Tari Zapin Kaltim Diunggah ke Dunia Maya

November 22, 2012 by  
Filed under Wisata

SAMARINDA – vivaborneo.com, Kekayaan seni tari Zapin yang ada di seluruh pesisir kabupaten/kota diharapkan  dapat diinventarisasi dan didokumentasikan agar kekayaan tari tersebut tidak punah tergilas oleh jaman.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, HM Aswin, Rabu (21/11) menanggapi suksesnya gelaran Festival Zapin Internasional yang digelar bersamaan dengan Festival Kemilau Seni Budaya Etam.

Menurut Aswin, pihaknya telah meminta kabupaten/kota di seluruh Kaltim untuk membuat film dokumenter pendek semua tari zapin yang ada di seluruh Kaltim. Selanjutnya film ini akan diunggah (upload) ke dunia maya sebagai bentuk promosi dan memperkenalkan tari Zapin Kalimantan yang berbeda dengan Zapin lain  yang dimiliki oleh Malaysia ataupun Brunei Darusallam.

“Selama ini orang Indonesia mengenal tari Zapin sebagai seni tari Melayu dari wilayah-wilayah Sumatera seperti Sumatera Selatan dan Riau. Padahal tari Zapin juga dimiliki oleh beberapa provinsi di Kalimantan seperti di pesisir Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur,” ujarnya.

Untuk itu, Aswin berharap kelestarian tari Zapin Kaltim ini dapat dibuat film pendek dan bentuk dokumentasi lainnya seperti buku dan foto-foto, sebagai bentuk pelestarian yang akan diwariskankepada anak cucu kelak.

Dalam Festival Zapin Internasional pada Festival Kemilau Seni Budaya Etam yang berlangsung pada 13-15 November lalu, menempatkan Kontingen Kalimantan Selatan sebagai juara pertama dan Cawangan Tari Zapin kota Tawau Malaysia sebagai pemenang Favorit.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim bertekad untuk mengagendakan Festival Zapin Internasional di Kaltim ini setiap tahunnya sebagai agenda pariwisata nasional yang dapat mengundang wisatawan untuk datang berkunjung ke Kaltim.

“Selama ini tari Zapin yang diunggah di dunia maya semuanya adalah tari zapin dari Malaysia dan Riau serta  daerah pesisir Sumatera lainnya. Tidak ada tari Zapin asal Kaltim dan wialayah-wilayah lainnya di Kalimantan,” jelasnya. (vb/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.