Teori Big Bang jelaskan Asal Alam Semesta

April 5, 2010 by  
Filed under Tehnologi

Big Bang yang dalam terjemahan bebas bisa diartikan sebagai Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar. Dalam ilmu kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini berasal dari kondisi super padat dan panas, yang kemudian mengembang sekitar 13.700 juta tahun lalu.Para ilmuwan juga percaya bawa Big Bang membentuk sistem tata surya. Ide sentral dari teori ini adalah bahwa teori relativitas umum dapat dikombinasikan dengan hasil pemantauan dalam skala besar pada pergerakan galaksi terhadap satu sama lain, dan meramalkan bahwa suatu saat alam semesta akan kembali atau terus.

Pada tahun 1929 Astronom Amerika Serikat, Edwin Hubble melakukan observasi dan melihat Galaksi yang jauh dan bergerak selalu menjauhi kita dengan kecepatan yang tinggi. Ia juga melihat jarak antara Galaksi-galaksi bertambah setiap saat. Penemuan Hubble ini menunjukkan bahwa Alam Semesta kita tidaklah statis seperti yang dipercaya sejak lama, namun bergerak mengembang.

Kemudian ini menimbulkan suatu perkiraan bahwa Alam Semesta bermula dari pengembangan di masa lampau yang dinamakan Dentuman Besar. Pada saat itu dimana Alam Semesta memiliki ukuran nyaris nol, dan berada pada kerapatan dan panas tak terhingga; kemudian meledak dan mengembang dengan laju pengembangan yang kritis, yang tidak terlalu lambat untuk membuatnya segera mengerut, atau terlalu cepat sehingga membuatnya menjadi kurang lebih kosong.

Kesalahan Umum; Orang sering kali salah mengartikan Big Bang sebagai suatu ledakan yang menghamburkan materi ke ruang hampa. Padahal Big Bang bukanlah suatu ledakan, bukan penghamburan materi ke ruang kosong, melainkan suatu proses pengembangan alam semesta itu sendiri. Big Bang adalah proses pengembangan ruang-waktu.

Menepis Kebenaran ; Teori Big Bang pertama kali diciptakan oleh seorang pendeta Belgia, Georges Lemaitre pada tahun 1972. Landasar teori Big Bang adalah seluruh jagat raya berasal dari ledakan dari bola raksasa yang padat pada tingkat suhu dan tekanan yang sangat tinggi. Kemudian alam semesta mengembang dan mengalami pendinginan.

Dengan keberhasilan teori Bing Bang ini menjelaskan beberapa hal yang tidak bisa dijelaskan oleh teori-teori penciptaan sebelumnya, seperti teori Steady State dan teori Oscillating Universe menyebabkan Big Bang diakui sebagai teori ilmiah yang paling banyak diakui saat ini.

Uniknya, dengan pesatnya pengakuan teori Big Bang, banyak agamawan berusaha mempropagandakan ajarannya dengan mengatakan bahwa kitab sucinya menjelaskan kosmologi penciptaan alam semesta sebagaimana teori Big Bang yang sedang naik daun. Dalam Islam, pencetus utama yang menyatakan bahwa ajaran Al-Qur’an mengenai penciptaan adalah sangat sesuai dengan teori Big Bang adalah “Harun Yahya”.(vb-01/ist)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.