Pemuda Diajak Berwirausaha Menangkan Persaingan

July 2, 2013 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – vivaborneo.com, Tantangan utama yang harus dihadapi bangsa indonesia untuk memenangkan persaingan percaturan internasional diantaranya memperkokoh struktur ekonomi, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan daya saing masyarakat, khususnya pemuda melalui pengembangan  kewirausahaan. Masalahnya, indonesia sebagai negara surplus tenaga kerja masih terus dihadapkan permasalahan pengangguran akibat terbatasanya lapangan kerja produktif ketimbang masuknya angkatan kerja baru di pasar kerja.

“Pasal 27 ayat (2) UU No 40/2009 tentang kepemudaan  secara jelas mengamanatkan pemerintah baik tingkat pusat, tingkat daerah dan masyarakat mengembangan kewirausahaan dikalangan pemuda. Karenanya sangat diperlukan pemahaman yang sama tentang visi, misi, program dan kegiatan yang dikembangkan. Itu yang mendasari Dispora Kaltim selenggarakan pelatihan dan sosialisasi ini,” ucap Kepala Dispora Kaltim, H Sigit Muryono sebelum membuka  pelatihan kecakapan hidup dan sosialisasi uu kewirausahaan pemuda beserta implementasinya se kaltim 2013, di Samarinda, Selasa (2/7).

Kewirausahaan pemuda dimaksud, bukanlah sekedar kemampuan membuka usaha sendiri. Melainkan lebih pada sikap mental, pola fikir dan budaya yang dimiliki pemuda yang memilki karakter tangguh, kreatif, inovatif, cerdas, mandiri, produktif dan mampu memanfaatkan peluang SDA yang ada. Dengan demikian kewirausahaan pemuda dapat daiartikan kegiatan yang mencakup lintas bidang, bukan bisnis atau usaha belaka.

Secara khusus, kegiatan yang diselenggarakan dimaksudkan memberikan bekal pemuda yang berkeinginan berwirausaha. “Kita berusaha merubah pola fikir, merubah sikap, membentuk karakter, dan budaya baru dikalangan pemuda dari pencarai kerja menjadi pencipta pekerjaan atau usaha. Tapi jangan sampai ini jadi pelatihan netral. Setelah selesai tidak terjadi perubahan apa-apa pada diri pemuda,” serunya.

Setidaknya dengan pelatihan diharap bisa mencetak pemuda menjadi pelaku usaha, pelaku ekonomi, dan industri yang mampu membuka kesempatan usaha dan kesemapatan kerja bagi generasi muda secara berkelanjutan. Intinya pemuda diajak mengembangkan potensi yang dimiliki untuk merebut peluang agar tidak kalah bersaing dengan sektor usaha dari luar.

Sementara Ketua Panpel, Tri Ratna Ningtias mengatakan, dua kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tujuan menumbuhkan apresiasi positif kepada masyarakat khususnya pemuda terkait pengembangan kewirausahaan pemuda.

“Khusus untuk pelatihan tujuannya memberi keterampilan dan motivasi pemuda dalam menghadapi masalah pengangguran akibat terbatasanya lapangan kerja produktif. Disamping meningkatkan kecakapan dalam berusaha menuju terwujudnya wirausaha mandiri,” katanya

Dua kegiatan tersebut diikuti 150 peserta. Rinciannya 30 peserta peserta pelatihan kecakapan hidup dan 120 peserta sosialisasi yang terdiri dari organisasi pemuda, karang tarunda serta pejar dan mahasiswa se kaltim. Narasumber yang dihadirkan, Asdep Kewirausahaan Pemuda Kemenpora Ri, Ponijan, wiarausahawan muda dari Djogja, Andang Kirana, dari Dispora, dan Smart Center Bontang. (vb/arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.