Radio Komunikasi “Dikuasai” Peternakan, Pertanian dan PU

March 18, 2010 by  
Filed under Opini

CATATAN KUNJUNGAN GUBERNUR KALTIM KE WILAYAH UTARA (BAG.1)

Kunjungan kerja Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak  beserta rombongan ke wilayah utara 1-7 Maret  ditempuh melalui jalan darat sepanjang lebih dari 1500 Km. Data menyebutkan jarak Samarinda – Kab. Malinau sepanjang 1.273 Km. Kemudian berbelok ke Kabupaten Tanah Tidung dan Malinau –Nunukan sepanjang lebih dari 200 Km. Ini belum termasuk perjalanan laut danudara dari Nunukan ke Kota Tarakan. Total perjalanan yang ditempuh dari Samarinda ke Nunukan sepanjang lebih dari 1.500 km.Kunjungan kerja ini  bukan saja untuk melihat fakta langsung dilapangan tentang kondisi infrasutruktur jalan dan jembatan, tetapi juga ikut merasakan keluhan masyarakat Kaltim umumnya yang tinggal di pedalaman, daerah terpencil dan perbatasan dengan Malaysia.

Perjalanan ini bukan perjalanan wisata atau plesiran walaupun melibatkan 112 buah mobil double cabin yang semuanya menggunakan penggerak roda 4 x 4 dengan 400 an orang yang terlibat didalamnya. Disamping Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, ikut juga dalam rombongan Wakil Gubernur Farid Wadjdy, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Biro, Kepala Badan dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan juga menyertakan 15 wartawan media cetak dan elektronik lokal dan nasional.

Bagi sebagian orang rombongan besar ini layaknya iring-iringan kendaraan pawai, karena panjangnya dapat mencapai antara tiga hingga lima kilometer. Saat berangkat dari Kantor Gubernur Kaltim jalan Gajah Mada, patroli pengawal dan rombongan mobil wartawan  telah berada  di simpang Lembuswana  sementara patwal belakang baru sampai Simpang BPD jalan Awang Long. Iring-iringan bertambah panjang manakala “konvoi” ini melalui jalan luar kota, jarak antar mobil dapat mencapai 15 meter yang mengakibatkan rangkaian sepanjang lima kilometer.

Perjalanan melintasi  Kota Samarinda-Kabupaten Kutai Kartanegara-Kota Bontang- Sangatta, Kab. Kutai Timur-Kab. Berau-Kab. Bulungan- Kab. Tanah Tidung- Kab. Malinau-Kab. Nunukan dan berakhir di Kota Tarakan. Di tiap-tiap kabupaten/kota Gubernur  dan rombongan selalu melakukan Rapat Kerja dengan Bupati/Walikota dan jajaran SKPD masing-masing. Sebelum atau sesudahnya pasti meninjau proyek pembangunan dan pemberian bantuan yang jumlahnya dan besarnya  beragam.

Sepanjang perjalanan, radio komunikasi yang ada di tiap mobil rombongan selalu terdengar penjelasan tentang kondisi jalan, masalah peternakan, pertanian, kehutanan, perikanan  dan perkebunan. Inilah yang mendominasi  komunikasi radio, yang sesekali mendapat “arahan” dari Kaltim Satu. Tidak jarang rombongan berhenti untuk melihat longsoran jalan, peternakan sapi dan pertanian masyarakat ataupun perkebunan sawit.

Bagi yang belum pernah mengikuti perjalanan Gubernur ke wilayah utara, jangan berharap dapat santai dan melihat kota yang disinggahi, karena waktu tiba pastilah hari telah gelap. Apalagi jadwal dan kunjungan yang padat  mengharuskan setiap anggota rombongan harus  siap  pukul  06.30 dan waktu tidur paling cepat pukul 24.00. Bagi wartawan, kadang waktu tidur hanya tiga  atau empat jam saja karena harus membuat berita untuk diterbitkan esok harinya.(yuliawan andrianto/bersambung)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.