Pemkab Kukar Siapkan Beasiswa Untuk Belajar ke UUM

July 10, 2013 by  
Filed under Serba-Serbi

TENGGARONG – vivaborneo.com, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari melakukan penandatanganan Letter of intent yang berisi kerjasama bidang pendidikan dalam peningkatan kualitas SDM dengan Naib Conselor Universiti Utara Malaysia (UUM) Prof Dr Mohamed Mustafa Ishak.

Acara yang berlangsung di Pendopo Odah Etam Tenggarong tersebut dalam rangka kunjungan kerja atau kunjungan Muhibbah Utara Malaysia ke Pemkab Kukar, Kamis, (4/7) lalu.

Dihadiri oleh Dandim 0906 Tenggarong Dendi Suryadi, Kapolres Kukar AKBP Abdul Karim, Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong H Kartim Haeruddin, Sekretaris Pemkab Kukar Edi Damansyah, kepala SKPD, tokoh masyarakat dan para pelajar berprestasi.

Dalam sambutannya Rita Widyasari sangat senang bisa bertemu kembali dengan  Naib Conselor Universiti Utara Malaysia (UUM) Prof Dr Mohamed Mustafa Ishak, yang merupakan tempat ia meneruskan S3 dulu.
Lebih lanjut ia mengatakan dalam usaha transformasi, Pemerintah Kabupaten Kukar telah menyusun skala prioritas pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sektor pendidikan mendapat skala prioritas yang utama.

Kebijakan Pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara, antara lain, alokasi 20% dari anggaran Pemerintah Kukar untuk Sektor Pendidikan, program Wajar (Wajib Belajar) 12 Tahun yang dibebaskan biaya, program beasiswa untuk mahasiswa dan  beasiswa untuk masyarakat kurang mampu.

“Pemkab berencana akan memberikan beasiswa kepada siswa yang berprestasi untuk dikirim ke UUM, melanjutkan pendidikan S1”, katanya.

Sedangkan untuk dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama melalui pendidikan kepada  PNS yang ingin menambah  pengetahuannya dan melanjutkan ke S2 dan S3, akan diberikan kesempatan untuk melanjutkan ke UUM.

“Pemkab akan terus berusaha untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, dalam menyiapkan sumber daya manusia, agar Kukar bisa lebih berkembang dan maju dalam pembangunan dengan ditunjang sumber daya manusia yang handal”, ungkapnya.

Sementara itu Mohamed Mustafa Ishak mengatakan UUM adalah Universitas besar di Malaysia yang berdiri 30 tahun yang lalu dengan ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai negara termasuk Indonesia. Waktu pertama berdiri banyak sekali Guru yang berasal dari Indonesia yang dikirim ke Malaysia untuk membantu mengajar di UUM, hingga pada akhirnya UUM menjadi Universitas terbesar

“Kualitas pendidikan sangat mendukung pengembanngan pembangunan suatu daerah karena ilmu pengetahuan tidak akan pernah habis seperti sumber daya alam yang beberapa tahun kedepan akan habis dan kalau tidak disiapkan SDM nya maka daerah tersebut akan ketinggalan”, jelasnya.

Untuk itu ia menawarkan kepada para pelajar maupun masyarakat Kukar yang berprestasi yang tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan agar bisa melanjtkan ke UUM.

“Kami dari UUM akan membantu dengan memberikan beasiswa dan untuk biaya kehidupan di Malaysia jauh lebih murah dengan tersedianya asrama buat pelajar”, jelasnya. (vb/10)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.