Musrenbang Regional Kalimantan

April 22, 2009 by  
Filed under Berita, Politik dan Pemerintahan


Pontianak-vivaborneo.com- Musyawarah Rencana Pembangan Regional Kalimantan tahub 2009, dihadiri Empat Gubernur se Kalimatan, yakni Gubernur Kalbar Drs Cornelis, Gubernur Kalteng Teras Narang, Gubernur Kalsel Rudy Arifin dan Gubernur Kaltim H Awng Faroek Ishak, yangberlangsung di Pendopo Rumah jabatan Gubernur Kalbar, Rabu (22/04). Dalam paparan Gubernur Kalimantan Barat yang mewakili Empat Kepala daerah lainnya, selaku Koordinator Revitalisasi Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK) Tahun 2009-2010. Musrembang, di buka Dirjen Bangda Depdagri Syamsul Arief Rivai, yang membacakan sambutan Mendagri, mengatakan bahwa pertemuan ini mempunyai arti penting dan strategis, dalam menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat di tingkat global, menuntut adanya kerjasama di tingkat regional yang sangat efektif.

Pembangunan Indonesia juga akan memasuki fase ke-2 dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Menengah Nasional (RPJMN) yang akan dimulai tahun 2010. Usulan masing-masing provinsi se Kalimantan yang dituangkan dalam Kertas Kerja Bidang Pembanguan yaitu bidang Tata Ruang, Bidang Ekonomi, bidang Sumber Daya Manusia dan Bidang Infrastruktur. Sementara itu, Pemprov Kaltim menyampaikan usulan permintaan anggaran kepada  Pemerintah Pusat sebesar Rp 13,6 triliun. Dana sebesar itu diperlukan untuk pengembangan serta pembangunan di 14 kabupaten dan kota di Kaltim. Antara lain untuk infrastruktur, peningkatan dan pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan perbatasan. Usulan tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Awang Faroek dalam  Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Regional di Pontianak, Kalbar, Rabu (22/4). Menurut Asisten II Setprov Kaltim Sulaiman Gafur, pembangunan infrastruktur antara lain perbaikan jalan trans Kalimantan, perluasan Bandara Sepinggan, pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) Sei Siring, dan pembangunan sejumlah jembatan. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak akan menyampaikan keinginannya untuk pembangunan jalan yang akan menghubungkan wilayah trans Kalimantan. Apalagi Awang telah melakukan kunjungan ke beberapa Departemen terkait kondisi jalan trans Kalimantan di Kaltim yang kondisinya rusak parah.
Awang Faroek juga berniat untuk menjadikan Maloy - Kutai Timur sebagai pusat pengolahan kelapa sawit untuk wilayah Kalimantan. Sehingga para pengusaha kelapa sawit dapat mengirimkan hasilnya dalam jangka waktu yang singkat.(vb-01/rosehan anwar/foto:cybertravel)



Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.