Kerusakan Hutan Kaltim Capai 8,1 Juta Hektare

March 23, 2011 by  
Filed under Berita

SAMARINDA–vivaborneo.com, Data Dinas Kehutanan Kaltim pada 2004 mengindikasikan adanya kerusakan kawasan sumber daya hutan di Kaltim seluas 6,4 juta hektare dan pada 2009 kerusakan meningkat menjadi 8,1 juta hektare, termasuk kerusakan hutan mangrove di kawasan Delta Mahakam.

“Kerusakan hutan Kaltim pada 2004 mencapai 6,4 juta hektare dengan rata-rata laju kerusakan 350 ribu hektare pertahun. Sehingga pada 2009 terus mengalami kerusakan, bahkan diperkirakan mencapai 8,1 juta hektare,” kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak pada acara welcome dinner peserta Workshop Implementasi REDD+ di Lamin Etam, Senin (21/3) malam.

Menurut Awang, menyikapi terjadinya kerusakan kawasan hutan yang berdampak negatif terhadap lingkungan khususnya iklim, maka Pemprov Kaltim telah melakukan langkah penting untuk mengurangi laju deforestasi dan degradasi hutan.

Langkah-langkah penting tersebut diantaranya yang mencakup aspek kelembagaan, pemberdayaan sektoral dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta kerjasama dengan berbagai pihak terkait.

Dari sisi kebijakan, Pemprov Kaltim berusaha mensinergikan pendekatan pembangunan yang berorientasi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus tetap mempertimbangkan aspek kelestarian lingkungan.

Hal ini tertuang dalam visi Pemprov Kaltim, yakni Terwujudnya Kaltim sebagai Pusat Agro industri dan energi terkemuka menuju masyarakat adil dan sejahtera. Secara konkrit kebijakan pemerintah tersebut dituangkan dalam program dan kegiatan yang dirangkum dalam Kaltim Green.

“Kaltim Green merupakan program daerah yang memiliki perangkat kebijakan, tata kelola pemerintahan dan pembangunan yang memberikan perlindungan sosial dan ekologis terhadap masyarakat Kaltim. Serta memberikan jaminan jangka panjang terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat maupun lingkungan hidup yang berkelanjutan,” jelasnya.

Deklarasi Kaltim Hijau (Kaltim Green) pada Januari 2010 lalu sebagai hasil Kaltim Summit. Melalui deklarasi ini telah diprogramkan gerakan menanam one man five trees dan hingga kini telah ditanam sebanyak 4,83 juta pohon.

Namun demikian, Pemprov Kaltim menyadari bahwa berbagai upaya tersebut bukan tanpa masalah dan kendala, terutama menyangkut sumber daya manusia dan dukungan anggaran maupun kelembagaan yang belum kokoh.

“Sehubungan dengan itu, maka perlunya ditingkatkan kerjasama di berbagai pihak terkait agar pengembangan program perubahan iklim, khususnya REDD di wilayah Kaltim dapat terlaksana dengan baik,” harap Awang Faroek.(vb/mas)

Kaltim Saatnya Lakukan Penanaman One Man Five Tree

February 16, 2010 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – vivaborneo.com - Wilayah Provinsi Kalimantan Timur seluas 20.865.774 hektar, terdiri dari daratan seluas 19.844.117 ha dan luas pengelolaan laut 1.021.657 ha serta lebih kurang 74% di antaranya merupakan kawasan hutan, memerlukan perhatian lebih seluruh masyarakat  karena tingkat kerusakan hutan (deforestrasi) yang berlangsung cepat. Read more