Persisam Putra, Los Galaticos Indonesia

August 13, 2009 by  
Filed under Sepakbola

Siapa yang tidak mengenal klub sepakbola asal spanyol Real Madrid?, Klub terkaya ini selalu gila-gilaan  dalam membeli pemain bintang setiap musimnya. Lihat saja musim ini,  Galacticos baru sukses mendatangkan superstar lapangan hijau seperti kaka, cristiano ronaldo, karim benzema, Albiol, Arbeloa, Granero dan yang terakhir xabi alonso. Yang diperkirakan presiden baru real madrid Florentino Perez habis menguncurkan dana sekitar 120 juta poundsterling (Rp2 triliun). Luar biasa bukan!. Namun, Ada klub Liga super Indonesia yang hampir sama menggelontorkan banyak uang untuk membeli pemain berkelas. Klub mana yang mengikuti jejak Real madrid di Indonesia itu?, Siapa yang pantas di sebut los galacticos Indonesia?Ada sebuah klub promosi dari divisi utama yang sudah dan masih akan melakukan pembelanjaan pemain bintang besar-besaran. Klub itu adalah Persisam Samarinda. Setelah menggaet tiga pemain belakang berlabel bintang yaitu Hamka Hamzah, Usep Munandar, dan M. Roby, Persisam juga berhasil memboyong Aji Santoso sebagai pelatih. General Manager sekaligus Ketua Umum Aidil Fitri sebelum hari, Dana sebesar hampir 40 miliar pun telah disiapkan sebagai ‘bahan bakar’ untuk mengarungi Super Liga musim depan. Jadi pantas bila di sebut Los Galacticos Indonesia yang berkeinginan besar dengan target sebagai juara. “Dengan materi setaraf tim nasional. Kami menargetkan minimal masuk empat besar. Kalau bisa juara, kami akan lakukan juga,”tegas Aidil di Kantor BLI, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/7/2009).

Bisa jadi langkah yang diambil oleh Persisam ini adalah ingin meniru apa yang dilakukan Sriwijaya FC pada tahun 2007 silam. Dengan membeli banyak pemain bintang, Sriwijaya FC berhasil menjadi double winners pada musim pertamanya. Sekilas apabila kita melihat di atas kertas, tentu sudah ‘pasti’ bahwa Persisam bakal menjadi juara apabila semua pemain yang menjadi incarannya telah berhasil dikontrak. Tapi apakah semudah itu? Tentu tidak.

“Sebelum kompetisi dimulai, kira-kira sebulan, kami akan beruji coba dengan di Malaysia atau Singapura. Kita nggak mau ujicoba setengah-setengah di sini (dalam negeri), kalau perlu kita tanding dengan tim yang setingkat di atas kita. Supaya kami tahu sejauh mana persiapan kami untuk musim depan,”tutup pria bergelar sarjana hukum itu.

Untuk sebuah klub dengan banyak pemain bintang, maka, pelatih yang ada harus mempunyai kelebihan dalam mengontrol dan merotasi pemain. Hal ini telah dilakukan dengan baik oleh Rahmad Darmawan sebagai pelatih Sriwijaya FC. Tidak pernah tersiar kabar bahwa pemain merasa bosan atau jenuh karena tidak pernah diturunkan dalam suatu pertandingan. Itulah nilai plus seorang RD.. Pertanyaannya, dengan segudang pemain bintang (nantinya), apakah Aji Santoso mampu mengontrol Persisam dengan baik? Semoga saja jawabannya adalah iya. Namun apabila terjadi suatu ‘kesalahan’, maka itu bukanlah hal yang buruk. Lihat saja Real Madrid dengan semua pemain bintang di setiap lini. Jangankan menjadi kampiun di Liga Champions, di La Liga saja sudah mati-matian bersaing dengan Barcelona. Jadi intinya, banyaknya pemain bintang bisa menjadi bumerang apabila sang pelatih tidak mampu mengendalikannya. Kita lihat saja sama-sama sepak terjang Persisam Samarinda, Los galacticos Indonesia di musim depan. (vb/Rahman)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.