di Samarinda, Jumat (7/6) siang.

Seperti dietahui, Gubernur Kaltim telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan kerjasama pembangunan Trans Studio dengan Direktur Utama Trans Corp Chairul Tanjung di Bengkirai Room, Hotel Novotel, Jalan Ery Suparjan, Balikpapan, Sabtu (1/6). Kerjasamanya tentang pemanfaatan lahan untuk pembangunan hotel, pusat perbelanjaan dan trans studio. Dalam waktu dekat juga akan dilakukan perjanjian kerjasama (PKS) antara PT Trans Corporation dengan PT MBS selaku perusda pengelola kegiatan tersebut. Hal ini sebagai tindaklanjut dari MoU tersebut.

Menurutnya, perkara lokasi pembangunannya sebelumnya sudah ditawarkan kepada Pemkot Balikpapan, Pemkab Kukar dan Pemkot Samarinda sendiri. Tetapi ditunggu-tunggu dari Pemdanya tidak ada jawaban. Sementara Gubernur harus segara memutuskan  pertimbangan bisnis dengan Chairul Tanjung (CT) Corp.

Alhasil dengan pertimbangan aset dimaksud, CT Corps menetapkan pembangunannya di Samarinda. Pertimbangan yang lain, untuk Balikpapan pembangunannya terbilang cukup pesat. Balikpapan sudah ada Super Mall dengan total investasi mencapai Rp 1 Triliun lebih. Sehingga Samarinda juga harus dibangun agar pembangunan ekonominya semakin baik.

Indikator suatu daerah maju bagaimana pembangunan ekonomi juga semakin baik. “Untuk itu  pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat di daerah, khususnya di Samarinda. Apalagi, saat ini kaltim terus berupaya melakukan pembangunan disemua sektor, baik jalan, bandara, pelabuhan hingga SDM.

“Yang jelas, infrastruktur terus kita bangun. Karena itu, dengan adanya kerjasama ini, akan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di Kaltim, khususnya di Samarinda,” harapnya.

Menyinggung soal kekhawatiran masyarakat bahwa pembangunan Trans Studio di Samarinda akan berdampak pada kemacetan lalu lintas lantaran lahan yang tersedia dianggap tidak memungkinkan untuk membangun tempat parkir, pihaknya menyangkal. Menurutnya masalah parkir sudah bisa diantisipasi dari perencanaan pembangunan yang ada.

“Siapa yang bilang nanti menjadi penyebab macet? Jakarta juga macet, tidak ada masalah. Kita harus punya aset, yang punya Lamin Indah. Yang lainnya belum ada. Semantara kita harus menghadirkan itu. Terlebih sharing atau pembagian keuntungannya kita dapat 30 persen,” sebutnya.(vb/arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.