Penyampaikan Paripurna DPRD Kukar

July 16, 2009 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

TENGGARONG – Rapat Paripurna Ke – 10 DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) di Ruang Sidang Utama  DPRD Kukar, Kamis (16/7) menyampaikan Laporan Semester I Pelaksanaan APBD 2009, Pandangan Umum Pemkab Kukar Terhadap Raperda Inisiatif Pembangunan Pusat Kesenian, serta Nota Penjelasan Raperda Tentang Penyertaan Modal dan Saham Pemda Kepada Perusahaan Daerah Kelistrikan dan Sumberdaya Energi serta Perusahaan Daerah Bankaltim.

Asisten II Sekretariat Kabupaten Kukar Hafiedz Anwar membacakan Laporan Semester I Pelaksanaan APBD 2009 (foto: Heru Abdee)

Asisten II Sekretariat Kabupaten Kukar Hafiedz Anwar membacakan Laporan Semester I Pelaksanaan APBD 2009 (foto: Heru Abdee)

Pada Laporan Semester I Pelaksanaan APBD 2009 PJ Bupati Kukar H Sjachruddin dibacakan oleh Asisten II Sekretariat Kabupaten Kukar Hafiedz Anwar menyebutkan bahwa berdasarkan analisis capaian kinerja kegiatan APBD 2009, maka gambaran realisasi APBD2009 meliputi perkembangan  pendapatan dan belanja daerah yang direprentasikan dalam laporan realisasi semester pertama APBD dan Prognosis enam bulan berikutnya.

Berdasarkan perkembangan realisasi semester pertama APBD 2009, menunjukkan dari jumlah pendapatan sebesar Rp 3,6 Trilun lebih realisasi semester pertama baru mencapai Rp. 1,1 Triliun lebih. Sedangkan sisa anggaran sampai dengan semester dua sebesar Rp 2,4 Triliun lebih dengan prognosis enam bulan berikutnya adalah 68,28 persen.

Berdasarkan perkembangan realisasi semester pertama APBD 2009, menunjukkan dari jumlah anggaran belanja sebesar Rp 4,9 Triliun terealisasi semsetr pertama baru mencapai Rp 228 Miliar lebih.
“Dengan sisa anggaran belanja sebesar Rp 4,6 M lebih prognosis enam bulan  berikutnya adalah  94,16 persen,” ujar Hafiedz.

Sedangkan pembiayaan penerimaan adalah sebesar Rp 1, 3 Triliun lebih sampai dengan semester pertama raelisasi nihil, jadi prognosis enam bulan kedepan juga Rp 1,3 Triliun lebih.

Dikatakan, untuk pembiayaan pengeluaran melalui penyertaan modal (investasi) Pemda teranggarkan Rp 50 miliar realiasasinya nihil, prognosis enam bulan kedepannya yaitu Rp 50 Miliar. Kemudaian pembayaran pokok hutang sebesar Rp 11 Miliar lebih realisasi semester pertamanya nihil jadi prognosisnya 100 persen.

Diakhir laporannya Hafiedz mengatakan bahwa laporan pencapaian kinerja kegaiatan pelaksanaan APBD 2009  tersebut merupakan gambaran kinerja dalam melakukan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan selama Januari samapai Juni 2009. Evaluasi masih terbatas pada masukan dan keluaran, sehingga informasi mengenai hasil, manfaat dan dampak  program kegaiatan belum banyak diketahui. Evaluasi tersebut dibuat bersumber dari  laporan masing-masing dinas/badan/kantor.

“Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihak yang berkepentingan, khususnya sebagai masukan kebijakan  guna penyempurnaan dan perbaikan bagi pelaksanaan program/kegiatan selanjutnya,” demikian ujarnya.  (vb/hm03)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.