Nasi Kuning dan Amplang Masuk Menu Jamaah Haji

September 6, 2012 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BALIKPAPAN – vivaborneo.com, Makanan lokal Kaltim seperti nasi kuning dan amplang akan menjadi salah satu menu sajian jamaah haji.

“Komposisi antara protein, karbohidrat dan lemak sudah seimbang, kadarnya juga sudah diatas rata-rata kalori yang dibutuhkan. Artinya tentu bisa mendukung kesehatan para jamaah haji kita. Meskipun dihitung dari sisi volume sedikit terbatas, namun dari kandungan gizi sudah mencukupi untuk memenuhi asupan gizi agar kondisi para jemaah tetap prima,”  kata Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadidy usai melakukan Meal Test, di Embarkasi Haji Balikpapan, Rabu (5/9).

Farid mengungkapkan pada pelaksaan Meal Test tahun lalu, dirinya sudah berpesan kepada maskapai penerbangan Garuda Indonesia Airlines (GIA) yang melayani penerbangan haji untuk memasukkan konten lokal Kaltim dalam menu yang disajikan saat keberangkatan dan pemulangan jamaah haji embarkasi dan debarkasi haji Balikpapan.

“Saya sudah berpesan tahun kemarin untuk memuat konten lokal seperti amplang Kaltim yang disajikan dalam menu makanan saat embarkasi dan debarkasi haji Balikpapan. Kemudian, hidangan nasi kuning saat debarkasi, dimaksudkan agar jamaah haji yang sudah berada lebih dari sebulan di luar negeri, bisa memenuhi kerinduannya akan makanan nasi kuning yang menjadi sarapan sehari-hari di daerah kita, namun saya meminta agar kadar santan dan lemaknya di kurangi,” ungkap Farid.

Disamping itu, Farid juga meminta kepada perusahaan katering yang menangani jamaah haji, agar menyajikan buah segar saat penerbangan nanti.  “Apakah itu pisang, jeruk dan anggur, jangan ada buah dalam kemasan kaleng yang disajikan,” pintanya.

Sementara kepada Badan Pengelola Asrama Haji Farid menginginkan adanya peningkatan pelayanan kepada calon jamaah haji yang akan menempati asrama haji di Embarkasi Balikpapan.

“Kita harapkan Badan Pengelola Asrama Haji sudah melakukan berbagai langkah peningkatan dalam rangka pembenahan, melengkapi dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana ibadah haji,” katanya.

Selanjutnya adalah pelayanan PPIH terkait kesiapan dan kelengkapan sarana dan prasarana di Asrama Haji.
“Kedua hal tersebut harus berjalan seiring. Dan muaranya adalah kita berharap jamaah haji merasa puas dan terkesan terhadap pelayanan PPIH baik sebelum mereka berangkat hingga mereka pulang nanti,” pungkasnya. (vb/h)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.