Pemprov Kaltim Optimalisasi Pemeliharaan dan Rehabilitasi Jalan

June 14, 2013 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – vivaborneo.com, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim terus berupaya memaksimalkan kinerjanya terutama dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan berupa pemelihaarn dan rehabilitasi jalan di Kaltim.

Menurut Kepala DPU Kaltim Taufik Fauzi, optimlisasi kegiatan baik pemeliharaan maupun rehabilitasi jalan dilakukan dengan menggunakan alokasi anggaran APBD provinsi maupun dana pusat melalui APBN.

Misalnya, rehabilitasi dan pemeliharaan Jalan Harus Nafsi –Rifaddin Samarinda Seberang dengan kegiatan riggit pavement  sepanjang 350 meter dengan biaya pengerjaan mencapai Rp4,40 miliar dari Pagu Rp5 miliar tahun 2013 dari APBD provinsi yang dilaksanakan PT Rexford Pendega Indonesia.

Selanjutnya, ruas jalan batas Samarinda –Loa Janan-Simpang Samboja Km.38 merupakan jalan nasional sepanjang 9,42 Km (Loajanan-batas Kota Samarinda) dan 63,33 Km (Simpang Samboja Km.38-Loajanan).

“Kondisi jalan permukaan aspal dan target tahun ini penangan secara efejtif sepanjang 4 Km  berupa pemeliharaan berkala termasuk longsoran masuh dua daerah Samarinda dan Kutai Kartanegara dengan alokasi APBN. Masing-masing pada 2012 sebesar Rp1,8 miliar dan 2013 sekitar Rp9,25 miliar dari kebutuhan tuntas Rp40 miliar sepanjang 16 Km,” jelas Taufik.

Pelebaran jalan Loajanan-Samboja Km.38/Gereja status jalan nasional ditarget secara efektif sepanjang 3 Km dengan sumber dana APBN tahun 2012 Rp16 miliar dan tahun ini Rp11,36 miliar dengan kebutuhan tuntas sebesar Rp30 miliar sepanjang enam kilometer.

Sedangkan  peningkatan struktur jalan ditarget secara efektif sepanjang 2,8 Km dengan kegiatan permukaan jalan aspal. Kegiatan dilaksanakan tahun 2013 dengan anggaran Rp11,28 dari kebutuhan tuntas sebesar Rp15 miliar sepanjang 3,3 Km.

Ruas jalan Km.38-Semoi-Sepaku-Petung merupakan bagian dari jalan provinsi dengan panjang 41,11 Km (Km.38—Semoi Sepaku) dan 76 Km (Semoi Sepaku-Petung) dengan kondisi jalan permukaan aspal.

Khusus rehabilitasi jalan Km.38-Sepaku  Penajam Paser Utara sumber APBD provinsi untuk 2012 pembangunan jalan Rp10 miliar dan pembangunan turap/talud/bronjong Rp9,97 miliar serta tahun 2013 Rp9,13 miliar dan  kebutuhan tuntas Rp30 miliar (peningkatan aspal/rigid).

Ruas jalan Penajam-Kademan status jalan nasional merupakan jalan lintas Kalimantan Poros Selatan sepanjang 59,06 Km dengan kondisi permukaan aspal. Pada 2013 pemeliharaan berkala jalan ditarget secara efektif 3 Km termasuk penanganan longsoran  dengan alokasi APBN Rp5,61 miliar dan kebutuhan tuntas Rp56 miliar.

Pemeliharaan rutin jalan ditarget secara fungsional 49,76 Km bersumber dari APBN pada 2012 sebesar Rp1,2 miliar dan tahun ini sebesar Rp1,49 miliar. Sedangkan pelebaran jalan efektif sepanjang 6,3 Km dari total penangan 16 Km bersumber APBN 2012 sebesar Rp27 miliar (multi year contract 2011-2013) serta 2013 Rp56,96 miliar dan kebutuhan tuntas Rp15 miliar.

Ruas jalan Kademan-Kuaro status jalan nasional  sepanjang 54,87 kilometer dengan kondisi permukaan aspal. Pada 2013 untuk pemeliharaan berkala jalan ditarget secara efektif untuk  tiga kilometer termasuk penanganan longsoran Rp5,63 miliar kebutuhan tuntas Rp56 miliar untuk 23,4 Km.

Pelebaran jalan Kademan-Kuaro dari APBN tahun 2012 sebesar Rp23 miliar dan 2013 sebesar Rp46,97 miliar dengan kebutuhan tuntas Rp88 miliar. Pemeliharaan rutin  jalan Kademan-Kuaro dari APBN pada 2012 sebesar Rp1 miliar dan 2013 Rp1,35 miliar.

Jalan Kuaro-Batu Aji bagian dari jalan lintas Kalimantan dengan status jalan nasional dan pada 2013  untuk pemeliharaan rutin jalan ditarget secara fungsional 67,04 miliar bersumber dari APBN pada 2012 sebesar Rp1,6 miliar dan 2013 Rp2,18 miliar, sedangkan pemeliharaan berkala  sebesar 8,28 miliar dari kebutuan tuntas Rp30 miliar.

Untuk pelebaran jalan Kuaro-Batu Aji (jalan nasional) dengan target efektif 2,5 Km dari APBN pada 2012 sebesar Rp24 miliar dan 2013 Rp9,49 miliar (kebutuhan tuntas Rp205 miliar untuk 41 Km). peningkatan struktur jalan Kuaro-Batu Aji pada 2012 Rp24 miliar dan 2013 sebesar Rp11,19 miliar (kebutuhan tuntas Rp20 miliar untuk 4,5 Km).

Rehabilitasi jalan Tanah Grogot-Pondong (Kabupaten Paser) status jalan provinsi sepanjang 15 Km dengan kondisi permukaan aspal sumber dana APBD provinsi untuk tahun 2012 Rp24 miliar dan 2013 sebesar Rp3 miliar (kebutuhan tuntas Rp60 miliar untuk aspal dan pelebaran). (vb/mas)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.