Pembangunan Boiler PLTU Lati Diresmikan Gubernur Kaltim

March 9, 2010 by admin  
Filed under Ekonomi & Bisnis

BERAU – vivaborneo.com – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meletakkan batu pertama pembangunan boiler pembangkit listrik baru berkekuatan 2 x 7 Mega Watt (MW) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati Kabupaten Berau, Rabu pekan lalu dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur ke wilayah utara Kaltim.Pembangunan boiler ini sangat penting untuk menjaga pasokan listrik ke masyarakat, karena saat mesin utama dalam pemeliharaan yang memakan waktu tujuh hari, pasokan listrik menjadi sangat berkurang yang mengakibatkan pemadaman bergilir. Diharapkan dengan pembangunan boiler baru ini, pasokan listrik tetap terjaga walaupun ada pemeiharaan alat lainnya.

PLTU Lati ini berlokasi di mulut tambang Sungai Lati, Kabupaten Berau. Supplay batubara sebagai bahan bakar pembangkitnya diberikan secara gratis oleh PT Berau Coal, sebagai perusahaan besar pertamabngan di Berau.

PLTU Lati dioperasikan oleh PT Indo Pusaka Berau yang merupakan perusahaan patungan (joint venture) yang sahamnya dimiliki PT Indonesia Power (50%), PT Pusaka Jaya Baru (155) dan Pemerintah Kabupaten Berau (35%). Listrik yang dihasilkan dialirkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Berau ke rumah-rumah penduduk dan instansi pemerintah sejak April 2004 silam.

Masalah listrik ke depan akan diselesaikan dengan system interkoneksi seluruh wilayah Kalimantan melalui Balikpapan-Samarinda-Bontang-Sangatta-Tanjung Redeb dan Tanjung Selor. Dengan sinergi ini, maka pertumbuhan perekonomian wilayah Kaltim akan dapat meningkat dengan cepat.(vb-01)

Baca juga :

  • Sensus Penduduk Indonesia Pada 2010
  • Pemprov Dukung Pelestarian Binatang
  • Data Provinsi Kalimantan Utara Harus Diperbarui
  • Niat Berolahraga, Bawa Pulang Hadiah
  • Pokja REDD Sambut Positif Komitmen Kaltim Green
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Respon Pembaca

Satu Komentar untuk "Pembangunan Boiler PLTU Lati Diresmikan Gubernur Kaltim"

  1. mulyadi on Tue, 9th Mar 2010 3:09 pm 

    saat ini pln belum mampu memberi kepuasan pelanggan, mati lampu seenaknya, tapi giliran kita lambat bayar jelas tidak ada ampun, denda itu jelas, hal lain kita dikenakan penerangan jalan tapi lihat banyak sekali jalan rawan tanpa penerangan.

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

online counter