Sadarkan Pelestarian Lingkungan Dengan Cerdas Cermat

May 2, 2010 by  
Filed under Samarinda

Samarinda-vivaborneo.com, Menanamkan kesadaran  siswa dalam  pengelolaan lingkungan hidup baik di sekolah maupun lingkungan masyarakat  menjadi inspirasi Konsorsium Peduli Pendidikan Lingkungan (KPPL) yang berkerja sama dengan Pemerintah Kota Samarinda melalui tim penggerak PKK kota Samarinda menggelar lomba cerdas cermat tingkat SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/MA yang dimulai sejak 27 April hingga 1 mei 2010 di Aula SMP 6 Kota Samarinda.Hadir dalam lomba dan acara penutupan tersebut, Kepala Bidang Pendidikan dan Menengah Dinas Pedidikan Kota Samarinda (Disdik), Yanu Achmadi, Pengawas Pembina, Sri Mugiyono, Pengawas Bidang Studi Sains, H.Hamsani, Lurah pelita, Muhammad Fahmi dan Camat Sungai Kunjang Nurrahmani.

“Acara ini dalam rangka memperingati hari bumi sekaligus menyongsong hari pendidikan nasional, namun yang terpenting supaya mengenalkan lingkungan hidup di dunia pendidikan, memacu siswa untuk memahami lingkungannya, dan menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan hidup,” kata Ketua KPPL, Sri Purwatiningsih.

Sebelum acara penutupan,  diawali dengan final lomba cerdas cermat tingkat SMA yang sangat menarik untuk ditonton. Hanya tinggal tiga sekolah yang diwakili tiga siswa yang  beradu di final dari 18 SMA/MA se-kota Samarinda yang ikut serta sebelumnya, yakni SMA 1 (A.Syawai,Arief,Rizky), SMA 8 (Naten, Yunus, Awal) dan SMA 16 (Arif Sukandar, Alweyn, Eka).

Materi cerdas cermat ini mencakup pengetahuan siswa tentang lingkungan hidup. Seperti pencemaran, erosi dan masalah lingkungan lainnya,”k ata Sri Purwatiningsih.

Ketiga perwakilan sekolah terlihat antusias menjawab setiap pertanyaan yang dibacakan oleh pembawa acara. Suara tepuk tangan terdengar begitu meriah setiap kali mereka benar memberikan jawaban. Namun pada fase terakhir dan hasil dijumlahkan tim dari perwakilan SMA 1 lebih dominan banyak menjawab dengan benar dan menjadi juara, dengan skor akhir 915 poin, diikuti SMA16 265 poin, dan SMA 8 240 poin.

“Lingkungan hidup memang mengalami kerusakan, itu diperkuat dalam ayat Al-Quran dan dijelaskan itu semua karena perbuatan kita sebagai manusia, makanya saya mengajak bersama-sama untuk mengontrolnya,”  Yanu Achmadi.

Yanu juga mengingatkan kepada seluruh para guru dan kepala sekolah bahwa kurikulum pendidikan lingkungan hidup sudah ada, namun amat disayangkan muatan lokal ini tidak pernah diambil pada mata pelajaran di sekolah-sekolah selama ini karena lebih memilih muatan lokal lain.

Justru itu ia mengingatkan kembali kepada para guru dan kepala sekolah seluruh kota Samarinda agar mata pelajaran muatan lokal lingkungan hidup tersebut masuk dalam kurikulum si setiap sekolah, apalagi ilmu tersebut wajib dan harus diberikan di sekolah-sekolah baik itu SD/MI, SMP/MTS ataupun SMA/MA.

“Hari Bumi harus digali karena memang bumi semakin panas, namun itu mari kita sukseskan terus hari tersebut karena dinas pendidikan akan mendukung penuh apalagi kegiatan seperti ini, karena saya ingin setiap sekolah memiliki lingkungan yang sehat, dan pemikiran yang sehat,” katanya lagi.

Pemenang sebelumnya juara satu hingga tiga lomba cerdas cermat pendidikan lingkungan menurut urutan tingkat SD/MI yakni MIN 1, SD 006 Samarinda Ilir, SD 026 Sungai Kunjang. Sedangkan tingkat SMP/MTS, yaitu SMP 2, SMP 3 dan tuan rumah SMP 6. (vb-rah)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.