Selain Sipadan dan Ligitan, Harusnya Kota Tawau juga Milik Indonesia

April 7, 2011 by  
Filed under Opini

Vivaborneo.com – Selain Pulau Sipadan dan Ligitan yang telah diambil oleh Malaysia, ternyata menurut cacatan sejarah, Kota Tawau yang berseberangan laut dengan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kaltim, dahulunya juga masuk dalam wilayah kekuasaan Belanda. Read more

35.000 TKI Mudik Lewat Kabupaten Nunukan

September 8, 2010 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – vivaborneo.com – Hingga Selasa malam (7/9) dikabarkan terdapat 35.000 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia yang akan memasuki Indonesia melalui Kabupaten Nunukan. Demikian dikatakan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, disela-sela kunjungannya melihat langsung arus mudik lebaran 2010 di Balikpapan, Rabu.

“Hingga tadi malam, kabar dari Bupati Nunukan Abdul Hafied mengatakan bahwa arus mudik TKI melalui Nunukan akan diperkirakan mencapai 35.000 orang yang akan memasuki pasa puncaknya esok atau sehari sebelum Lebaran tiba,” jelasnya.

Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, disebut-sebut sebagai salah satu pintu gerbang kedatangan TKI asal Malaysia yang ingin merayakan lebaran 2010 di kampung halaman masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim, H Ichwansyah mengatakan tempat penampungan Tki dan pelabuhan laut yang menjadi pintu kedatangan TKI dalam kondisi siap tanpa ada masalah, sehingga jika terjadi lonjakan kedatangan TKI di Nunukan, maka sudah disiapkan sejak dini.

TKI yang memiilih jalur mudik melalui Nunukan memang kebanyakan TKI yang berasal dari Kaltim atau dari Indonesia bagian timur seperti asal Sulawesi, NTB dan NTT. Sedangkan TKI asal Jawa dan Sumatera, lebih memilih jalur mudik lain dengan pertimbangan biaya yang lebih murah.(vb-yul/foto;penekindi  debaya)

Masa Tugas Satgas Pamtas Yonif 611/Awl Berakhir

August 18, 2010 by  
Filed under Berita

Nunukanvivaborneo.com - Peringatan HUT Republik Indonesia Ke  65 yang dilaksanakan pada Selasa (17/8) di halaman Kantor Bupati Nunukan berlangsung tertib dan aman, dengan Pembina Upacara, Bupati Nunukan, H Abdul Hafid Achmad dan dihadiri oleh anggota TNI/Polri, PNS dan pelajar. Puncak acara ketika pengibaran bendera merah putih oleh anggota Paskibra dari sejumlah pelajar SMA/SMK di Kabupaten Nunukan, berlangsung lancar.

Usai Upacara Peringatan HUT RI tersebut, Dansatgas Pamtas Yonif 611/Awl, Letkol Inf Junaidi M memberikan cenderamata berupa miniatur patung perjuangan kepada Bupati Nunukan, H Abdul Hafid Achmad, bertempat di Aula Kantor Bupati Nunukan, terkait dengan telah berakhirnya masa tugas Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 611/Awl

Dalam sambutannya Letkol Inf Junaidi M mengatakan, pemberian cenderamata pada peringatan HUT RI tersebut dimaksudkan sebagai suatu penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan – pahlawan bangsa dalam rangka merebut kemerdekaan dari tangan penjajah di bumi Indonesia agar menjadi pedoman bagi para penerus bangsa agar dapat mempertahankan kemerdekaan yang telah dibayar dengan darah rakyat Indonesia.

“Sikap bela negara dan cinta tanah air tersebut perlu terus dipupuk dan dikembangkan kepada masyarakat Indonesia umumnya serta pada khususnya di daerah perbatasan RI – Malaysia dalam hal ini wilayah Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Kondisi ini,  lanjutnya,  dikarenakan pemahaman kesadaran dan berbangsa masyarakat Indonesia yang cenderung menurun dewasa ini yang ditandai dengan adanya ancaman disintegrasi bangsa maupun ancaman terhadap kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  oleh negara tetangga seperti klaim batas wilayah Indonesia.

Dengan telah berakhirnya masa tugas Satgas Pamtas Yonif 611/Awl, Letkol Inf Junaidi M mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat, unsur Muspida, instansi pemerintahan serta pihak-pihak yang membantu dalam rangka pelaksanaan tugas Satgas Pamtas Yonif 611/Awl.(vb/fit)

Tepung Ubi Kayu Mampu Gantikan Terigu

March 19, 2010 by  
Filed under Agrobisnis

NUNUKAN –vivaborneo.com - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meresmikan penggunaan pabrik pengolahan ubi kayu (manihot esculenta Crantz) menjadi tepung ubi kayu modifikasi (mocaf) sebagai pengganti tepung terigu untuk membuat bahan penganan, di Kelurahan Masapa Kabupaten Nunukan Sabtu (06/03). Read more

Desa Salang Nunukan Kini Dialiri Listrik Tenaga Surya

March 9, 2010 by  
Filed under Berita

NUNUKAN – vivaborneo.com – Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben),  menyerahkan bantuan 32  unit Pembangkit Listrik Tenaga surya (PLTS)  di Desa Salang Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan, Jumat pekan lalu. Desa Salang yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia Timur ini mayoritasnya adalah Suku Dayak Murut yang merupakan sub suku Dayak Punan, yang selama ini tidak memperoleh penerangan. Read more